Kembali Belajar Lagi

Kembali Belajar!

Dulu pas masih mahasiswa, keknya kerja nyambi kuliah kuliah nyambi kerja itu enak. Ternyata kenyataan ndak seperti harapan. Pun ketika sudah mahasiswa-coret dan berniat untuk kerja sungguhan, ternyata memang (sekali lagi) kenyataan itu ndak seperti harapan. :-<

Saya teringat petuah saudari saya yang kini miskin benwit itu. “Life is just moving forward”, katanya suatu ketika saat masih kaya. Kehidupan memang akan selalu melangkah ke depan dan kita secara naluri akan selalu mencari aktualisasi diri.

Begitu juga dengan saya. Saat ini saya punya juragan baru yang berarti menambah masalah pengetahuan baru. Sistem kerja juragan baru saya ini berbeda sama sekali dengan juragan saya yang lama. Konsekwensinya, sebagai jongos yang berusaha patuh pada juragan, saya pun wajib mengikuti metode penelitian sang juragan.

Continue reading Kembali Belajar Lagi

Suiker Fabriek Gondang Winangoen

Museum Gula Gondang Baru

Trio Tolol kembali beraksi! Setelah berpetualang mematahkan kaki memandulkan sperma ke Ratu Boko beberapa waktu yang lalu, kini Trio Tolol melanjutkan jeng-jeng ke Museum Gula Gondang Baru, Klaten. Sekali lagi, dengan perencanaan yang tiada, jeng-jeng kali ini sedikit lebih bermutu dan tentunya postingannya akan sangat panjang. 😀

Ide tolol ini terbersit karena selama perjalanan saya dari Solo ke Jogja atau sebaliknya, selalu melewati kawasan ini. Apalagi Museum Gula ini merupakan bagian dari kompleks Pabrik Gula Gondang Baru yang merupakan pabrik peninggalan jaman Belanda yang masih aktif. Kebetulan musim ini merupakan musim giling tebu, maka hasrat keingintahuan kami pun semakin bertambah.

Selain berkunjung ke Museum Gula yang sepi, kami juga mengunjungi pabrik gula untuk melihat langsung proses penggilingan tebu hingga menjadi gula pasir.

Continue reading Suiker Fabriek Gondang Winangoen

Sunset Hunting at Ratu Boko by Bike!

sunset-hunters1

Gila, tolol, bodoh! Itulah kata-kata yang rasanya tepat dilontarkan kepada 3 ekor eblis laknat terkutuk yang menamakan diri mereka, The Tri Mas Kenthir.

Gimana ndak kenthir, dengan berpedoman pada semboyan, “do first think later” dan “doing without thinking”, tiga trio eblis ini melakukan perjalanan ke Alam Baka Candi Ratu Boko menggunakan sepeda hanya untuk mengejar sunset!

Ya, ya. Setelah dihajar kopdar, saya pun kembali menikmati dunia saya, dunia keluyuran yang kali ini jelas lebih bebas dan puwas! \:d/

Continue reading Sunset Hunting at Ratu Boko by Bike!

Kopdar Raya: Cukup Sudah!

Kuingin ke Pantai!

Sebenernya saya ingin memenuhi janji saya kemarin, tapi apa daya, sepertinya saya tidak dapat memenuhinya. Serangan kopdar bertubi-tubi membuat saya terserang overkopdar. Duit terkuras, badan lemas, posting pun jadi malas. Ah, sesuatu yang berlebihan dan terus menerus itu ternyata tidak baik, jendral!

Ya, ya, saya cuma mau melacak balik laporan Month of Kopdar! yang sudah diposting di CahAndong. Silakan baca-baca dan berimajinasi saja bagaimana rusuhnya kopdar itu. 😀

Biar meriah, pastikan juga Anda membaca postingan kopdar itu sambil mendengarkan Lagu Kopdar yang menurut saya wagu, ra mutu, dan kualitas rekamannya jelek ini. Heheh.. :)>-

Thanks to Mas Anang sang fenomenal! 😉 Kapan saya bisa kopdar bareng Anda, Mas? ;;)

Kalo menurut saya, kopdar tuh adalah suasananya, rasa kebersamaan dan persaudaraannya. Kalo soal foto-foto, makan-makan, dan jalan-jalan, itu sih resikonya. 😀 Buat apa kita rame-rame nyanyi-nyanyi, ketawa-ketawa, tapi ndak bisa menikmati suasana? Tul, gak?

Ah, cukup sudah. Aku ingin pergi. Menikmati sendiri. Menjerat sunyi. Mencumbui Gadiza Fauzi sepi.

Aku ingin pulang.. 🙁

Kopdar Raya: Pantai Pandansari

Kopdar Raya: Pantai Pandansari

Sebenernya saya bingung mo posting gimana. Bayangkan saja, setelah dihajar hatrick kopdar, kini saya dan temen-temen kudu melayani serangan blogger-blogger dari luar Jogja.

Bisa dibilang ini Hari Raya Kopdar. La setelah beberapa waktu saya berpuasa kopdar, kini saatnya berhari raya. Ditambah tamu-tamu yang datang ke Jogja berasal dari jauh semua, membuat nuansa hari raya semakin terasa! \:d/

Mulai tulisan ini, saya mencoba menuliskan suasana kopdar yang saya alami secara bertahap. Rasanya terlalu panjang kalo ditulis di dalam satu postingan. Yah, lumayan lah buat refreshing selama mengurusi yudisium yang melelahkan setelah dicabut status saya sebagai mahasiswa. 😀

Kopdar pertama adalah di Pantai Pandansari, pantai eksotis yang memiliki sejuta kenangan. *lirik Monik* Pantai dengan sebuah mercusuar menjulang yang jarang dijangkau orang. 😀

Continue reading Kopdar Raya: Pantai Pandansari

Akhirnya: Pendadaran!

Pendadaran

Alhamdulillah.. Akhirnya hari pendadaran itu tiba. Tanggal bersejarah yang saya sebut sebagai the fuckin date six itu telah saya lalui. Akhirnya.. #:-S

6 Juli 2007 pukul 13.15, Ruang Sidang Elektronika dan Instrumentasi UGM menjadi saksi ajang pembantaian sidang pendadaran seorang mahasiswa bangkotan bernama Muhammad Zamroni selama kurang lebih 1 jam hanya demi mendapatkan gelar sarjana tambahan beberapa huruf di belakang namanya, S.Si. 😀

Selamat juga untuk rekan-rekan seangkatan sependadaran, Prince PriyayiSae, Kusno, Winie, Agus, Ridlo, dan Nungky. Akhirnya, dab! :drunk

Tak sia-sia rasanya tahajud begadang tiap malam sambil ditemani Mbak Gadiza Fauzi di acara Metro Malam. =p~ Tak sia-sia rasanya mengebut selama sebulan full, kini saatnya berhari raya bersiap-siap meninggalkan status idola kita semua, MAHASISWA. :-<

Continue reading Akhirnya: Pendadaran!