Gudeg Ceker Margoyudan, Juaranya Gudeg Solo

Gudeg Ceker Bu Kasno

Gudeg rupanya ndak melulu menjadi monopoli Jogja. Meskipun berdekatan, namun cita rasa gudeg ala Solo ini berbeda dengan gudeg Jogja yang terkenal manis tersebut.

Solo memang merupakan salah satu surga kuliner di Indonesia. Berbagai makanan enak banyak dijual dengan waktu penjualan yang berbeda-beda, mulai dari pagi hari, siang hari, malam hari, maupun dini hari.

Continue reading Gudeg Ceker Margoyudan, Juaranya Gudeg Solo

Gombalisme JengJeng

Paman Tyo

Saya mengenalnya belum lama. Belum genap setahun malah. Namun saya sudah menganggap Paman Tyo sebagai paman dan orangtua saya sendiri. Paman Tyo juga sering saya anggap sebagai kawan sendiri dan kami sering saling ledek dan cela.

Sepintas memang Paman terkesan sangar, gahar, galak, dan menakutkan. Namun jika berinteraksi lebih dekat, maka kesan tersebut otomatis akan sirna dan berganti menjadi sosok yang bijaksana, berbudaya, jenaka, dan menyenangkan.

Continue reading Gombalisme JengJeng

Klenteng Jin De Yuan, Petak 9: Klenteng Multi Agama

Di Petak Sembilan

Kawasan Glodok, Jakarta Barat, selain terkenal dengan pusat perdagangan elektronik dan kawasan pemukiman kaum Tionghoa, rupanya juga mempunyai cerita unik tersendiri.

Petak Sembilan, sebuah kawasan pecinan tua yang mempunyai sejarah panjang yang sampai kini masih bertahan. Sisa-sisa kejayaan perdagangan ini masih dapat kita lihat dari bangunan-bangunan bekas rumah toko yang sepi dan tak terawat. Beberapa masih beroperasi walau jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari.

Continue reading Klenteng Jin De Yuan, Petak 9: Klenteng Multi Agama

Museum Wayang: Menyimpan Koleksi Wayang Berbagai Daerah

Prasasti Museum Wayang

Kota tua Jakarta memang masih memesona. Melanjutkan perjalanan penjelajahan museum, kali ini saya mengunjungi Museum Wayang, yang beralamat di Jl. Pintu Besar Utara No. 27, Jakarta. Terletak di kawasan Taman Fatahillah, museum ini merupakan salah satu museum dari beberapa museum yang ada di kawasan ini.

Gedung ini begitu mudah ditemui karena cat temboknya yang berbeda warna. Warna coklat yang dominan di antara gedung-gedung lain berwarna putih membuat gedung museum ini mudah ditemukan.

Continue reading Museum Wayang: Menyimpan Koleksi Wayang Berbagai Daerah

KartuNama.Net: Blog Bikin Kartu Nama

Kartu Nama jengjeng

Meskipun sekarang jamannya serba digital, rupanya metode memperkenalkan diri menggunakan kartu nama masih ditemui. Terbukti pada event WordCamp dan FreSh kemarin, peserta banyak yang membawa kartu nama untuk ditukarkan atau sekedar diundi untuk mendapatkan door-prize.

Begitu pun dengan bloger. Selain giat menyebar link, trackback, komentar, bloger juga bisa melebarkan sayap publikasinya dengan menyebarkannya lewat kartu nama. Tujuannya tentu tak lain dan tak bukan adalah untuk menjaring mereka yang kurang akrab dengan media blog.

Continue reading KartuNama.Net: Blog Bikin Kartu Nama