Student Internet Center FMIPA UGM

Tak terasa, sudah tepat setahun saya mengabdi menjadi kuli karyawan di sebuah fasilitas pelayanan mahasiswa di kampus FMIPA UGM.

Ya, di tempat inilah saya mendapatkan banyak pengalaman, baik yang menyenangkan hingga yang menyedihkan. Di sini juga saya belajar banyak tentang profesionalisme, mengikuti irama kerja yang memang penuh intrik, cinta, dan nafsu. Halah.. :))

Saya masih teringat bagaimana saya bisa terdampar di tempat ini. Berawal dari niatan saya untuk mengajukan bimbingan Tugas Akhir kepada Bapak Ahmad Ashari, yang kala itu menjabat sebagai kepala teknis SIC.

Saat itu saya menemui beliau tepat di depan SIC, setelah sebelumnya berkonsultasi dengan Mbah PriyayiSae. Di situlah, dengan tanpa proposal, hanya dengan berkaos oblong yang berbalut jaket, bersandal gunung kumuh, saya menemui Bapak Ahmad Ashari.

Saya pun mengajukan niatan saya untuk bernaung di bawah bimbingan beliau. Dan tanpa dinyana dan tanpa diduga, beliau malah menawari saya kerjaan di SIC karena ada salah satu teknisi yang keluar, sehingga masih ada lowongan kosong. Wah, saya pun tergiur. Karena saya sempat mendengar isu, banyak yang mengincar posisi di SIC karena gajinya yang lumayan.

Saya sempat merenung dan menimbang-nimbang tawaran beliau. Pikiran saya saat itu, sambil kerja yang ngadepin internet saban hari itu, saya bisa nyambi ngerjain TA. Saya pun menerima tawaran beliau dan segera membuat surat lamaran.

Saya pun diterima (tentu saja). Seperti penerimaan karyawan lainnya, saya pun harus melalui masa training terlebih dahulu selama 3 bulan. Tanggal 1 Maret 2006, saya resmi jadi karyawan SIC.

Selama training, saya tentunya harus beradaptasi dengan kondisi yang ada. Menyusun jadwal, pembagian tugas, semua dilakukan dengan penuh kekeluargaan. Saya ingat sekali, bahwa semua teknisi di SIC ini diisi oleh anak-anak ELINS. Saat itu, Syam masih di sini.

Waktu pun terus berlalu, hingga pada bulan Agustus 2006, saya pun diamanahi memegang database, karena admin database yang lama, Mas Wiwin, mengundurkan diri. Saya yang sama sekali buta dengan database selama sehari langsung ditraining sama Mas Wiwin.

Pusing? Jelas! Tetapi yang membuat saya sedikit takut adalah, saya bertanggung jawab dengan database SIC MIPA yang berisi data-data mahasiswa se-MIPA itu. :-S

Tugas admin database di sini sebenarnya ndak berat-berat amat. Saya biasanya bertugas bila ada data yang harus dibenahi, misal ada tambahan data baru, perubahan data, dan sebagainya. Setiap semester, database tersebut harus di-update karena ada pe-reset-an jatah akses.

Saya melakukan pe-reset-an data baru sekali, yaitu pada semester lalu. Itu pun saya masih didampingi oleh Mas Wiwin, yang walau sudah tidak berstatus karyawan, tetapi kadang masih mampir ke SIC.

Hingga kemarin, saya melakukan suatu kesalahan yang sangat fatal karena kekurang hati-hatian saya. Proses pe-reset-an jatah akses untuk semester ini tidak berlangsung sesuai harapan. Error pun terjadi. Saya bingung, pusing, dan frustasi karena belum pernah mengalami kejadian ini sebelumnya. Tanpa sengaja saya telah men-DROP database! :-O

Saya kebingungan, karena MySQL dengan tanpa dosa tidak memberikan peringatan terlebih dahulu, dan celakanya adalah data yang sudah ke-DROP, tinggal menjadi kenangan.. :((

Saya pun mencari backup. Dan celakanya lagi, backup-an itu tidak ada. Dan yang lebih celakanya lagi, karena over pede dan takabur yang diimbangi dengan sifat sok tau, saya pun mengalami seperti yang pernah dialami kang Yogie, saya tidak mem-backup terlebih dahulu data itu! ~X(

Sejenak saya berpikir. Setelah beberapa kali meluruskan kaki supaya dengkul bisa berpikir dengan benar, saya pun teringat ada backup di server lain. Server ini sejatinya akan digunakan sebagai server baru database, tetapi belum sempat dioperasikan.

Alhamdulillah, Yang Punya Hidup masih sayang sama saya. Saya pun ngecek, dan untungnya masih ada backup walau itu data udah lama banget. Padahal apa yang terjadi selama satu semester kan banyak banget, dan tentunya data-data itu sudah tidak valid lagi.

Alhamdulillahnya lagi, laporan penggunaan sudah dicetak dan dikirim ke fakultas dan yayasan. Sehingga bisa dibilang data tersebut sudah “tidak diperlukan lagi”. Tetapi walau begitu, saya masih menyisakan penyesalan. Menyesali kebodohan dan kecerobohan saya.

Saya berencana untuk sudah ngomong masalah ini ke Pak Ahmad Ashari. Untungnya Pak Ahmad Ashari punya backup-nya. #:-S Alhamdulillah.. [-o<

Semoga beliau memaafkan saya.. Saya benar-benar khilaf dan bodoh. Sepertinya jabatan sebagai admin database tidak cocok untuk saya. :( Maafkan saya, Pak! ^:)^

Dan berkat kecerobohan saya ini, mbak-mbak operator menjadi kelimpungan. Maafkan saya, mbak.. :( Saya berjanji bahwa peristiwa macam ini tidak akan terjadi lagi.

Untunglah, dalam semalam dengan penuh perjuangan sampai berdarah-darah dan nanti malam saya harus kembali begadang, untuk merekayasa menyesuaikan mengembalikan data-data di database lama menjadi seolah-olah dengan data yang baru. Yang penting, semuanya cocok. >:)

Ah, sudahlah. Mari kita lupakan peristiwa tersebut. Yang pasti, saya mendapatkan SEBUAH PELAJARAN BERHARGA! Dan pelajaran tersebut adalah:

  • Sebuah hal yang KECIL dan terlihat SEPELE, bisa berakibat SANGAT FATAL!
  • Kesombongan dan ketakaburan akan membawa kepada CELAKA!!
  • BACKUP DATA-mu sebelum bencana tiba!

Halah.. Malah ngomongin kesialanku.. Sepertinya memang saya harus banyak-banyak bertobat ni.. [-o<

Ya, sudah setahun ternyata. Ternyata perkiraan saya selama ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. Selama bekerja, TA saya justru terbengkalai. Belum lagi godaan dari para eblisâ„¢ yang selalu menggoda iman dengan jagat per-jeng-jeng-annya. Membuat saya melalui hari dengan sangat berat.. Halah..

Banyak hal yang telah saya dapat selama menjadi karyawan. Beberapa di antaranya:

  • Bisa ketemu dan menikmati melihat cewek-cewek berbagai ragam dan bentuk yang selama ini tidak menampakkan batang blendukan dirinya.
  • Berlatih bersabar menghadapi user, baik yang cerewet, nggathèli, njancuki, bajingan. X(
  • Harus tahan terhadap godaan user cewek cakep yang seringkali nggodain. ;))
  • Harus bisa meredam emosi, walau hati sedang gundah, sebisa mungkin melayani user dengan sebaik mungkin. Ya, walau kadang sering keceplosan juga.. ;))
  • Tahan dalam intrik internal yang terjadi antar karyawan, dan tentunya dengan atasan.
  • Belajar membagi waktu. Nah, yang ini kayaknya saya gagal total.. :((
  • Sabar menghadapi kerusakan komputer yang macem-macem.

Apa lagi, ya? :-? Kayaknya cuma itu dulu deh..

Saya sempat terpikir, apakah saya harus berhenti dari pekerjaan ini, karena jujur saja, saya kurang bisa membagi waktu antara kerja, jeng-jeng, dan mengerjakan TA. Saya sebenernya pengen banget total konsen ke TA.

Tapi gimana ya? Sepulang kerja, biasanya saya cukup capek untuk melakukan sesuatu yang berat-berat (mikirin truck, bis, Borobudur) sehingga biasanya sepulang kerja kalo ndak jeng-jeng ya tidur. Dan pola ini berlangsung periodik.

Tapi kalo keluar, saya merasa sayang. La banyak sekali temen-temen yang setelah lulus malah nganggur, la saya yang udah ada yang mau nerima kerja malah keluar. Rasanya gimana gitu..

Sudahlah. Setidaknya kini saya berencana bertekad untuk melanjutkan TA saya yang terbengkalai itu. Dan semoga para eblisâ„¢ untuk sementara tidak menggoda saya untuk jeng-jeng kembali. [-o<

Mohon doa restunya! ^:)^

Viewed 171 times by 93 viewers