Gempar Alun-Alun Kidul

Melanjutkan seri Kopdar Raya kemarin. Kali ini Kopdar Raya diadakan masih secara dadakandotkom. Apalagi kopdar diadakan untuk menyambut tamu dari Jakarta dan Makassar.

Hari Kamis (17 Mei 2007) malam, bertempat di sudut timur-laut Alun-Alun Kidul Yogyakarta, rekan-rekan Andong menjamu para tamu dengan bersahaja sambil menikmati suasana eksotisme malam.

Tentu saja kami tak sendiri. Semangkuk wedang ronde, beberapa batang jagung bakar, beberapa ikat kedelai rebus, serta beberapa bungkus kacang rebus menemani kami bergojek kere dan berguyon goblog.

Ah, sepertinya sudah lama kami tak berkumpul seperti ini.. :drunk

Cukup banyak yang datang malam itu, mengingat acara digelar secara dadakan. La gimana ndak dadakan, malem-malem ketika sedang frustasi menghadapi Bab 4 yang tak kunjung kelar, ada telepon masuk. Rupanya dari Mas Is yang mengabarkan kalo Mas Bagus sedang ada di Jogja dan ngajakin kopdaran.

Ya sudah, informasi langsung saya brodkes. Tulat-tulit entah berapa pulsa saya yang hangus sia-sia untuk mengirim pesan brodkes ke seluruh penjuru negeri. :(( Beberapa rekan terpaksa tidak dapat hadir karena sedang pulang kampung. Ya sudah, seadanya saja.

Selain membrodkes ke rekan-rekan, ajakan kopdar juga langsung saya kirimkan ke Mas Hidayat yang sedang ada di Jogja karena ada urusan transfer-mentransfer materi genetik. :))

Eh la kok di waktu yang sama, ada undangan makan-makan dari rekan-rekan KPLI Jogja di rumah makan Yogya Chicken. Sial. Kenapa bisa bersamaan seperti ini sih?

Saya pun segera mendelegasikan rekan Didit untuk menghadiri undangan KPLI dan saya dengan perut kelaparan, kaliren, nongkrong di meeting point di depan Benteng Vredeburg.

Tak lama rekan-rekan pun berdatangan. Tupic, Aad, Ekowanz, Didit, Mas Hidayat, Anto, dan Alex datang satu per satu. Setelah terkumpul, segera saja kami cabut ke Alun-Alun Kidul.

Sesampai di Alkid, kami menuju ke lokasi seperti yang diinstruksikan Bunda. Karena jalan searah, tentu kami harus berputar mengelilingi lapangan tersebut. :D

Sampai di TKP, ternyata di sana sudah ada Mas Boy, Ndah, Mas Bagus, Mas Is, Bunda Unai, dan Alif. Tak lama kemudian Adi dan Bude Yutie datang.

Mas Bagus (kiri) dan Mas Dayat (kanan)

Setelah saling bersalam-salaman dan bertanya kabar, acara inti pun dimulai. Sambil nyruput wedang ronde dan mbrakot jagung bakar, kami pun saling bercengkrama, cekakakan, ece-ecenan, dan tentu diselingi dengan sesi pemotretan. Berbagai hal bisa dijadikan obyek obrolan dan foto. Bahkan iklan acara ruwatan pun bisa dijadikan obyek foto memalukan!

BLogger-blogger yang perlu diruwat

Tak terasa malam semakin larut. Berhubung warung tempat kami nongkrong hendak kukut, akhirnya acara kopdar malam itu harus diakhiri. :(

Ah, kenapa saya belum lulus juga malam berlalu begitu cepat, ya? :-<

Viewed 237 times by 136 viewers