Kecap dan Cuka Cap Zebra

Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra.

Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada sejak kurang lebih 60 tahun yang lalu.

Pabrik kecap ini berdiri pada tahun 1945 di daerah Gunung Batur, Bogor. Pabrik ini dibangun oleh Soedjono, seorang pembuat kecap yang mempunyai keahlian turun temurun dalam dunia perkecapan, yang berasal dari Juwana, Pati, Jawa Tengah.

Kecap produksi Soedjono awalnya diberi nama label Badak, namun setelah berproduksi selama 5 tahun, merk itu ternyata banyak dipalsukan dan membuat usaha kecap ini kolaps.

Tahun 1960, label Badak pun diganti dengan label Zebra. Ndak ingin mengulangi kerugiannya di masa lalu, merk ini segera dipatenkan.

Ndak seperti pabrik kecap lainnya, konon semua proses pembuatan kecap ini pun masih menggunakan cara tradisional. Mulai dari fermentasi, pengolahan, dan pengemasan, semuanya hand-made alias tradisional.

Bahan bakunya pun, kebanyakan masih alami. Kedelai yang telah difermentasi selama 1 bulan, dicampur dengan gula kelapa, garam, bumbu, dan air. Satu-satunya bahan pengawet hanyalah Natrium benzoat yang umum digunakan dalam industri makanan.

Kemasannya pun unik. Botol kecap biasa yang cuma ditempeli label kertas dengan cetakan duo-tone, hitam-putih. Logo Zebra yang digunakan, bila diperhatikan, adalah Zebra jantan.

Kok tau itu jantan atau betina? Liat dari stripingnya. Zebra jantan warnanya putih bergaris hitam, sedangkan zebra betina berwarna hitam bergaris putih. :D

Dengan desain yang klasik banget ini membuat kecap ini begitu unik dan lucu. Ah, soal perlabel-an ini, Paman Gombal itu lebih tau banyak.

Label-label beginian ini mengingatkan saya pada Kecap Cap Jeruk dengan foto sepasang suami istri keturunan Tionghoa di label belakangnya jaman saya kecil ketika di Surabaya. Hoho..

Namun, yang bikin saya penasaran, kenapa menggunakan gambar Zebra? Kenapa ndak menggunakan Talas sebagai merk kecap? Mungkin njenengan tau? ;))

Sebagai leader dan tetua di dunia perkecapan Bogor, kecap Zebra bisa dibilang menguasai peta kuliner Bogor. Mulai dari pedagang soto hingga tauge goreng, saya melihat kecap ini banyak digunakan.

Rasanya yang khas dan mBogor banget inilah yang mungkin membuat kecap ini tetep menjadi kecap andalan penganan khas Bogor. Soal rasa, Mas Andrew Mulianto si tukang kecap, eh pendekar kecap dari perguruan JalanSutra yang pandai membedakan. :D

Dari botol yang saya temukan, rupanya pabrik ini juga memproduksi cuka makanan dengan label serupa berbeda warna, Cap Zebra! Sebuah diversifikasi usaha yang semoga selalu bertahan. ;)

Pabriknya sekarang, berada di daerah Ciampea, Kabupaten Bogor. Konon kita bisa berkunjung ke pabrik kecap ini dan melihat proses produksinya secara langsung.

Ah, jadi pengen ke sana.. :-?

Viewed 8476 times by 468 viewers