
Saya termasuk orang yang ndak suka berganti-ganti barang. Pun memiliki beberapa barang yang mempunyai fungsi sama. Kalo udah rusak banget dan ndak bisa dipakai, barulah saya beli yang baru.
Bukan berarti saya pelit, ndak mampu beli, namun saya mikir kok mubazir aja. Masih bisa dipakai, kenapa harus beli lagi? Dan saya bukan orang yang suka ngikutin tren, sehingga saya cenderung jadul dan cupu.
Begitu juga dengan urusan aksesori yang saya pake sehari-hari. Salah satu benda kesayangan saya, sandal gunung warna hitam bermerk Tracker yang tak terasa sudah 3 tahunan menemani langkah kaki saya.
Saya memang suka dengan sandal gunung. Menurut saya lebih nyaman, ringan, dan mantab kalo dipake jalan. Meskipun namanya sandal “gunung”, ni sandal ndak hanya saya pake saat berada di gunung. Mulai dari kegiatan sehari-hari, bahkan dulu sering saya pake untuk kuliah, dan hingga sekarang saya pake ke tempat kerja. ![]()
Berbagai lokasi dan tempat-tempat menarik yang hampir semua tertulis di blog ini pun, selalu saya jelajahi dengan sandal ini. Terkena hujan, panas, lumpur, pasir, membuat usia sandal ini pun melapuk.
Hingga akhirnya sandal kesayangan itu pun menyerah pada usia. Pertama pada sandal sebelah kanan. Salah satu talinya putus dan terpaksa saya selotip, lem, dan saya ikat dengan karet. Untuk sementara memang bisa dipakai lagi. ![]()
Namun kemarin, nasib naas menimpa. Gantian tali yang sebelah kiri yang putus dan ndak bisa dipake lagi, sehingga terpaksa ndak bisa dipake lagi. Huhuhu.. Jelas saya sedih. ![]()
Sandal ini punya banyak kenangan. Berbagai petualangan tolol telah saya lalui bersama sandal itu. Bahkan celana kuning kesayangan saya itu pun ndak selalu menemani.
Apa mau dikata, padahal saya saya ingin pulang mudik dengan sandal itu, namun nasib menentukan lain. Terpaksa saya harus mencari sandal pengganti yang baru.
Namun Dita lebih menyarankan saya untuk beli sepatu saja, demi kenyamanan berjeng-jeng.
Hm.. Saya bingung. Pilih sepatu atau sandal (sandal gunung/sepatu-sandal). Sandal saya suka karena alasan kepraktisan, sedangkan sepatu lebih ke alasan keamanan dan kenyamanan.
Mungkin temen-temen ada saran?
Viewed 8106 times by 1790 viewers !-->