Museum Bank Indonesia, Museum Bermultimedia
Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »
Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra.
Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada sejak kurang lebih 60 tahun yang lalu.
Dua tahun yang lalu, cobaan itu datang. Memporak porandakan cita-cita dan harapan. Merenggut kebahagiaan kepala-kepala mungil itu.
Namun Tuhan rupanya mempunyai rencana lain. Melalui cobaan itu rupanya skenario besar yang menjadi alur dasar kehidupan saya (dan kita) sekarang.
Sudah sekitar seminggu ini saya tersesat di belantara berkedok kota yang bernama Jancukarta Jakarta. Tentunya sebagai pendatang baru yang ikut berpartisipasi menyesaki kota ini, banyak kesan dan pengalaman yang saya dapat.
Secara umum, mungkin sudah pada tau lah, gimana sih bentuknya Jakarta. Namun bagi saya, sesuatu itu selalu ada hikmahnya. Ada pelajaran yang senantiasa bisa kita […]
Pernahkah kamu mengalami apa yang dinamakan Lingkaran Setan? Six degree of separation theory, istilah kerennya.
Hari ini saya mengalaminya. Dan setelah merunut ke belakang, rupanya kejadian-kejadian dan pertemuan saya dengan teman-teman di ranah blogosfer ini sering kali melibatkan si setan melingkar-lingkar itu.
Lagi-lagi saya mendapat email ngeselin yang dikirim melalui kontak form saya namun mbikin saya senyum-senyum. Sebuah email yang dikirim entah karena memang ndak tau atau cuma fastreading saja.
Ah, mungkin ini memang resiko yang harus saya tanggung karena berani menulis blog yang bertema sok kuliner dan membahas urusan makan-makan.
Berkumpul bersama teman-teman yang menyenangkan di tempat yang mengesankan pada hari bertambahnya usia rupanya menjadi kado indah saya yang mungkin entah ndak akan saya dapatkan lagi.
Terima kasih, semuanya!
Acara Juminten kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para jelata juga kedatangan tamu istimewa.
Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online Mas Nukman Luthfie dan pakar SEO Mas Keke.
Beberapa hari terakhir ini saya malas ngeblog. Malas posting, malas blogwalking, apalagi komen.
Ada sesuatu yang membuat saya malas melakukan aktivitas wajib sebagai bloger itu. Dan sesuatu yang laknat terkutuk yang membuat saya malas itu adalah bernama Wiki!
Meski pun wiki bukanlah hal baru, namun kini benda ini menjadi mainan racun baru yang mengasyikkan memabukkan di kalangan […]
Dalam beberapa postingan, saya sering menyebutkan istilah “ndoyok”. Pun banyak juga yang bertanya tentang arti kata “ndoyok” itu tadi.
Ndoyok sering disebut bersamaan dengan jeng-jeng. Walau artinya mirip-mirip, namun ada perbedaannya.
Kata “ndoyok” bukan merupakan salah satu kata gaul ala Jogja. Maknanya hanya bersifat lokal-personal dan ndak semua orang ngerti artinya.
Nah, kali ini saya akan menjelaskan soal […]
Idul Adha 1428 H kali ini adalah pertama kalinya saya bisa berkurban. Alhamdullillah, saya ada rejeki.
Dulu sih biasanya yang kurban bapak saya, pake atas nama saya. Tiap tahun gantian, kadang pake atas nama ibu saya, adik saya, atau bapak saya sendiri. Di-rolling.
Sekarang ya pake duit saya sendiri, beli domba sendiri, tapi belum berani mampu […]
Ternyata ndak harus jadi seorang seleblog untuk bisa diliput koran. Buktinya, ada seorang gembel kere lusuh fakir benwit yang kok bisa-bisanya nongol beritanya di koran.
Bukan, bukan si gembel itu mbikin sesuatu yang heboh, mbikin aliran baru Al Jengjengiyah Al Islamiyah dan ngaku-aku jadi rasul baru, bukan! Gembel tersebut masuk koran gara-gara BLOG!
Kok bisa?
Dalam rangka Blog Action Day, yang temanya kali ini soal lingkungan hidup, saya pengen nulis soal keinginan saya untuk jeng-jeng pake sepeda.
Apa hubungannya? Jelas, dengan bersepeda, kita bisa mengurangi polusi udara akibat pembakaran bahan bakar fosil dari kendaraan bermotor dan tentunya menyehatkan badan.
Saya memang ndak belum punya sepeda. Tapi dalam pikiran saya, saya pengen […]
Penghuni Jogja Terbaik? Heheh.. Rasanya gelar itu terlalu berlebihan.
Tapi itulah gelar yang saya dapat, setidaknya menurut versi LombaBlog Living in Jogja.
Ndak nyangka, blog ndak mutu dengan isi ndak jelas kek gini menang lomba. Padahal isinya sih bukan “living in Jogja”, tapi “keluyuran in Jogja”.
Tapi, saya juga mau mengucapkan terima kasih kepada temen-temen […]
Diriwayatkan dari Ahmad Kailani, agar kuat berpuasa maka hendaklah kamu membaca doa:
Allahuma baring sana baring sini
tuh liat jamnya, waduh masih lama
perut sudah lapar, jadi ingat makan
knapa lama sekali, udah mau mati..
Selamat mencoba!
Dulu pas masih mahasiswa, keknya kerja nyambi kuliah kuliah nyambi kerja itu enak. Ternyata kenyataan ndak seperti harapan. Pun ketika sudah mahasiswa-coret dan berniat untuk kerja sungguhan, ternyata memang (sekali lagi) kenyataan itu ndak seperti harapan.
Saya teringat petuah saudari saya yang kini miskin benwit itu. “Life is just moving forward”, katanya suatu ketika saat […]
Alhamdulillah.. Akhirnya hari pendadaran itu tiba. Tanggal bersejarah yang saya sebut sebagai the fuckin date six itu telah saya lalui. Akhirnya..
6 Juli 2007 pukul 13.15, Ruang Sidang Elektronika dan Instrumentasi UGM menjadi saksi ajang pembantaian sidang pendadaran seorang mahasiswa bangkotan bernama Muhammad Zamroni selama kurang lebih 1 jam hanya demi mendapatkan gelar sarjana tambahan […]
Sepertinya saya akan berhenti menyeruput Coffeemix. Ya, saya mencoba mengikuti jejak si Gadis Kucing Garong itu.
Akhir-akhir ini hidup saya kacau. Nocturnal. Malam begadang, tidurnya siang. Hidup seperti codhot.
Kalo pun siang kerja, pasti ditunjang oleh segelas Coffeemix untuk menemani cekikikan sama seekor kucing mesum via Y!M. Mulai dari obrolan jorok hingga jorok banget kami […]
Sial. Semalem pompa air di kosan saya rusak lagi. Ini adalah kejadian kesekian kalinya. Maka jadilah kosan saya sekarang itu mengalami yang namanya krisis air bersih, terutama untuk masalah sanitasi.
Bayangkan saja, air di kosan saya itu diambil dari sumur. Nah, air sumur ini lalu disalurkan ke bak yang ada di atas tower. Makanya pompa air […]
Pernah nggak, kamu lagi enak-enak tidur, terus diganggu oleh telepon yang ndak mutu, ndak jelas, dan ngeselin?
Semalam menjelang Subuh tadi saya mengalami. Nyawa masih loading, eh la kok diajak ngobrol. Udah gitu, obrolannya NDAK PENTING SAMA SEKALI. Kopret!!
Apakah ini masih dalam rangka April Mop? Saya rasa ini ndak lucu!!
Orang tidur itu kan nyawanya sedang menggantung. […]
Masa kecil. Ya, terkadang kita suka senyum-senyum sendiri kalo teringat masa kecil. Melihat bentuk fisik tubuh kita, hingga mendengar cerita-cerita unik dan lucu dari ibu.
Tak sengaja saya menemukan foto ini di tumpukan album. Sebuah foto yang diambil pada era tahun 1980-an. Sayangnya saya tidak dapat menemukan metadataâ„¢ pada foto ini.
A picture says thousands words. […]
Tak terasa, sudah tepat setahun saya mengabdi menjadi kuli karyawan di sebuah fasilitas pelayanan mahasiswa di kampus FMIPA UGM.
Ya, di tempat inilah saya mendapatkan banyak pengalaman, baik yang menyenangkan hingga yang menyedihkan. Di sini juga saya belajar banyak tentang profesionalisme, mengikuti irama kerja yang memang penuh intrik, cinta, dan nafsu. Halah..
Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »
Rasa penasaran saya terhadap bangunan berarsitektur Indische dengan gaya Nieuw-Zakelijk yang terletak di depan Stasiun BEOS (Jakarta Kota) tertuntaskan sudah. Museum Bank Mandiri, nama gedung itu »
“Setelah hampir duapuluh tahun tidak ada yang merayakan ulang tahun saya”, ucapan lirih penuh haru itu keluar dari mulut Kang Gembul, malam itu. Saya bisa merasakan »
Berawal dari rasa penasaran saya terhadap nama menu yang cukup terkenal di Bogor ini, saya pun akhirnya mencobanya. Rasa penasaran saya semakin bertambah apalagi setelah melihat »
Sebenernya kapan sih waktu yang mantab untuk makan bubur ayam? Pagi? Siang? Malam? Urusan buryam begini, si Nona van Bogor lebih pandai berpantun, eh menuntun. »
Saya jadi teringat tebak-tebakan jaman kecil dulu. “Penjual apa yang menjajakan dagangannya dengan cara menangis?” Yak, pedagang Kue Putu, jawabannya. Bukan karena penjualnya beneran nangis, namun »
Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra. Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada »