Jeng-Jeng Bromo
Udah lama banget saya ndak nulis soal jeng-jeng di blog ini. Maksud saya, nulis soal cerita perjalanan, “jeng-jeng series” gitu, lah! Kali ini saya berkesempatan »
Menanggapi tantangan Fany di komen postingan awal saya, akhirnya tantangan tersebut bisa terlunasi Sabtu-Minggu (17-18 Februari 2007) lalu. Ini adalah kunjungan pertama saya ke Semarang, apalagi melakukan aktivitas bak seorang backpacker, beraktivitas nekad dengan semangat let it flow ala De MARKO, memberikan kesan tersendiri buat saya. Terima kasih banyak buat temen-temen Loenpia yang telah menyambut kami »
Baru saja saya berniat bener-bener bertaubat demi TA™, tapi dasar eblis yang terkutuk kok ya dengan tiba-tiba datang untuk menggoda iman kembali. La bayangkan saja, Bu Guru saya di dunia per-jeng-jeng-an saja bisa tergoda untuk men-jeng-jeng-i Tasikmalaya, sebagai muridnya, kok rasanya ndak etis kalo saya ndak ikutan tergoda. Apalagi pada jeng-jeng kali ini ada seorang »
Hari Jumat, 30 Maret 2007, Jogja kembali geger genjik udan kirik. Setelah musibah jatuhnya Garuda beberapa waktu yang lalu, Jogja kini diserang oleh para tukang Loenpia!! Kali ini pasukan Loenpia datang tak tanggung-tanggung. Dengan mengendarai sebuah panser abu-abu, berjumlah 9 ribu trilyun pasukan, mereka meng-gruduk markas CahAndong. Setelah mendapat informasi dari intelejen dan mata-mata, kami mendapatkan informasi »
Tanggal 5-6 Mei lalu, temen-temen Loenpia mengundang CahAndong untuk jumpa muka dan menjalin silaturahmi serta persaudaraan. Tentu saja undangan ini tidak akan disia-siakan. Setelah mengalami beberapa kali kesepakatan, akhirnya terbentuklah tim Serang Semarang™!! yang terdiri dari 7 orang dengan menggunakan 4 buah sepeda motor dan beberapa orang akan menyusul menggunakan bus. Ketujuh anggota tim yang menggunakan sepeda »
Modiar! Opo kui maksud judule? Tapi memang bener ada 2 oknum Detik yang telah menculik saya lalu kita balik menjajah kantornya hanya demi menyalurkan hasrat narsis dan menyalurkan bakat fotomodel yang terpendam jutaan tahun hingga memfosil. Ahad malam (13 Mei) itu, terjadilah persekongkolan dan pertemuan gelap (la emang tempatnya cukup gelap) di sebuah angkringan »
Karena beberapa hari terakhir ini banyak sekali acara kopdar, maka acara kopdar akan saya tuliskan secara bersambung mulai postingan ini. Maklum (merasa sok) seleblog, dab! Sepertinya bulan Mei ini bakal menjadi bulan kopdar bagi temen-temen blogger Jogja. Setelah mengawali bulan dengan menyerang Semarang dan kumpul-kumpul gak jelas beberapa waktu yang lalu itu, kini giliran Jogja »
Melanjutkan seri Kopdar Raya kemarin. Kali ini Kopdar Raya diadakan masih secara dadakandotkom. Apalagi kopdar diadakan untuk menyambut tamu dari Jakarta dan Makassar. Hari Kamis (17 Mei 2007) malam, bertempat di sudut timur-laut Alun-Alun Kidul Yogyakarta, rekan-rekan Andong menjamu para tamu dengan bersahaja sambil menikmati suasana eksotisme malam. Tentu saja kami tak sendiri. Semangkuk wedang ronde, beberapa »
Beberapa hari ini, saya mengalami 5 kali kopdar berturut-turut. Bisa dibilang ini hatrick, karena dalam seminggu, saya berjumpa muka dengan rekan-rekan yang selama ini hanya bersua melalui alam ghoib alias alam maya internet lebih dari 3 kali. Maklum, sebagai seleblog gembel blog, acara kopdar yang tak jauh-jauh dengan makan-makan, gojek kere, dan guyon goblok itu jelas »
Sebenernya saya bingung mo posting gimana. Bayangkan saja, setelah dihajar hatrick kopdar, kini saya dan temen-temen kudu melayani serangan blogger-blogger dari luar Jogja. Bisa dibilang ini Hari Raya Kopdar. La setelah beberapa waktu saya berpuasa kopdar, kini saatnya berhari raya. Ditambah tamu-tamu yang datang ke Jogja berasal dari jauh semua, membuat nuansa hari raya semakin terasa! »
Sebenernya saya ingin memenuhi janji saya kemarin, tapi apa daya, sepertinya saya tidak dapat memenuhinya. Serangan kopdar bertubi-tubi membuat saya terserang overkopdar. Duit terkuras, badan lemas, posting pun jadi malas. Ah, sesuatu yang berlebihan dan terus menerus itu ternyata tidak baik, jendral! Ya, ya, saya cuma mau melacak balik laporan Month of Kopdar! yang sudah diposting »
Hari Senin, 17 September 2007 kemarin, saya dan temen-temen mendapatkan kesempatan bagus, bertemu dengan salah satu tokoh penting di blogosphere, Pak Budi Putra. Acara ketemuan ini sebenernya berawal dari acara Roadshow Nokia Nseries Blogging Workshop yang dilakukan di 5 kota. Kebetulan setelah di Semarang, Jogja menjadi kota tujuan berikutnya sebelum roadshow ini berlanjut ke Surabaya. Dalam sejarah, »
Ternyata ndak harus jadi seorang seleblog untuk bisa diliput koran. Buktinya, ada seorang gembel kere lusuh fakir benwit yang kok bisa-bisanya nongol beritanya di koran. Bukan, bukan si gembel itu mbikin sesuatu yang heboh, mbikin aliran baru Al Jengjengiyah Al Islamiyah dan ngaku-aku jadi rasul baru, bukan! Gembel tersebut masuk koran gara-gara BLOG! Kok bisa? Sebenernya ini »
Idul Adha 1428 H kali ini adalah pertama kalinya saya bisa berkurban. Alhamdullillah, saya ada rejeki. Dulu sih biasanya yang kurban bapak saya, pake atas nama saya. Tiap tahun gantian, kadang pake atas nama ibu saya, adik saya, atau bapak saya sendiri. Di-rolling. Sekarang ya pake duit saya sendiri, beli domba sendiri, tapi belum berani mampu »
Bagaimana liburan panjang temen-temen? Seru? Mengasyikkan? Atau justru menyebalkan? Apa yang temen-temen lakukan pada liburan kemarin? Jeng-jeng? Keluyuran? Berkumpul bersama keluarga? Ndak ke mana-mana? Atau malah jatuh sakit? Saya sendiri mengisi liburan dengan cara yang beda. Bersama temen-temen blogger Jogja, kami mengisi liburan ala blogger! Agenda liburan dimulai dengan merayakan Idul Adha bareng rekan-rekan CahAndong pada tanggal 20 »
Beberapa hari terakhir ini saya malas ngeblog. Malas posting, malas blogwalking, apalagi komen. Ada sesuatu yang membuat saya malas melakukan aktivitas wajib sebagai bloger itu. Dan sesuatu yang laknat terkutuk yang membuat saya malas itu adalah bernama Wiki! Meski pun wiki bukanlah hal baru, namun kini benda ini menjadi mainan racun baru yang mengasyikkan memabukkan di kalangan »
Jogja tak pernah sepi, tak pernah mati. Setiap sudutnya selalu menyapa dan menawarkan selaksa makna, begitu KLA Project menuliskannya dalam lagu. Salah satunya adalah di seputaran titik nol kilometer. Maklum saja, di tempat inilah pusat kota Jogja yang sebenarnya. Berbagai macam rupa manusia pun ada di sana. Berkumpul dan bercengkrama menikmati suasana kota. Pun dengan tanggal 1 Maret. »
Acara Juminten kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para jelata juga kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online Mas Nukman Luthfie dan pakar SEO Mas Keke. Kebetulan saat itu Mas Nukman ada di Jogja. Ketika ditanya, beliau menjawab, “nostalgia kuliah 25 tahun »
Berkumpul bersama teman-teman yang menyenangkan di tempat yang mengesankan pada hari bertambahnya usia rupanya menjadi kado indah saya yang mungkin entah ndak akan saya dapatkan lagi. Terima kasih, semuanya!
Udah lama banget saya ndak nulis soal jeng-jeng di blog ini. Maksud saya, nulis soal cerita perjalanan, “jeng-jeng series” gitu, lah! Kali ini saya berkesempatan »
Kompleks Bioskop Megaria yang terletak di pertigaan Jalan Cikini Raya, Jalan Diponegoro, dan Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat ini rupanya menyimpan cerita kuliner nostalgia. Ayam bakar khas »
Berada di Pelabuhan Sunda Kelapa, mengamati aktivitas bongkar muat barang di sana, membuat saya menelaah kembali lirik lagu, “nenek moyangku orang pelaut..” Mungkin ndak banyak yang »
Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »
Rasa penasaran saya terhadap bangunan berarsitektur Indische dengan gaya Nieuw-Zakelijk yang terletak di depan Stasiun BEOS (Jakarta Kota) tertuntaskan sudah. Museum Bank Mandiri, nama gedung itu »
“Setelah hampir duapuluh tahun tidak ada yang merayakan ulang tahun saya”, ucapan lirih penuh haru itu keluar dari mulut Kang Gembul, malam itu. Saya bisa merasakan »
Berawal dari rasa penasaran saya terhadap nama menu yang cukup terkenal di Bogor ini, saya pun akhirnya mencobanya. Rasa penasaran saya semakin bertambah apalagi setelah melihat »