Tag: kuliner (35)

Kesegaran Cap Cay Jamur

Kedai Jamu Madame Dati

Beberapa hari ini saya merasa kacau. Tidak dapat berkonsentrasi, manajemen waktu kacau, manajemen pikiran dan mental berantakan, pokoke ndak jelas. Mo ngerjain ini-itu jadi ndak bersemangat. Apakah mungkin saya kurang jeng-jeng? Sial. Padahal saya lagi menahan diri untuk tidak jeng-jeng dan berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih penting dan harus saya kerjakan. Tetapi jika hasrat sudah »

Pecel Nasi Merah Bumbu Wijen

Pecel Nasi Merah Bumbu Wijen

Gara-gara Fany cerita tentang jeng-jengnya ke Solo, saya jadi kangen rumah. Apalagi saya jarang pulang karena kalo setiap kali pulang saya selalu ditodong dengan pertanyaan mematikan, “kapan kawin kapan lulus?”, oleh bapak-ibu saya. Yang paling saya kangeni tentu saja makanan-makanan enak khasnya. Nah, salah satu makanan khas yang sulit ditemukan di kota-kota lain, bahkan di »

Ritual Susu Segar Shi Jack

Shi Jack

Ada sebuah ritual yang selalu saya lakukan kalo pas pulang ke Solo. Sebuah ritual untuk melepaskan rasa kangen dan semacam ungkapan “welcome home”. Ritual itu adalah menikmati hidangan susu segar khas warung Shi Jack. Setelah cukup lama saya tidak melakukan ritual itu, dan akhirnya Sabtu kemarin hasrat saya itu pun terpenuhi. Selepas Maghrib, di bawah guyuran »

Asin Manis Sate Ambal

Sate Ambal

Entah sudah beberapa hari ini pikiran saya penuh sesak. Banyak hal yang harus diselesaikan. Walau ingin rasanya menyelesaikannya satu persatu, tetapi kok rasanya masih belum bisa melakukannya. Tak pelak, ketidakmampuan saya menentukan skala prioritas serta kekurangpercayaan saya menyerahkan sesuatu kepada orang lain membuat saya harus menyiksa diri dengan bermultitasking. Baiklah, supaya tidak terus menerus menyiksa hati »

Kehangatan Wedang Kacang Putih

Wedang Kacang Putih

Setelah diultimatum oleh ibunda, akhirnya Sabtu kemarin saya pulang ke Solo. La sudah beberapa pekan ini saya ndak nyetor muka sebagai syarat tetap diakuinya diri saya sebagai anak. Berangkat dari Jogja sehabis Maghrib. Sepanjang jalan pulang, saya berpikir tentang santapan kuliner apa yang akan saya cicipi kalo sudah sampe di Solo. Kalo biasanya saya melakukan ritual »

Coklat Jogja, Coklat Monggo

Coklat Monggo Dark Chocolate 40 gram

Bagi para pecinta coklat, pasti sudah tidak asing dengan berbagai jenis merek coklat, mulai dari yang produksi dalam negeri hingga impor, seperti Silver Queen, Delfi, Cadburry, Van Houten, Ferrero Rocher, Droste, dan sebagainya. Semakin mahal harga coklat biasanya makin dahsyat rasanya. Tentu ini tak lepas dari kualitas coklat yang digunakan serta persentase campurannya. Makin pekat campuran »

Dihajar Bakso Keroyokan

Bakso Keroyokan

Pernah dikeroyok bakso? Bukan, bukan dikeroyok para penjual bakso, tetapi dihajar oleh porsi bakso yang luar biasa hingga mabok! Ya, saya dan kucingbuncit kemarin mengalaminya. Kami bener-bener kemlekeren karena porsi bakso yang gila-gilaan ini. Bakso Keroyokan. Begitulah nama yang diberikan untuk bakso ini. Bakso ini memang cukup tenar karena keunikan porsinya. Bayangkan, semangkuk bakso terdiri dari kurang »

Es Bubur Kacang Hijau Madura

Es Bubur Kacang Hijau

Pernah makan bubur kacang hijau? Pernah donk. Entah itu dalam keadaan hangat atau pun dicampur dengan es, bubur kacang hijau selain nikmat juga berkhasiat. Nah di Jogja, (update: ternyata di Bogor banyak ditemukan, info dari Luthfi), ada sebuah jenis makanan unik yang disebut dengan Es Bubur Kacang Hijau Madura. Apakah jenis es ini berasal dari Madura? »

Jajanan Pasar Beringharjo

Jajanan Pasar Beringharjo Hunting Tour

Seperti janji saya kemarin, kali ini saya mo posting soal hasil perburuan Beringharjo Hunting Tour bareng JSers Jogja kemarin itu. Jadi bersiap-siaplah ngiler dan ngeces-ngeces.. Sebagai kekayaan food heritage Jogja, makanan ini semakin lama dan semakin terpinggirkan. Bahkan kami harus ngubek-ubek hingga ke sudut-sudut pasar. Beberapa di antaranya memang kami temukan di pinggiran pasar sih, »

Pasar Sore Ramadhan, Kauman, Jogja

Pasar Sore Ramadhan Kauman

Bosan dengan hidangan berbuka puasa yang itu-itu saja? Bingung nyari di mana menu untuk berbuka, bahkan sahur? Di Jogja, kita dapat dengan mudah menemukan pusat penjual makanan musiman, terutama di Bulan Ramadhan. Jalan Kaliurang, sekitar Kampus UGM, sekitar Kampus UNY, Jalan Godean, selalu dipenuhi para penjual menu berbuka. Tapi ada satu tempat unik dan bisa menjadi alternatif »

Makanan Khas Selama Lebaran

Kue Lebaran

Lebaran, selalu identik dengan yang namanya makanan enak. Berbagai makanan yang biasanya ndak nongol di hari-hari biasa, pada keluar semua. Selain makanan dan kue-kue, tiap daerah tentu punya makanan khas sendiri-sendiri. Membahas soal makanan khas daerah memang mengasyikkan. Selain rasanya yang unik, makanan tersebut kadang membawa filosofi dan cerita tersendiri. Nah, selama Lebaran kemarin, saya menemukan kembali »

Serabi Ngampin Ambarawa Nan Segar

Serabi Ngampin siap dimakan

Seperti biasa, kalo pas ngeluyur ke Semarang, saya mencuri-curi waktu untuk keluyuran. Nah, kebetulan hari Jumat kemarin saya pas disuruh ke Semarang untuk urusan kerjaan. Sip, berhubung beberapa waktu lalu saya sudah kedereng pengen ngeluyur, akhirnya tugas dari juragan itu di mata saya berarti “jengjeng”. Setelah tugas usai, dalam perjalanan balik ke Jogja, saya menyempatkan »

Kupat Tahu Magelang nan Garang

Kupat Tahu

Sehabis kehujanan sejak dari Semarang hingga Magelang, rasanya menyantap hidangan hangat dan mengenyangkan begitu nikmat. Hehe, seperti biasa. Selepas mburuh di Semarang tadi siang, saya pun memanfaatkan kesempatan tugas luar itu untuk ngeluyur. Dasar buruh ndak berdedikasi! Jam kerja kok malah keluyuran, kek PNS aja.. Kebetulan pas nyampe Magelang, hujan reda. Saya pun singgah sejenak »

Porsi Romusha Shoyu Ramen

Shoyu Ramen

Beberapa waktu yang lalu, Uthie ngiming-imingi saya mi Jepang alias Ramen. Setelah kemecer dan menelan ludah, akhirnya kemarin itu saya berkesempatan mencicipinya bareng sama Cyapila, juragan JAV Koh Budiyono, dan temen-temen sok nJepang ID-Anime Jogja. Yang istimewa, warung yang terletak di Jalan Kaliurang Km. 10-an ini ndak seperti restoran-restoran ala Jepang. Bahkan terkesan nJawani. Porsinya pun, luar »

Martabak Terbalik Aceh

Martabak Terbalik Aceh

Kita biasa mengenal martabak. Tapi pernahkah mendengar Martabak Terbalik? Ya, martabak ini adalah martabak khas Aceh yang berbeda dari martabak yang biasa kita kenal. Martabak yang kita kenal selama ini merupakan keturunan dari Martabak Malabar, martabak telor khas dari India. Lalu bedanya apa dengan martabak biasa? Martabak yang biasa kita kenal, biasanya berisi kocokan telur, rajangan daun bawang, »

Es Dawet Durian Kampung Kali

Es Dawet Durian Kampung Kali

Sebenernya sudah cukup lama saya mendengar legenda Es Dawet Durian Semarang ini, namun berhubung saya buta dengan peta perkulineran Semarang, saya hanya mengira es ini hanya tinggal cerita belaka. Akhirnya tadi siang saya berhasil menemukan kembali legenda yang hilang tersebut berkat petunjuk dan pencerahan dari Fany. Thanks, Fan! Panasnya Semarang memang cucok kali untuk nyeruput es. »

Nyobain Soto Betawi

Soto Betawi

Pas guwa ke Jakarta beberapa waktu yang lalu, guwa sempet nyobain nyang namenye kulineran Jakarte. Salah satunya adalah Soto Betawi. Padahal nyang namanya jalan-jalan, belon lengkap kalo kagak makan-makan. Bener, kagak tuh? Ah, ndak enak ngomong gaya Jakarta. Lidah Jawa medok gini ndadak nggaya, sok-sokan, kemlinthi, pake bahasa Jakarte. Pake lu-guwa lu-guwa segala.. Guwajingan, lu! Wis, biasa »

Romantisme Nostalgia Es Puter

Menikmati Es Puter

Es Puter. Siapa sih yang ndak kenal Es Puter? Es krim ala rakyat ini memberikan nuansa nostalgia dan romantisme tersendiri. Namun es ini mulai jarang ditemui karena tergerus oleh es krim-es krim modern cepat saji. Beruntung, ketika menjelajahi gang-gang sempit perkampungan tua di Kotagede, kami menemui penjual es yang biasa berkeliling ke kampung-kampung ini. Menikmati Es Puter di »

Sido Semi, Warung Tempo Doeloe Nan Eksotis

Warung Sido Semi, Kotagede

Selain bangunan tua, ternyata di Kotagede ada sebuah warung yang mempunyai suasana tempo doeloe yang khas. Ndak jauh dari Kompleks Makam Kotagede, sekitar 100 meter ke arah selatan menyusuri Jalan Cantheng, ada sebuah warung yang cukup unik bernama Sido Semi. Lebih lengkapnya, warung ini bernama “Warung Ys Sido Semi mBok Mul”. Selain suasana, tentu yang istimewa dari warung »

Segarnya Es Bir Kocok Gang Roda, Bogor

Bir Kocok

Bir, minuman yang mengandung alkohol ini bagi sebagian orang merupakan minuman yang haram untuk dikonsumsi. Namun ini ndak berlaku untuk minuman segar dari Bogor ini. Pas jeng-jeng kemarin, Pakde Mbilung mengajak saya untuk menikmati minuman yang bisa dibilang hampir punah ini. Kalo kita mengenal Bir Pletok, maka tentu kita ndak akan asing lagi dengan Bir Kocok yang rupanya »

Resiko Blog Bertema Kuliner

Guk! Guk!

Lagi-lagi saya mendapat email ngeselin yang dikirim melalui kontak form saya namun mbikin saya senyum-senyum. Sebuah email yang dikirim entah karena memang ndak tau atau cuma fastreading saja. Ah, mungkin ini memang resiko yang harus saya tanggung karena berani menulis blog yang bertema sok kuliner dan membahas urusan makan-makan. Sudah sering saya mendapat email bernada sama. Di »

Mi Gang Kelinci, Pasar Baru, Jakarta

Mi Pasar Baru Gang Kelinci, Jakarta

Gang Kelinci rupanya ndak hanya terkenal di dalam lagu, namun Gang Kelinci juga menyimpan cita rasa kuliner yang melegenda. Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan mencicipi menu ini bersama Mas Iman Brotoseno dan Mas Ipul pas saya ke Jakarta beberapa waktu yang lalu. Perjalanan kuliner kami berawal dengan disambut hujan. Berlari-lari kecil menyusuri lorong-lorong toko yang kebanyakan »

Sensasi Pedas-Manis-Dingin Rujak Es Krim

Rujak Es Krim

Pedas, biasanya membawa sensasi hot, panas, dan berkeringat. Lalu bagaimana kalo sensasi pedas justru dipadukan dengan nuansa manis dan dingin? Di Jogja, ada jajanan khas yang cukup banyak bertebaran. Jajanan yang mantab disantap di kala panas terik. Jajanan itu adalah Rujak Es Krim. Sebuah perpaduan yang ndak umum namun unik serta kreatif. Rasa pedas dipadukan dengan rasa »

Wedang Uwuh, Wedang "Sampah" Khas Imogiri

Wedang Uwuh Khas Imogiri

“Uwuh” dalam bahasa Jawa bermakna “sampah”. Sampah yang dimaksud adalah sampah dedaunan organik. Namun di Imogiri, Wedang Uwuh justru menjadi minuman khas. Meski bernama “uwuh”, namun minuman justru menyegarkan dan menyehatkan. Kok bisa? Makam raja-raja Yogyakarta dan Surakarta yang sering disebut dengan Pajimatan Imogiri ini rupanya mempunyai tradisi kuliner yang unik. Salah satunya adalah Wedang Uwuh. Disebut demikian memang »

Soto Djiancuk, Soto Uenak ala Jawa Timur

Soto Djiancuk

Kata “djiancuk” atau lebih sering diucapkan “jancuk” saja, bagi sebagian orang, terutama orang Jawa Timur, mempunyai arti yang kasar dan bisa ngajak perang. Namun di Jogja, kata “djiancuk” ini justru dijadikan branding oleh sebuah warung soto yang unik, yang mengklaim merupakan warung yang pertama dan satu-satunya di Jogja yang menyediakan menu soto ala Jawa Timur, terutama »

Jakarta Gudeg Hunting!

Warung Gudeg Jogja Hayam Wuruk

Belum sebulan kesasar di Jakarta, saya kok sudah kangen sama Jogja. Nah, untuk mengurangi rasa kangen, saya pun kemecer pengen makan gudeg. Ternyata, mencari gudeg di Jakarta ini gampang-gampang susah. Mencari gudeg dengan rasa original yang nJogja banget, membutuhkan kemampuan ndoyok yang super. Setelah bertanya sana-sini, saya mendapatkan beberapa informasi tentang koordinat gudeg yang boleh dipoedjiken. Rupanya seperti »

Soto Kuning Bogor

Soto Kuning Bogor

Ketika jeng-jeng ke Bogor beberapa waktu yang lalu, saya sempat mencicipi soto khas Bogor, yaitu Soto Kuning Bogor. Sebenernya di Bogor sendiri ada 2 gagrak soto, yaitu soto kuning dan soto bening. Kedua soto ini mengikuti pola dasar persotoan, yaitu soto bersantan dan soto ndak bersantan. Kali ini saya mencoba Soto Kuning yang dijual di seputaran Jalan »

Serabi Tanah Abang?

Penjual Serabi Tanah Abang

Sudah beberapa kali saya mengamati seorang ibu penjual serabi di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Duduk tanpa menggunakan dhasaran kecuali hanya sebuah dingklik, anglo, dan keranjang untuk menjajakan serabinya. Walau saya penasaran dengan serabi yang satu-satunya dijual di seputaran pasar ini, namun baru kemarin itu saya mampir mendekati ibu penjual serabi itu. Melihat bentuk serabi tersebut, »

Kue Gambir, Dodol Khas Bali

Kue Gambir Bali

Jumat lalu, Dewi mampir ke BHI. Beliau membawa oleh-oleh berupa brem, kacang, dan sebuah bungkusan berwarna ijo yang diikat rafia merah. Perhatian saya langsung tertuju ke benda yang terbungkus daun tersebut. Bungkusan apakah itu? Rupanya bungkusan yang mengundang gairah itu bernama Kue Gambir! Hoho.. Kue Gambir sendiri bisa dibilang oleh-oleh khas Bali yang kalah pamor dibandingkan dengan brem, »

JalanSutra Ngubek Pasar Bendungan Hilir

JalanSutra Ngubek Pasar Bendungan Hilir (Ngupas Benhil)

Setelah sukses dengan Beringharjo Hunting Tour, JalanSutra kembali menggelar acara Ngupas Benhil (Ngubek Pasar Bendungan Hilir). Selain menguak lokasi makan di dalam pasar, acara ini menjadi istimewa karena ada pembagian buku kuliner edisi ke-4yang ditulis oleh para dedengkot JS. Hujan yang turun sejak dini hari sempat membuat saya agak bermalas-malasan. Sempat terpikir saya mo ndak dateng. Tapi »

Ngubek Pasar Subuh Blok M

Suasana Pasar Subuh Blok M

Sebelum acara Ngupas Benhil, sebenernya saya udah melakukan acara pre-ngubek pasar. Bersama Yudi dan Pito, saya menjelajah Pasar Subuh Blok M Sabtu dini hari. Hujan yang turun sejak lepas tengah malam hari itu membuat suasana menjadi semakin mencekat. Hawa dingin menusuk kulit, pedih sepedih tusukan jarum-jarum air yang tak kunjung reda. Ah, tapi masih lebih pedih bila »

Kecap Zebra, Kecap Asli Bogor

Kecap dan Cuka Cap Zebra

Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra. Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada sejak kurang lebih 60 tahun yang lalu. Pabrik kecap ini berdiri pada tahun 1945 di daerah Gunung Batur, Bogor. Pabrik ini dibangun oleh Soedjono, seorang pembuat kecap yang mempunyai keahlian »

Kue Putu Tanpa Bambu

Kue Putu

Saya jadi teringat tebak-tebakan jaman kecil dulu. “Penjual apa yang menjajakan dagangannya dengan cara menangis?” Yak, pedagang Kue Putu, jawabannya. Bukan karena penjualnya beneran nangis, namun suara “hhuuuuuuu” panjang dari cerobong peluit yang tertiup uap air yang mirip dengan suara tangisan inilah sebabnya. Masih dari Bogor, saya menemukan kembali penjual Kue Putu. Namun yang unik, Kue Putu »

Bubur Ayam Subuh versus Bandrek Abah

Bubur Ayam Shubuh

Sebenernya kapan sih waktu yang mantab untuk makan bubur ayam? Pagi? Siang? Malam? Urusan buryam begini, si Nona van Bogor lebih pandai berpantun, eh menuntun. Namun pas Ngubek Pasar Subuh Blok M beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan sensasi berbeda dari bubur ayam. Menikmati bubur ayam dengan backsound adzan Subuh! Bubur Ayam, siapa sih yang »

Ayam Geprek Bikin Merem Melek

Ayam Geprek

Berawal dari rasa penasaran saya terhadap nama menu yang cukup terkenal di Bogor ini, saya pun akhirnya mencobanya. Rasa penasaran saya semakin bertambah apalagi setelah melihat begitu banyak orang yang rela antri berdiri-diri hanya demi menikmati sepotong daging ayam. Bertempat di warung Ayam Geprek Istimewa, Jl. Bangbarung Raya No. 54, Bantarjati, Bogor, warung ini terletak berada di »


Cari JengJeng


Tags JengJeng


Halaman Depan

Museum Bank Indonesia, Museum Bermultimedia

Museum Bank Indonesia

Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »

Museum Bank Mandiri, Potret Perbankan Masa Lalu

Lobi Museum bank Mandiri

Rasa penasaran saya terhadap bangunan berarsitektur Indische dengan gaya Nieuw-Zakelijk yang terletak di depan Stasiun BEOS (Jakarta Kota) tertuntaskan sudah. Museum Bank Mandiri, nama gedung itu »

Balibul yang Bahagia

Happy Gembul!

“Setelah hampir duapuluh tahun tidak ada yang merayakan ulang tahun saya”, ucapan lirih penuh haru itu keluar dari mulut Kang Gembul, malam itu. Saya bisa merasakan »

Ayam Geprek Bikin Merem Melek

Ayam Geprek

Berawal dari rasa penasaran saya terhadap nama menu yang cukup terkenal di Bogor ini, saya pun akhirnya mencobanya. Rasa penasaran saya semakin bertambah apalagi setelah melihat »

Bubur Ayam Subuh versus Bandrek Abah

Bubur Ayam Shubuh

Sebenernya kapan sih waktu yang mantab untuk makan bubur ayam? Pagi? Siang? Malam? Urusan buryam begini, si Nona van Bogor lebih pandai berpantun, eh menuntun. »

Kue Putu Tanpa Bambu

Kue Putu

Saya jadi teringat tebak-tebakan jaman kecil dulu. “Penjual apa yang menjajakan dagangannya dengan cara menangis?” Yak, pedagang Kue Putu, jawabannya. Bukan karena penjualnya beneran nangis, namun »

Kecap Zebra, Kecap Asli Bogor

Kecap dan Cuka Cap Zebra

Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra. Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada »