<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jengjeng matriphe! &#187; bhi</title>
	<atom:link href="http://jengjeng.matriphe.com/tag/bhi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jengjeng.matriphe.com</link>
	<description>pengen jalan-jalan, makan-makan, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 11:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://jengjeng.matriphe.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Bloger Days Penggoda Iman</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 09:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[bhi]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/04/08/bloger-days-penggoda-iman.html</guid>
		<description><![CDATA[Bloger Days di Jakarta kemarin berlangsung beda. Ndak, saya ndak ngomongin soal acara Blogger Day yang digagas British Council itu, namun Bloger Days versi saya. Empat hari tiga malam saya terdampar di kota laknat Jakarta semakin meneguhkan anggapan saya bahwa di Jakarta itu banyak penggoda iman.. Hari pertama, saya menginjakkan kaki di stasiun Pasar Senen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/bloger-days1.jpg" alt="Bloger Days" title="Bloger Days" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1182" /></p>
<p>Bloger Days di Jakarta kemarin berlangsung beda. Ndak, saya ndak ngomongin soal acara <a href="http://bcnow60.org/news/admin/british-council-blogger-day/" title="British Council Blogger Day" target="_blank">Blogger Day yang digagas British Council</a> itu, namun Bloger Days versi saya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Empat hari tiga malam saya terdampar di kota laknat Jakarta semakin meneguhkan anggapan saya bahwa di Jakarta itu banyak penggoda iman.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p><span id="more-666"></span>Hari pertama, saya menginjakkan kaki di stasiun Pasar Senen Subuh hari. Geliat kehidupan kota pun sudah mulai terasa. Beda dengan di Jogja yang jam segini masih tidur molor memeluk guling.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sleep.gif' alt='&#124;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='21' height='18' title='&#124;&#45;&#41;' /></p>
<p>Tujuan pertama saya adalah kediaman petinggi <acronym title="Bunderan hotel Indonesia, sengaja gak pake 'H'">BI</acronym> di bilangan Sarinah Thamrin. Jam 5 lewat 15 menit, bus Transjakarta koridor 2 berwarna biru berhenti di halte Pasar Senen. &#8220;Wah, rame juga ya?&#8221;, gumam saya dalam hati.</p>
<p>Singkat kata, setelah berjejal-jejal di halte transit Harmoni dan berebut tempat di dalam bus koridor 1, sampailah saya di kediaman <a href="http://bangsari.blogspot.com/" title="Bangsari" target="_blank">Mas Ipul</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Siang itu, agenda saya kurang begitu menarik. Berkunjung ke sebuah kantor di kawasan Kebon Jeruk, mengharuskan saya menikmati rute P.77 bus Mayasari Bakti.</p>
<p>Dasar ndeso, saya barulah tau yang namanya Jembatan Semanggi, Jembatan Slipi, dan Gedung Sirkus Rakyat itu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Saya pun sempat merasakan yang namanya macetnya Jakarta, berjuang berebut bis di gerbang tol Kebon Jeruk-Tomang, melakukan hal-hal bodoh ala warga Jakarta seperti menyeberang jalan seenak udel kuda, dan sebagainya.</p>
<p>Malamnya, saya merasakan kuliner Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang terkenal itu. Menikmati Nasi Goreng Kebon Sirih, jelas lebih afdol kalo langsung dari asalnya, Gang Kebon Sirih I Jakarta Pusat.</p>
<p>Hari kedua saya pun ndak jauh beda dengan hari pertama. Merasakan ganasnya Jakarta yang sedikit demi sedikit saya toleransi, walau dalam hati tetap saja mengumpat, &#8220;ASUUU&#8230; Kutho opo iki?!!&#8221;</p>
<p>Jumat malam tentunya menjadi malam sakral. Ya, berkumpul di landmark baru Jakarta, Bunderan HI, menjadi ajang yang saya tunggu jika sedang sial terdampar di Jakarta.</p>
<p>Malam itu saya ketemu bloger-bloger kondang. Tentu saja saking banyaknya, saya sendiri ndak hafal dengan nama-nama mereka. Namun yang berkesan buat saya adalah <a href="http://yulian.firdaus.or.id/" title="Yulian Firdaus" target="_blank">Mas Jay</a> yang ternyata orangnya asyik juga. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Bisa dipastikan acara <a href="http://juminten.wordpress.com/" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">Juminten</a> di Jogja sedikit berkurang formasinya karena <a href="http://tikabanget.com/" title="tikabanget" target="_blank">Tika</a> sama <a href="http://hermansaksono.com/" title="Herman Saksono" target="_blank">Momon</a> juga hadir di BHI. Namun menurut rekan-rekan di <a href="http://cahandong.org/" title="Kasultanan Ndoyokarta Hadiningrat" target="_blank">Kasultanan</a>, acara Juminten kemarin justru bertabur tomat segar. Aseng.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Lelah bergojek kere di pelataran Plaza Indonesia, saya dan beberapa rekan diangkut ke apartemennya <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/" title="Iman Brotoseno" target="_blank">Mas Iman</a> di kawasan Rasuna Said.</p>
<p>Sampai di sana pun rupanya ndak bisa langsung tidur. Maklum wong ndeso, jadi agak kaget kalo tidur di apartemen. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Sabtu pagi sampe siang, dihabiskan dengan leyeh-leyeh. La maklum, cuaca Jakarta hari itu puanas kayak kena bocoran neraka. Di apartemen, AC yang disetel begitu dingin membuat nyaman berleyeh-leyeh di kasur empuk. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Mas Iman pun ngajakin ke kawasan Kota Tua sorenya. Asem, godaan ini membuat saya goyah. Rencana pulang ke Jogja malamnya terpaksa ditunda besok pagi karena Mas Iman mengajak saya untuk makan malam bersama <a href="http://buanadara.wordpress.com/" title="Sarah" target="_blank">Sarah</a> di restoran Dapur Babah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p>Duh, godaan yang ndak bisa ditolak! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_doh.gif' alt='&#35;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#35;&#45;&#111;' /></p>
<p>Di Kota Tua, saya bertemu lagi dengan Mas Jay yang rupanya juga lagi hunting foto. Selepas berhunting foto, kami pun menuju Kafe Batavia, sebuah kafe eksotis bernuansa Eropa tempo dulu yang berada di sisi utara Taman Fatahillah.</p>
<p>Sayangnya, di resto ini ndak diperkenankan mengambil gambar. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Dari Kafe Batavia, kami pun meluncur ke Jalan Veteran I, menuju retoran Dapur Babah. Dari 3 rumah makan grup Hotel Tugu ini, Dapur Babah di kawasan ini bisa dibilang merupakan restoran kelas elit.</p>
<p>Restoran bernuansa Cina yang kental namun dipadukan dengan nuansa Jawa begitu eksotis. Aroma terapi dari wewangian yang dibakar dan remang-remang cahaya lilin memberikan kesan romantis sedikit mistis.</p>
<p>Meja-meja kayu, hiasan keramik, patung-patung, dan lukisan yang dipasang di dinding semakin memperkuat kesan asimilasi Cina-Jawa-nya. Para pelayannya pun tak kalah ciamik penampilannya. Kesannya seperti berada di negara antah berantah.</p>
<p>Namun sayang, nuansa ini justru rusak karena lagu yang diputar justru lagu-lagu populer jaman sekarang. Andai saja lagu-lagu Cina jadul atau lagu ber-genre bosanova yang diputar, tentu akan semakin serasi dengan konsep resto ini.</p>
<p>Namun beda dengan saya. Ruangan seperti ini justru memberikan kesan singup. Suasana makan pun menjadi sedikit kurang greget.</p>
<p>Lagi-lagi, kami dilarang mengambil gambar di dalam resto ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Rencana pulang ke Jogja saya akhirnya tertunda lagi. Mas Iman menggoda saya dengan menawarkan paket jeng-jeng ke Museum Nasional (Museum Gajah).</p>
<p>Argghh!!! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_witsend.gif' alt='&#126;&#88;&#40;' class='wp-smiley' width='44' height='18' title='&#126;&#88;&#40;' /> Kenapa godaanmu begitu kuat, Mas! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/banghead.gif' alt='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' class='wp-smiley' width='25' height='20' title='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/museum-gajah.jpg' alt='Museum Nasional (Museum Gajah)' /></p>
<p>Minggu siang kami habiskan di museum yang begitu luas ini. Favorit saya, tentu saja ruang luar yang menyimpan arca-arca dan batu-batu candi.</p>
<p>Demi keamanan, lagi-lagi kami dilarang mengambil gambar di dalam museum ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Sayang sekali saya belum sempet menikmati seluruh ruangan yang ada di museum ini. Suasana yang rame semakin membuat saya ilfill untuk menikmati tour de museum ini.</p>
<p>Namun sisi positifnya, banyak anak-anak yang dibawa keluarganya untuk berwisata di sini. Mengenalkan kebudayaan dan sejarah kepada anak-anak di usia dini tentu menjadi modal yang bagus, daripada dibawa ke mall dan pusat perbelanjaan.</p>
<p>Dari Museum Nasional, Mas Iman mengajak kami bernostalgia dengan mencicipi Mi Gondagdia yang legendaris itu.</p>
<p>Mas Iman bercerita, sejak jaman dia sekolah, dia hampir tiap hari makan di sini. Bahkan bapak tua penjaga kasir itu merupakan putra dari pemilik restoran ini. Dulunya, bapak tua tersebut berada di depan panci, yang bertanggung jawab atas kelezatan mi-nya.</p>
<p>Restoran sederhana seperti inilah yang saya suka. Walau tetep mahal harganya, suasana sederhana dan kerakyatan semacam ini yang membuat kenikmatan makan bertambah.</p>
<p>Saya pun membuktikan cerita legenda kedahsyatan Mi Gondangdia ini. Mi-nya bener-bener kenyal, ulet, namun empuk. Mi yang konon bikinan sendiri ini memiliki kadar gluten yang pas, membuat mi begitu liat namun mudah dipotong dengan gigi ketika berada di mulut.</p>
<p>Namun sayang, saya ndak membawa kamera saya. Saya minder setelah Mas Iman berkata kalo Canon, merk kamera saya, adalah merk untuk mesin fotokopi, bukannya merk kamera. Asem.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari kawasan Gondangdia, kami segera meluncur ke Pacific Place, lokasi diadakannya Blogger Day besutan British Council itu.</p>
<p>Rupanya di sana berkumpullah para bloger kondang yang selama ini cuma saya temui di ranah maya di Warung Podjok. &#8220;Ah, ini sih bukan warung&#8221;, batin saya.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Sebuah template perkenalan pun spontan tercetus ketika bersalaman dengan mereka-mereka ini.</p>
<p>&#8220;Halo, saya Zam..&#8221; *salaman* &#8220;Oh, ini si Anu pemilik blog Itu ya? Wah, blognya bagus banget loh. Saya suka bacanya, meskipun saya ndak pernah komen&#8221; *muka sok kenal dan sok akrab* <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dengan berbagai cara, akhirnya saya bisa menyusup dan duduk di antara para bidadari, Sarah dan <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" title="Chika" target="_blank">Chika</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p>Serasa jadi orang tertampan sedunia, dab! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sunglas.gif' alt='&#98;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#98;&#45;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/orang-tampan.jpg' alt='Serasa orang tertampan sedunia!' /></p>
<p>Mas Iman awalnya kembali meluncurkan godaannya lagi. Namun akhirnya godaan tersebut ndak mempan karena saya memutuskan untuk pulang ke Jogja malam itu juga.</p>
<p>Lain kali aja ya, Mas! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Matur nuwun buat semuanya! Maap kalo nama-nama njenengan semua ndak kesebut di postingan ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeng-Jeng Jakarta</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 17:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelogue]]></category>
		<category><![CDATA[bhi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/14/jeng-jeng-jakarta.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya sudah lama saya mo posting ini, tapi kemarin masih kerepotan dan belum bisa berhubungan dengan dunia internet, maka baru sekarang saya sempat posting. Biar basi yang penting posting! Hari Jumat-Sabtu (7-8/12) lalu saya berkesempatan jeng-jeng ke Jakarta. Kesempatan ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jakarta. Huehehe, maklum wong ndeso! Banyak pengalaman yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/hello-jakarta1.jpg" alt="Hello Jakarta!" title="Hello Jakarta!" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1220" /></p>
<p>Sebenernya sudah lama saya mo posting ini, tapi kemarin masih kerepotan dan belum bisa berhubungan dengan dunia internet, maka baru sekarang saya sempat posting. Biar basi yang penting posting! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Hari Jumat-Sabtu (7-8/12) lalu saya berkesempatan jeng-jeng ke Jakarta. Kesempatan ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jakarta. Huehehe, maklum wong ndeso! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Banyak pengalaman yang saya dapat selama 2 hari di ibukota ini, baik yang menyenangkan maupun yang mbikin emosi. Saya menikmatinya, menikmati kebangsatan dan kelaknatan kota yang katanya megapolitan ini.</p>
<p><span id="more-496"></span>Sekali lagi blog membuktikan kekuatan magisnya, ndak hanya trend sesat atau cuma wadah narsis aja, blog ternyata mampu menjalin persaudaraan.</p>
<p>Temen-temen blogger, yang belum pernah saya temui sebelumnya, bener-bener membantu saya dalam mengarungi kehidupan di kota kejam ini.</p>
<p>Makasih buat temen-temen blogger, terutama <a href="http://b-h-i.blogspot.com/" title="Bunderan Hotel Indonesia" target="_blank">BHI</a> atas sambutan dan kerepotan yang ditimbulkan akibat kedatangan saya ke Jakarta. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_worship.gif' alt='&#94;&#58;&#41;&#94;' class='wp-smiley' width='32' height='18' title='&#94;&#58;&#41;&#94;' /></p>
<p>Saya ke Jakarta karena ada suatu keperluan, tapi bukan saya namanya kalo kesempatan macam ini ndak dipake buat jeng-jeng. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Saya sama sekali ndak punya gambaran mo ngapain di Jakarta. Saya bahkan buta sama sekali dengan yang namanya Jakarta.</p>
<p>Awalnya saya berniat untuk <em>ndoyok</em> bin nggelandang, atau istilah lain yang lebih keren, sok backpacking-an. Pokoke waton berangkat, soal ntar nginep di mana, mo ngapain, dipikir belakangan.</p>
<p>Namun karena berbagai pertimbangan, akhirnya metode pendoyokan yang biasa saya terapkan itu akhirnya saya rubah. Saya pun membeli peta Jakarta untuk orientasi medan. <a href="http://i43.photobucket.com/albums/e357/ineanto/1170123088.jpg" title="Peta Busway TransJakarta" target="_blank">Peta Busway TransJakarta</a> pun saya download lalu saya print sebagai bekal.</p>
<p>Wis pokoke nggaya banget dan yak-yak-o. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Soal tempat menginap selama saya di Jakarta, saya ditawari tempat menginap di Istana Wapres BHI di kawasan Kebon Kacang oleh <a href="http://bangsari.wordpress.com/" title="Bangsari" target="_blank">Kang Ipul</a> berkat bantuan <a href="http://igncahyo.wordpress.com/" title="bagonk" target="_blank">Kang Bagonk</a>.</p>
<p>Beruntung, apalagi lokasi Istana BHI memang ndak jauh dari tempat saya menyelesaikan keperluan, di jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, tepatnya sekitaran Patung Tani.</p>
<p>Berangkat dari Jogja naek kereta Senja Utama Jogja hari Kamis (6/12) malem. Gara-gara ada kerjaan yang kudu diberesin, saya ndak sempet packing sebelumnya. Ditambah hujan yang mengguyur sejak siang membuat saya hampir ketinggalan kereta karena datang mepet setelah diantar <a href="http://annots.wordpress.com/" title="Annots" target="_blank">Annots</a> ke stasiun.</p>
<p>Kurangnya persiapan plus kebiasaan saya kalo jeng-jeng tanpa rencana, membuat beberapa hal penting lupa dilakukan. Peta Jakarta dan peta busway TransJakarta yang saya persiapkan justru ndak saya bawa. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>JAKARTA MENYAMBUT</strong></p>
<p>Sampai di Jakarta pagi Subuh. Karena saya buta sama sekali sama Jakarta dan moda transportasinya, rencananya saya akan dijemput ajudan pak Wapres BHI, <a href="http://colonelseven.wordpress.com/" title="Balibul" target="_blank">Kang Iqbal</a> di stasiun Pasar Senen.</p>
<p>Begitu tiba di Jakarta, saya langsung menjadi korban kejahilan sang ajudan. Namun kejahilan dari Kang Balibul ini menjadi &#8220;sambutan&#8221; yang sangat berkesan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Ceritanya gini, rencananya Kang Balibul akan menjemput saya pake motor. Turun dari kereta, saya langsung dicecar dengan tawaran tukang ojek maupun tukang bajaj. Tentu saya menolak dengan pasang tampang sok galak, cuek, dan jumawa. Maksudnya sih biar ndak diganggu gitu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_mean.gif' alt='&#58;&#45;&#62;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#62;' /></p>
<p>Saya pun menunggu jemputan di halte depan stasiun. SMS dari Kang Balibul bilang kalo dia baru aja bangun. Ya udah, saya pikir agak lama.</p>
<p>Karena badan capek dan mata ngantuk berat karena ndak bisa tidur nyenyak di kereta, pikiran saya saat itu pengen segera dijemput dan segera beristirahat.</p>
<p>Mak jegagik ada orang yang tiba-tiba duduk di samping saya. Tanpa melihat mukanya, saya cuekin aja tu orang.</p>
<p>Tiba-tiba dia nawarin saya rokok. Saya pun menolak dengan sok cuek. First lesson: jangan percaya dan mudah menerima tawaran orang yang tak dikenal.</p>
<p>Tak berapa lama ni orang nanya-nanya sok akrab, &#8220;mo ke mana, mas?&#8221;. Second lesson: waspada dengan orang yang sok kenal dan sok akrab.</p>
<p>&#8220;Oh, mo pulang..&#8221;, jawab saya cuek sambil pura-pura mainan HP <strike>biar ndak disuruh mbayar</strike> dan berharap jemputan segera datang.</p>
<p>&#8220;Udah, naik taksi aja yuk..&#8221;, tawar orang di samping saya tadi. Anjrit! Sopir taksi gelap nyari mangsa nih, pikir saya.</p>
<p>&#8220;Ndak, saya nunggu jemputan, kok..&#8221;, tolak saya dengan nada sok tegas berharap ni sopir taksi gelap enyah.</p>
<p>&#8220;Dijemput ma siapa, mas?&#8221;, tanya ni orang lagi. Jamput!</p>
<p>&#8220;Dijemput kakak saya!&#8221;, jawab saya sambil mikir rese banget sih ni orang.</p>
<p>Ndak berapa lama, tu orang bilang, &#8220;la ini kakakmu di sini..&#8221;, sambil nunjuk Kang Ipul yang duduk di sampingnya lalu ketawa nguakak. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p>Jamput! Asyu! Bajirut! Pokoke semua nama hewan langsung meluncur ketika tau orang yang nanya-nanya saya tadi itu Kang Balibul! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/banghead.gif' alt='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' class='wp-smiley' width='25' height='20' title='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' /></p>
<p>Kang Balibul semakin nguakak penuh kemenangan! Huasyu.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>NDOYOK JAKARTA</strong></p>
<p><a href="http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/" title="diditjogja" target="_blank">Didit</a>, kawan sependoyokan saya ternyata nyusul juga ke Jakarta karena ada keperluan yang hampir sama, namun beda lokasi. Ya sudah, sekalian saja dia ditransitkan ke Kebon Kacang.</p>
<p>Abis Jumatan, hujan deres turun. Sial, padahal saya mo orientasi medan dulu. Tapi untung hujan tak lama, sekitar pukul 14.00 saya keluar dari Kebon Kacang lalu berjalan kaki menuju Patung Tani.</p>
<p>Jalan kaki? Iya, jalan kaki. Sebenernya saya sudah dikasih ancer-ancer dan mode transportasi yang digunakan untuk sampai ke sana, tapi melihat trotoar yang begitu lebar dan bagus banget, membuat kaki ini tergoda untuk menapakkan kaki di atasnya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Trotoar di sini rupanya cukup nyaman, lebar, dan sepi. Mungkin karena ndak ada yang mo jalan kaki kali, ya? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Setelah urusan selesai, saya pun kansenan sama Didit untuk ketemu di Masjid Wali Songo di kawasan Kwitang. Dari situ kami lalu ke Plaza Atrium dengan berjalan kaki lagi. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Kita orang ke Plaza Atrium karena Didit mo beli baju ma celana dalam buat bekal nginep. Dia emang ndak ada rencana nginep sebelumnya, jadi dia ndak bawa pakaian ganti sama sekali.</p>
<p>Berhubung saya jarang masuk mol, saya bingung plongah-plongoh saat masuk sana. Wis, pokoke malu-maluin banget lah! Makanya, lain kali jangan ajak saya ke mol, ya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari Senen, kami kembali ke Kebon Kacang naik busway. Yeah, ini adalah pertama kalinya saya naik busway! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari Koridor 2 kami pindah ke Koridor 1 di Halte Harmoni lalu turun di Halte Sarinah. Sebelumnya kami ngontak <a href="http://ismail85.web.ugm.ac.id/" title="Tupic" target="_blank">Tupic</a> dulu untuk ketemuan di Halte Sarinah.</p>
<p>Di Halte Sarinah, kami nguakak-ngakak kek orang gila dan diliatin orang sehalte. Yo ben! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>KUMPUL BUNDERAN HOTEL INDONESIA</strong></p>
<p>Setelah itu kami kembali ke Istana Wapres dan ketemu sama <a href="http://luthfi.wordpress.com/" title="Luthfi" target="_blank">Luthfi</a> penguasa Istana Bogor. Setelah berbasi-basi sejenak, kami pun meluncur ke lokasi konferensi Kasultanan BHI di emperan depan Plaza Indonesia.</p>
<p>Saya kira warga BHI itu ngumpulnya di emperan kolam tengah bunderan yang ada patung Selamat Datang-nya itu je. Ternyata di emperan depan Plaza Indonesia. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Di sana, kami nguakak-nguakak, gojek kere, guyon goblok, pokoke menyenangkan. Ketemu orang-orang hebat ber-casing mlarat berjiwa ningrat yang mampu menghilangkan penat. Pokoke dahsyat!</p>
<p>Sejak pertama tiba di Jakarta, saya sudah stres. Bawaannya pengen misah-misuh, emosi, gara-gara liat kesemrawutan kota dan tingkah laku masyarakatnya yang biacilak tenan. Hajinguk, kutho opo iki?! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Tapi setelah ketemu temen-temen BHI, rasanya saya menemukan kembali hawa-hawa bersahabat. Suasana akrab yang meneduhkan..</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/bhi2.jpg' alt='Warga BHI kumpul' /></p>
<p>Saya sendiri ndak ingat semua yang dateng malam itu. Ada <a href="http://bahtiar.wordpress.com/" title="Bahtiar">Pak Presiden</a> dan <a href="http://bangsari.blogspot.com/" title="Bangsari" target="_blank">Pak Wapres</a>, <a href="http://colonelseven.wordpress.com/" title="Balibul" target="_blank">Kang Balibul</a>, <a href="http://hadik.blogspot.com/" title="Hadik" target="_blank">Gus Pitik</a>, <a href="http://e-ndiks.blogspot.com/" title="Endiks" target="_blank">Kang Endiks</a>, <a href="http://www.buih-ombak.com/" title="Mikow" target="_blank">Kang Mikow</a>, <a href="http://zumux.blogdrive.com/" title="Pakde Zumux" target="_blank">Pakde Zumux</a>, <a href="http://sekadarblog.com/" title="Hedi" target="_blank">Kang Hedi</a>, <a href="http://fanabis.blogsome.com/" title="Fanabis" target="_blank">Kang Kw</a>, <a href="http://omith.blogspot.com/" title="Omith" target="_blank">Mitha</a>, <a href="http://vivink.blogspot.com/" title="Pinkina" target="_blank">Mbak Vivink</a>, <a href="http://luthfi.wordpress.com/" title="Luthfi" target="_blank">Luthfi</a>, <a href="http://pantomimus.wordpress.com/" title="Yudhi" target="_blank">Kang Yudhi</a>, ama <a href="http://pitopoenya.blogspot.com/" target="_blank" title="Pito">Pito</a>. Bahkan <a href="http://ndorokakung.com/" title="Ndoro Kakung" target="_blank">Ndoro Kakung</a>, <a href="http://enda.goblogmedia.com/" title="Enda Nasution" target="_blank">Kang Enda</a>, sama <a href="http://blogombal.org/" title="Paman Tyo" target="_blank">Paman Tyo</a> pun datang.</p>
<p>Matur nuwun, kawan-kawan. Di sini saya menemukan sisi Jakarta yang menyenangkan. Hayah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Selain ngobrol-ngobrol, ada kejadian luar biasa yang baru pertama kali terjadi di BHI. Satpol PP tiba-tiba datang, menciduk orang-orang marjinal yang kebetulan beristirahat melepas lelah di sana dengan sadisnya.</p>
<p>Mereka diangkut ke mobil tanpa ampun. Orang-orang kumuh itu hanya bisa berteriak dan meronta. Hati saya pedih, melihatnya saja saya tak tega. Sekali lagi hati ini mengumpat dalam hati, tak berperikemanusiaan!! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_angry.gif' alt='&#120;&#40;' class='wp-smiley' width='34' height='18' title='&#120;&#40;' /></p>
<p>Suasana cukup tegang dan mencekam. Saya yang bertampang kere dan lusuh ini jelas kethar-kethir, takut keciduk juga. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_worried.gif' alt='&#58;&#45;&#83;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#83;' /></p>
<p>Malam semakin larut dan akhirnya kumpul-kumpul BHI itu bubar. Saya, Didit, Tupic, Luthfi, tidur di Istana Presiden BHI yang juga berada di Kebon Kacang, ndak jauh dari Istana Wapres. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tired.gif' alt='&#40;&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#40;&#58;&#124;' /></p>
<p><strong>JENG-JENG JAKARTA TUA</strong></p>
<p>Jujur, saya ndak suka Jakarta. Menurut saya ndak ada yang menarik di Jakarta, selain museum dan bangunan-bangunan tuanya!</p>
<p>Ya, saya suka bangunan tua, heritage, dan sebangsanya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#88;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#88;' /></p>
<p>Sabtu siang, saya dan Didit berencana ke Museum Fatahillah yang terletak di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Kawasan ini mirip dengan Kawasan Kota Lama di Semarang, namun gedung-gedung di sini masih &#8220;lebih terawat&#8221; daripada yang di Semarang, meskipun sama-sama terkesan terbengkalai.</p>
<p>Dari Halte Sarinah, kami langsung menuju Stasiun Jakarta Kota pake busway Koridor 1. Setelah turun di Stasiun Jakarta Kota, berjalan sedikit ke utara, kita pun sampai di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua.</p>
<p>Di kawasan ini setidaknya ada 5 buah museum, antara lain Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Museum Fatahillah (Museum Sejarah Jakarta).</p>
<p>Saat itu Museum Fatahillah sedang direnovasi, sehingga bilah-bilah bambu yang menempel di dinding terlihat sedikit mengganggu (kegiatan berfoto-foto narsis). <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/fatahillah.jpg' alt='Museum Sejarah Jakarta' /></p>
<p>Museum Fatahillah sendiri berisi benda-benda peninggalan dan cerita-cerita sejarah Jakarta mulai dari jaman pra-sejarah hingga masa kini.</p>
<p>Gedungnya sendiri dibangun pada tahun 1707 yang dulunya digunakan sebagai gedung balaikota (Stadhuis) Batavia. Kemudian gedung ini diresmikan sebagai museum pada tanggal 30 Maret 1974 oleh gubernur Jakarta saat itu, Bapak Ali Sadikin.</p>
<p>Yang unik, batu pertama pembangunan museum ini dilakukan oleh Petronella Wilhelmina van Hoorn pada tangal 25 Januari 1707 yang kala itu berusia 8 tahun. Wilhelmina sendiri merupakan putri dari Gubernur Jendral Hindia Belanda saat itu, Van Hoorn.</p>
<p>Di depan museum kita dapat menemukan batu-batu dari halaman depan istana The Dam Armsterdam yang merupakan bagian dari proyek &#8220;Moving the World &#8211; De Dam 2004&#8243; yang merupakan kerjasama antara 8 kota lainnya di dunia, yaitu Jakarta, Antwerpen, Oslo, Copenhagen, Kairo, Athena, Casablanca, dan Ankara.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/batu-batu.jpg' alt='Batu dari 8 kota di depan Museum Sejarah Jakarta' /></p>
<p>Di dalam museum terdapat benda-benda peninggalan mulai dari jaman pra-sejarah, peninggalan kerajaan Tarumanegara, hingga peninggalan VOC yang berupa mebel-mebel antik.</p>
<p>Saya baru tau bentuknya Prasasti Kebon <strike>Kacang</strike> Kopi, Prasasti Ciaruteum, Prasasti Tugu, dan sebagainya yang dulu selalu saya cuekin pas pelajaran Sejarah. Tentu prasasti-prasasti ini hanya replikanya saja. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> </p>
<p>Di halaman belakang, kita dapat menemukan patung Hermes yang menurut mitologi Yunani merupakan Dewa Keberuntungan.</p>
<p>Patung yang terbuat dari logam ini dulu berada di Jembatan Harmoni, lalu kemudian demi keamanan dipindahkan ke museum ini dan di Jembatan Harmoni dibuatkan replikanya.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/hermes.jpg' alt='Patung Hermes' /></p>
<p>Selain Patung Hermes, kita dapat pula melihat meriam Si Jagur yang terkenal itu. Dulu meriam ini berada di depan gedung museum, lalu pada tanggal 22 November 2002 pada bulan Ramadhan setelah sholat Tarawih, meriam ini dipindahkan ke halaman belakang museum.</p>
<p>Meriam ini sangat terkenal dengan mitos kesuburannya. Jadi ada mitos yang beredar bahwa meriam ini mampu memberikan kesuburan karena bagian punggung meriam yang ada moncong berupa tangan mengepal dengan ibu jari dijepit jari telunjuk dan jari tengah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/si-jagur.jpg' alt='Meriam Si Jagur' /></p>
<p>Pada bagian punggung meriam terdapat tulisan &#8220;<em>ex me ipsa renata sum</em>&#8221; yang artinya kurang lebih &#8220;<em>dari diriku sendiri aku lahir kembali</em>&#8220;. Konon meriam ini dibuat dengan cara melebur 16 buah meriam kecil-kecil.</p>
<p>Meriam ini dibuat oleh M.T. Bocarro di Macao yang kemudian dibawa ke Malaka untuk memperkuat benteng Portugis. Tahun 1641, Malaka jatuh ke tangan VOC dan meriam ini dibawa ke Batavia.</p>
<p>Di sini kita juga melihat penjara-penjara yang berada di bawah gedung. Penjara ini berbentuk setengah lingkaran yang kita harus membungkuk bila memasukinya. Di dalamnya terdapat bola-bola besi yang digunakan untuk mengikat kaki para tahanan.</p>
<p>Dulu, ruangan-ruangan ini digunakan untuk menampung sekitar 80-an orang tahanan. Ada 5 buah ruang penjara yang masih utuh sampe sekarang.</p>
<p>Selesai menjelajah Museum Sejarah Jakarta, kami pun keluar. Kami saat itu ingin melanjutkan ke Museum Wayang yang letaknya tak jauh dari Museum Sejarah Jakarta ini, namun apa daya museum telah tutup karena waktu menunjukkan pukul 15.00.</p>
<p>Kami pun berjalan keliling-keliling menikmati arsitektur Kota Tua ini sambil nyeruput Es Potong! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/kota-tua.jpg' alt='Jeng-jeng di Kota Tua' /></p>
<p>Foto-foto narsis saya lainnya ada di <a href="http://matriphe.multiply.com/photos/album/21/Museum_Sejarah_Jakarta" title="Museum Sejarah Jakarta" target="_blank">Galeri Foto Multiply saya</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><strong>NDOYOK JAKARTA JILID DUA</strong></p>
<p>Sebenernya kami pengen menjelajah museum-museum lainnya, namun apa daya waktunya yang ndak ada, membuat kami mengurungkan niat. Padahal kami yakin, banyak hal menarik yang akan kami temukan di museum-museum ini.</p>
<p>Kami pun pulang menumpang busway. Kami pun mampir dulu ke stasiun Pasar Senen untuk membeli tiket kereta Fajar Utama Yogyakarta buat saya pulang ke Jogja.</p>
<p>Dari stasiun Pasar Senen, terbersit ide tolol namun terdengar menyenangkan. Daripada kami sumpek, emosi, dan umpel-umpelan di busway, kami memilih berjalan kaki dari Pasar Senen ke Sarinah Thamrin! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Pas nyampe di jalan Merdeka Selatan, kembali muncul ide tolol untuk ke Monas demi melihat Lingga dan Yoni raksasa. Tapi untung lah, pikiran jernih kembali menguasai kami kembali sehingga niatan tolol itu akhirnya urung. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Nikmatnya berjalan kaki, kami bisa menemukan hal-hal yang unik-unik. Ndak sengaja mata kami melihat gerbang bertuliskan: Pusat Jajanan Sabang, yang terletak di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.</p>
<p>Namun sayang, kami ndak sempet ngicip-icip di sana meski kami menyusuri jalan tersebut dan cuma bisa nelan ludah. La harga makanan di Jakarta ini mahalnya minta ampun!</p>
<p><strong>TERIMA KASIH DAN MAAF</strong></p>
<p>Saya mo ngucapin terima kasih buat berbagai pihak yang telah bersedia saya repoti, antara lain Kang Ipul, Kang Balibul, dan Kang Bahtiar atas tempat menginap dan cerita serta petuah-petuah njenengan.</p>
<p>Juga buat Kang Hedi dan Kang Kw, bayangan saya sebelum ketemu njenengan-njenengan itu beda banget loh. Ternyata njenengan lebih dari yang saya bayangkan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Juga buat Didit dan Tupic, rekan sependoyokan saya, pokoke ndoyok everywhere! Hidup ndoyok! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/rock.gif' alt='&#58;&#114;&#111;&#99;&#107;' class='wp-smiley' width='29' height='25' title='&#58;&#114;&#111;&#99;&#107;' /></p>
<p>Maaf juga buat <a href="http://venus-to-mars.com/" title="Simbok Venus" target="_blank">Simbok</a> yang sempet misuh-misuh gara-gara ndak saya kasih tau. Maaf, mbok, saya ndak mau ngerepoti njenengan. Tapi saya janji kalo ada waktu, saya bakalan main ke rumah njenengan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p>Buat <a href="http://garden-fairy.net/" title="Ria Patria" target="_blank">Ria</a> karena ternyata kita ndak bisa ketemuan, maapken saya karena hari Sabtu itu saya masih di Kota Tua, je. Mungkin lain kali ya, kita ketemuan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Buat temen-temen De Marko, <a href="http://thestoopid.multiply.com/" title="Adi thestoopid" target="_blank">Adi</a> yang saya ndak jadi nginep di tempat ente karena Bekasi ke Menteng itu jauh, kawan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Juga buat <a href="http://templank.web.id/" title="Ridho" target="_blank">Ridho</a> yang udah nungguin di tempat Jono karena nungguin kaos. Sori, Dho! Lebih baik ente ngontak Kang Ipul langsung. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Tak lupa kepada semua pihak yang ndak bisa saya sebutkan satu persatu. Matur nuwun! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p>Mungkin lain kali <a href="http://sekadarblog.com/2007/12/08/zam-matriphe/" title="Blogger Kondang" target="_blank">kereblog kuper karena jarang blogwalking</a> macam saya ini datang lagi, njenengan-njenengan ndak keberatan, kan? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

