Sabtu, 24 Januari 2009, lalu saya nonton Film Rabbit-Proof Fence pada acara Australian Film Festival & Art Exhibition yang bertema "Dreaming Stories - Australian Indigenous Cultural Festival" dalam rangka merayakan Australia Day 2009 di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta. Film produksi tahun 2002 yang dibuat berdasarkan kisah nyata ini sangat berkesan dan sarat dengan pesan moral tentang pembebasan dari "penyeragaman" budaya, selain menghibur tentu saja. .
Berhubung saya jarang jeng-jeng sehingga blog ini terbengkalai, maka saya mencoba mengupdate blog ini dengan sebuah video tolol hasil bikinan temen saya yang dulu ngasih video Tutorial Bermain Gitar dalam Bahasa Jawa itu. Film ini menggunakan Bahasa Jawa, sehingga bagi njenengan yang ndak ngerti Bahasa Jawa, ndak akan ngerti. ;)) Langsung saja, silakan liat di Youtube saya.. :D.
Hari Ahad, 10 Juni, kemarin saya nonton ScreenDocs. Traveling 2007, sebuah festival film dokumenter yang diadakan oleh In-Docs bekerja sama dengan Rumah Sinema Yogyakarta yang bertempat di Kinoki, Kotabaru, Jogja. Sayang sekali karena mungkin kurangnya publikasi (atau saya yang kuper ya?), saya baru tau tentang acara ini pada hari Sabtu sebelumnya. Padahal acara ini sangat bagus dan Jogja merupakan salah satu kota yang disinggahi untuk pemutaran film ini di antara 14 kota lainnya. Di Jogja, acara ini diselenggarakan mulai tanggal 8 hingga 10 Juni 2007.