Menyusuri Sungai Li dan Bukit Karst Hingga ke Yangshuo, China

Di Yangshuo

Guilin, China, memiliki hamparan bukit karst terbesar di dunia. Sejak dulu hingga kini, banyak literatur kuno dan kasusastra modern China yang terinspirasi dari keindahan bukit-bukit karst ini. Salah satu karya puisi yang terkenal adalah puisi karya Han Yu, penyair pada era Dinasti Tang yang berbunyi, “The river winds like a blue silk ribbon, while the hills erect like green jade hairpins.

Selain bukit-bukir karst, Sungai Li (Li Jiang) merupakan denyut nadi utama dari Guilin. Mulai dari aspek pertanian hingga pariwisata, sangat menggantungkan hidupnya kepada sungai sepanjang 437 Km yang hulunya terletak di Cat Mountain di Xing-an hingga ke Guangzhuo.

Continue reading Menyusuri Sungai Li dan Bukit Karst Hingga ke Yangshuo, China

Jeng-Jeng Guilin, China

Di Yulong Bridge, Yongshuo, Guangxi, China

Pernah lihat lukisan atau film-film mandarin dengan setting bukit-bukit lancip dengan sungai lebar mengalir di bawahnya? Gambar-gambar di lukisan itu bukan khayalan, bukit-bukit lancip dengan sungai lebar mengalir di bawahnya itu memang nyata dan benar-benar ada.

Guilin, adalah kota di China selatan yang memiliki lansekap cantik itu. Terletak di propinsi Guangxi, Guilin menjadi salah satu kota tujuan wisata dunia. Kota yang konon telah ada sejak zaman dinasti Qin, tahun 214 SM, dan baru “ditemukan” pada tahun 111 SM, memang sejak dulu terkenal. Sungai Li (Li Jiang) yang membelah kota dari utara ke selatan seakan menjadi denyut nadi kota berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa yang terdiri dari berbagai etnis China.

Continue reading Jeng-Jeng Guilin, China