<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jengjeng matriphe! &#187; juminten</title>
	<atom:link href="http://jengjeng.matriphe.com/tag/juminten/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jengjeng.matriphe.com</link>
	<description>pengen jalan-jalan, makan-makan, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 11:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://jengjeng.matriphe.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Juminten, Monetizing Blog, dan Pengamen</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 09:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Oleh-Oleh]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[juminten]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/03/09/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html</guid>
		<description><![CDATA[Acara Juminten kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para jelata juga kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online Mas Nukman Luthfie dan pakar SEO Mas Keke. Kebetulan saat itu Mas Nukman ada di Jogja. Ketika ditanya, beliau menjawab, &#8220;nostalgia kuliah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/03/juminten-nukman1.jpg" alt="Juminten bersama Nukman Luthfi" title="Juminten bersama Nukman Luthfi" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1191" /></p>
<p>Acara <a href="http://wiki.cahandong.org/Juminten" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">Juminten</a> kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para <a href="http://wiki.cahandong.org/Jelata" title="jelata" target="_blank">jelata</a> juga kedatangan tamu istimewa.</p>
<p>Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online <a href="http://www.virtual.co.id/blog/" title="Nukman Luthfie" target="_blank">Mas Nukman Luthfie</a> dan pakar SEO <a href="http://seokita.com/" title="SEO Kita" target="_blank">Mas Keke</a>.</p>
<p><span id="more-644"></span>Kebetulan saat itu Mas Nukman ada di Jogja. Ketika ditanya, beliau menjawab, &#8220;nostalgia kuliah 25 tahun yang lalu..&#8221; <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Sebelum mampir ke Titik Nol Kilometer, rupanya Mas Nukman sudah menyambangi Bunderan <a href="http://wiki.cahandong.org/Universitas_Gadjah_Mada" title="Universitas Gadjah Mada" target="_blank">UGM</a> untuk ikutan <a href="http://jumatan.com/" title="Jumatan" target="_blank">Jumatan</a>.</p>
<p>Ini adalah kedua kalinya saya ketemu Mas Nukman. Ketemu pertama kali pas ikutan <a href="http://blog.matriphe.com/index.php/2006/12/12/peluncuran-tour-de-djokdja/" title="Peluncuran Tour de Djokdja" target="_blank">Peluncuran Tour-de-Djokdja</a>-nya <a href="http://yogyes.com/" title="Yogyes" target="_blank">Yogyes</a> di Hotel Jayakarta beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Mas Nukman dan Mas Keke rupanya ndak segan-segan untuk sharing pengetahuan dan pengalaman mereka soal &#8220;monetizing blog&#8221; alias dalam bahasa kere-nya, nyari duit lewat internet (blog).</p>
<p>Mas Keke sendiri lebih banyak sharing soal pengalaman beliau bagaimana mendapatkan duit via internet. Berawal dari penjaga warnet, kini Mas Keke sudah mampu hidup dengan mengandalkan duit yang didapat dari internet.</p>
<p>Kalo kita berpikir nyari duit lewat internet itu selalu lewat <a href="https://www.google.com/adsense/" title="ke mana aja lu, mon!" target="_blank">Google Adsense</a>, rupanya menurut Mas Keke, cara ini ndak begitu efektif.</p>
<p>Mas Keke malah lebih banyak memberi wejangan soal marketing, bagaimana menjual diri kita di internet. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Diskusi dan sharing dari Mas Keke dan Mas Nukman ini rupanya memberikan wacana baru di kalangan para jelata. Bahkan Mas Keke dan Mas Nukman menantang kami para jelata ini untuk ikut berperan dalam meraup duit dari internet.</p>
<p>Menurut Mas Nukman, Jogja punya kultur dan situasi yang berbeda, sehingga cara yang digunakan untuk mencari duit juga berbeda.</p>
<p>Apalagi infrastruktur di Jogja sudah amat sangat memadai. Sebagai contoh, murah dan mudahnya akses internet baik melalui warnet maupun free wi-fi area yang tersebar di penjuru Jogja.</p>
<p>Saya yang biasanya cuma <a href="http://wiki.cahandong.org/Mburuh" title="mburuh" target="_blank">mburuh</a> dan <a href="http://wiki.cahandong.org/Macul" title="macul" target="_blank">macul</a> ini pun menjadi tertarik juga.</p>
<p>Namun kok kendala klise yang saya hadapi ya sama dengan para calon enterpreneur itu, &#8220;bagaimana mulainya?&#8221; <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Tantangan dari Mas Nukman dan Mas Keke untuk &#8220;mencari cara sendiri&#8221; dalam mencari duit lewat internet dengan menyesuaikan situasi di Jogja ini bener-bener menarik.</p>
<p>Bisakah saya dan temen-temen untuk menemukan caranya? <strike>Pemirsa, inilah Insert Investigasi..</strike> Doakan saja. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Keistimewaan lain dari acara Juminten semalem itu adalah adanya hiburan dari para pengamen jalanan yang membawa instrumen musik lengkap, mulai dari ukulele, gitar, perkusi, bas betot, hingga icik-icik.</p>
<p>Belum lagi penampilan para pengamen yang nyentrik, dengan gaya ala rasta namun bersandal jepit memberikan keunikan tersendiri.</p>
<p>Kalo di dalam lagu KLA Project yang berjudul Yogyakarta itu ada lirik yang menceritakan soal musisi jalanan, rasanya kok lagu itu masih relevan, ya?</p>
<p>Malioboro, dulu terkenal dengan para musisi dan seniman jalanannya. Kini mulai memudar seiring dengan perkembangan waktu.</p>
<p>Pukulan perkusi dan petikan gitar menyadarkan lamunan saya. Pengamen itu sesumbar akan menyanyikan lagu bertema &#8220;teknologi&#8221;. Apa pula ini? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Penasaran? Silakan liat di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=XoqI9P7c324" title="pengamen di Juminten" target="_blank">Youtube</a> atau <a href="http://matriphe.multiply.com/video/item/9/Juminten_7_Maret_2008" title="pengamen di Juminten" target="_blank">Multiply</a> saya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Oh Jogja, rasanya aku makin enggan untuk meninggalkanmu.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#120;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#120;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumat Malam, Titik Nol Km, dan Serangan Umum 1 Maret</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 06:55:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[juminten]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/03/01/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html</guid>
		<description><![CDATA[Jogja tak pernah sepi, tak pernah mati. Setiap sudutnya selalu menyapa dan menawarkan selaksa makna, begitu KLA Project menuliskannya dalam lagu. Salah satunya adalah di seputaran titik nol kilometer. Maklum saja, di tempat inilah pusat kota Jogja yang sebenarnya. Berbagai macam rupa manusia pun ada di sana. Berkumpul dan bercengkrama menikmati suasana kota. Pun dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/03/juminten1.jpg" alt="Kumpul-kumpul Juminten" title="Kumpul-kumpul Juminten" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1192" /></p>
<p>Jogja tak pernah sepi, tak pernah mati. Setiap sudutnya selalu menyapa dan menawarkan selaksa makna, begitu KLA Project menuliskannya dalam lagu.</p>
<p>Salah satunya adalah di seputaran titik nol kilometer. Maklum saja, di tempat inilah pusat kota Jogja yang sebenarnya.</p>
<p>Berbagai macam rupa manusia pun ada di sana. Berkumpul dan bercengkrama menikmati suasana kota.</p>
<p><span id="more-642"></span>Pun dengan tanggal 1 Maret. Tanggal ini merupakan tanggal keramat yang saat ini sudah banyak terlupakan.</p>
<p>1 Maret 1949 pukul 6 pagi. Sirene meraung-raung dari 3 penjuru kota, dari Kedaung Table Top, Pasar Beringharjo, dan Plengkung Gading, menandakan berakhirnya jam malam yang diterapkan Belanda.</p>
<p>Para pemuda berikat kepala janur kuning pun dengan gagah berani segera mengokang senjata. Di bawah pimpinan Letkol Soeharto, Jogja selama 6 jam menjadi neraka bagi Belanda.</p>
<p>Di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 inilah kami, <a href="http://wiki.cahandong.org/" title="siapa lagi?" target="_blank">para pemuda nggaya, dangkal, ngeselin, dan sok tau ini</a> semalaman berkumpul.</p>
<p>Maksudnya sih hendak mengenang kembali dan meneladani semangat kepahlawanan para pemuda Jogja berjanur kuning itu, apa daya malah menjadi ajang bergojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Yang lebih ngeselinnya lagi, tiap Jumat malem akan selalu diadakan kembali. Kumpul dan nongkrong di seputaran titik nol kilometer, di emperan depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 itu.</p>
<p>Ikut-ikutan <a href="http://wiki.cahandong.org/BHI" title="BHI" target="_blank">negara tetangga</a>? Iya. Lantas kenapa? Apa ada yang salah? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Jadi buat njenengan yang lagi sial berada di Jogja pada hari Jumat dan ingin menggenapkan kesialan njenengan, monggo untuk datang malam harinya ke titik nol kilometer di emperan depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949.</p>
<p>Silakan cari <a href="http://strip.matriphe.com/wiki-dan-bloger-tukang-tipu.strip" title="Wiki dan Bloger Tukang Tipu" target="_blank">sekumpulan orang bodoh tukang tipu</a> yang cekakakan di sana. Wajah-wajah kami ini tentu sudah sangat familiar. Halah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Soal nama, kalo mo &#8220;cangkruk&#8221; kok sudah dipake sama BHI. <a href="http://jumatan.com/" title="Jumatan Adsense" target="_blank">Jumatan</a>? La itu miliknya temen-temen Adsense Jogja jeh..</p>
<p>Akhirnya <a href="http://wiki.cahandong.org/Juminten" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">JUMINTEN</a> pun ditetapkan sebagai nama setelah <a href="http://wiki.cahandong.org/Annots" title="Menteri Penerangan dan Penasehat Kasultanan" target="_blank">Pak Menpenak</a> mengangguk setuju untuk menamai <em>t&#0232;t&#232;g</em>-nya kami malam itu.</p>
<p>Memasuki awal hari 1 Maret, segerombolan tukang tipu pun bergerak meninggalkan monumen. Menuju ke Wijilan bukan untuk mencari gudeg namun menuju <acronym title="yang jual memang cantik sih..">Angkringan Mbak Cantik</acronym>.</p>
<p>Sayang dagangan sudah habis. Mbak Cantik menyarankan kami untuk menuju ke Krapyak, ndak jauh dari situs bersejarah Panggung Krapyak, untuk menuju angkringan yang masih merupakan jaringan dagang keluarganya itu.</p>
<p>Setelah cacing perut dibungkam dengan nasi pecel dan thowaf mengelilingi Panggung Krapyak, kami pun kembali ke habitat masing-masing.</p>
<p>Sampai jumpa Jumat depan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

