<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jengjeng matriphe! &#187; kopdar</title>
	<atom:link href="http://jengjeng.matriphe.com/tag/kopdar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jengjeng.matriphe.com</link>
	<description>pengen jalan-jalan, makan-makan, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 11:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://jengjeng.matriphe.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>I Went to Pesta Blogger 2008!</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/i-went-to-pesta-blogger-2008.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/i-went-to-pesta-blogger-2008.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 04:18:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[harblognas]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[pb08]]></category>
		<category><![CDATA[pb2008]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/?p=947</guid>
		<description><![CDATA[Perhelatan akbar Pesta Blogger 2008 yang mengumpulkan para bloger (hampir) dari seluruh penjuru Indonesia kemarin boleh dibilang cukup sukses. Saya beruntung bisa menghadiri perhelatan akbar tersebut, dengan motivasi yang tak lain dan tak bukan adalah kopdar, kumpul-kumpul, guyon goblok, dan gojek kere bersama teman-teman sesama bloger. Selain datang telat karena faktor transportasi, saya juga kurang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/11/pesta-blogger-2008.jpg" alt="" title="Pesta Blogger 2008" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-944" /></p>
<p>Perhelatan akbar <a title="Pesta Blogger 2008" href="http://pestablogger.com/" target="_blank">Pesta Blogger 2008</a> yang mengumpulkan para bloger (hampir) dari seluruh penjuru Indonesia kemarin boleh dibilang cukup sukses.</p>
<p>Saya beruntung bisa menghadiri perhelatan akbar tersebut, dengan motivasi yang tak lain dan tak bukan adalah kopdar, kumpul-kumpul, guyon goblok, dan gojek kere bersama teman-teman sesama bloger.</p>
<p><span id="more-947"></span>Selain datang telat karena faktor transportasi, saya juga kurang begitu suka mengikuti acara sambutan-sambutan yang biasanya menjadi acara &#8220;inti&#8221; dari acara-acara formal yang ada di Indonesia.</p>
<p>Begitu melakukan registrasi, saya yang datang bareng <a title="Nonadita" href="http://nonadita.com/" target="_blank">Dita</a> dan temen-temen dari <a title="Blogor" href="http://blogor.org/" target="_blank">Blogor</a> langsung menuju ke tribun atas untuk menambah kerusuhan yang sebelumnya sudah ditimbulkan oleh teman-teman gabungan dari <a title="CahAndong" href="http://cahandong.org/" target="_blank">CahAndong</a>, <a title="Loenpia" href="http://loenpia.net/" target="_blank">Loenpia</a>, <a title="Bunderan HI" href="http://b-h-i.blogspot.com/" target="_blank">BHI</a>, dan <a title="Tugu Pahlawan" href="http://tugupahlawan.com" target="_blank">TPC</a> yang dipimpin oleh <a title="Anangku" href="http://anangku.blogspot.com/" target="_blank">bagindaku bukan bagindamu atau baginda mereka</a>.</p>
<p>Saya memang cuma ingin berkumpul dengan teman-teman yang lama tak bersua. Sejak di Jakarta, frekuensi kumpul-kumpul untuk gojek kere dan guyon goblok bersama teman-teman bloger memang jauh berkurang. Tentu karena faktor kesempatan dan waktu, yang ndak saya temui pas masih di Jogja.</p>
<p>Kami seolah tak memedulikan acara yang berlangsung di atas panggung. Buat kami, bisa berkumpul bersama teman-teman sudah cukup. Namanya juga pesta, jadi ya intinya berkumpul dan bersenang-senang, bukan?</p>
<p>Hingga tibalah acara pengumuman penghargaan kepada komunitas bloger yang dianggap mengusung semangat &#8220;blogging for society&#8221; seperti yang menjadi tagline Pesta Blogger 2008. Predikat &#8220;Most Promising Blogger Community&#8221; diterima oleh <a href="http://baliblogger.org/" title="Bali Blogger Community" target="_blank">Bali Blogger Community</a>, sedangkan &#8220;<a href="http://cahandong.org/2008/11/24/blogging-for-society-award-untuk-cahandong.html" target="_blank" title="Blogging for Society Award untuk CahAndong">Blogging for Society Award</a>&#8221; tak disangka jatuh ke CahAndong!</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/11/blogging-for-society-award1.jpg" alt="" title="Blogging for Society Award" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-965" /></p>
<p>Senang bercampur haru langsung menyeruak. Saya dan <a title="Herman Saksono" href="http://hermansaksono.com/" target="_blank">Momon sang ketua kelas</a> ditunjuk oleh temen-temen untuk maju dan mewakili CahAndong menerima hadiah berupa uang pembinaan 10 juta rupiah dari Oxfam, piagam, seperangkat komputer dari HP.</p>
<p>Namun CahAndong saya rasa ndak layak berbangga diri dan sombong, setidaknya setelah saya membaca profil <a href="http://angingmammiri.org/" title="Anging Mammiri" target="_blank">Anging Mammiri</a> pada CD yang disertakan di dalam goodie bag. Kegiatan temen-temen komunitas blog lainnya saya yakin ndak kalah bagus atau bahkan lebih keren dari kegiatan CA yang isinya kebanyakan senang-senang dan makan-makan ini.</p>
<p>Publikasi, adalah unsur penting yang dapat saya simpulkan. Viral publication yang dilakukan oleh bloger, merupakan salah satu faktor yang memberikan pengaruh besar. Terus terang, saya jarang membaca postingan mengenai kegiatan temen-temen dari komunitas lain, sehingga gaung kegiatan mereka ndak nyampe.</p>
<p>Sekecil apa pun kegiatannya, baik sosial atau bernilai ekonomis, jangan segan-segan mempublikasikannya di blog. Perkuat juga lini komunikasi lintas komunitas, karena kegiatan yang berbasis komunitas akan mampu hidup bila didukung oleh komunitas juga. Sebagai contoh, <a href="http://1000buku.dagdigdug.com/" title="Gerakan 1000 Buku" target="_blank">Gerakan 1000 Buku</a> yang digagas temen-temen BHI yang awalnya cuman rasan-rasan dari pelataran Plaza Indonesia bisa sebesar itu karena dipublikasikan oleh beragam komunitas bloger.</p>
<p>Kekompakan, kepercayaan, dan rasa saling memiliki menjadi unsur yang juga penting. Jujur, selama kegiatan CahAndong, kami ndak pusing nyari sponsor untuk pendanaan. Dengan swadaya, swadana, saya yakin inilah kunci keberhasilan suatu komunitas. Kalo ada yang nyeponsori ya, alhamdulillah. Semangat memiliki di komunitas akan terbentuk dari kontribusi yang diberikan kepada komunitas itu.</p>
<p>Semoga ini bisa menjadi masukan bagi komunitas-komunitas lain di Indonesia sehingga dapat tumbuh pesat dan berkembang.</p>
<p>Terima kasih temen-temen CahAndong! Terima kasih teman-teman dari komunitas bloger lainnya! Terima kasih Pesta Blogger! Terima kasih atas semua dukungannya!</p>
<p>Setelah makan siang yang diselingi oleh interview dari beberapa media, saya dan Dita mengisi acara break out session yang mengusung tema &#8220;Ngeblog untuk Pemula&#8221;. Awalnya saya kurang pede untuk diminta mengisi acara berskala nasional tersebut, apalagi bila dibandingkan dengan para pengisi acara lain yang lebih ahli di bidangnya, namun saya berpikir karena saya juga bloger pemula, maka saya cuma ingin berbagi pengalaman kepada teman-teman sesama bloger pemula.</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/11/blogging-for-newbies1.jpg" alt="" title="Blogging for Newbies" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-966" /></p>
<p>Teman-teman yang ikut serta dalam diskusi kami sangat menyenangkan. Beberapa bloger tampak antusias dan khidmat mengikuti materi yang kami bawakan tersebut. Beberapa peserta bahkan meminta materi slide yang kami tampilkan. Nah, untuk materi, <a href="http://www.ziddu.com/downloadfile/2740612/PresentasiPB2008.ppt.html" title="Materi Blogging for Newbies" target="_blank">silakan diunduh di sini</a>. Acara ini juga diselingi bagi-bagi goodie bag dan sebuah hadiah berupa handphone dari sponsor.</p>
<p>Di sesi ini, kami mencoba berbagi pengalaman mengenai bagaimana merawat suatu blog agar tetap tumbuh. Mulai dari sisi bloger itu sendiri, yaitu bagaimana menggali ide, memilih platform blog, hingga tips dan trik untuk membuat blog tetap hidup. Selain itu, kami juga berbagi pengalaman mengenai bagaimana bergaul di blogosfer hingga membangun komunitas.</p>
<p>Selesai acara break out session, saya melihat mbak <a href="http://naked-traveler.blogspot.com/" title="The Naked Traveler" target="_blank">Perucha Hutagaol</a>, sang Trinity, penulis buku The Naked Traveler yang saya kagumi. Setelah mengejar dengan kesetanan, akhirnya saya bisa mendapatkan tanda tangannya di buku dan berfoto bersamanya! Suatu kehormatan!</p>
<p>Hoho, moga-moga saya bisa berkeliling dunia seperti beliau. Amiieenn!!!</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/11/the-naked-traveler.jpg" alt="" title="Bersama Trinity The Naked Traveler" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-945" /></p>
<p>Acara bagi-bagi doorprize dari sponsor menjadi acara yang ditunggu oleh para peserta, yang diselingi dengan penampilan Mayla Faiza menggesek biola, akhirnya tiba. Saya sendiri ndak berharap banyak untuk mendapatkan doorprize yang memang bikin ngiler itu. Buat saya dan teman-teman, &#8220;menang ora menang, sing penting foto!&#8221;. Mendapat doorprize atau tidak, yang penting berfoto (dan berkumpul)!!</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/11/pesta-foto-2008.jpg" alt="" title="Pesta Foto 2008" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-946" /></p>
<p>Selamat kepada <a href="http://ndorokakung.com/2008/11/23/syukur-pecas-ndahe/" title="Syukur Pecas Ndahe" target="_blank">panitia</a>. Selamat kepada semua bloger!</p>
<p>Saya juga mohon maaf kepada temen-temen yang ketemu saya namun ndak saya sapa, bahkan ada yang saya sampai lupa namanya. Mohon maaf banget! Maklum, karena rame banget dan banyak banget, saya jadi bingung dan ribet. Yang pasti saya senang banget bertemu dan berjabat tangan dengan kalian!</p>
<p>Sampai jumpa lagi di Pesta Blogger 2009!</p>
<p><small>Gambar Blogging for Society Award diambil dari <a href="http://www.flickr.com/photos/toni_wahid/3049559209/" title="Blogger for Society Award 2008" target="_blank">Flickr Tony Wahid</a> dan gambar break out session diambil dari <a href="http://yebees.com/kamar-tidur/pesta-blogger-2008-sumbangan-foto-dariku.html" target="_blank" title="Pesta Blogger 2008 : Sumbangan Foto Dariku…">YeBeeS</a>.</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/i-went-to-pesta-blogger-2008.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeng-Jeng Cibujang Bogor</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-cibujang-bogor.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-cibujang-bogor.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 06:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpul-Kumpul]]></category>
		<category><![CDATA[Travelogue]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Cibubur]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/06/02/jeng-jeng-cibujang-bogor.html</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari kopdar dadakan yang diadakan oleh Simbok di Cibujang, dengan tergopoh-gopoh saya pun ndoyok kembali. Nanggung, setelah kopdar pun, pendoyokan saya lanjutkan ke Bogor. Manstab surantab dan ndoyok sekali pokoknya lah! Saya dikontak Simbok sekitar pukul 3 sore. La padahal waktu itu saya sedang pindahan kos karena ndak betah tinggal di apartemen. Maklum, wong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/06/cibujang-bogor1.jpg" alt="Jeng-Jeng Cibujang Bogor" title="Jeng-Jeng Cibujang Bogor" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1169" /></p>
<p>Berawal dari kopdar dadakan yang diadakan oleh <a href="http://venus-to-mars.com/" title="Venus" target="_blank">Simbok</a> di <acronym title="Cibubur Jangsyen (Junction)">Cibujang</acronym>, dengan tergopoh-gopoh saya pun ndoyok kembali.</p>
<p>Nanggung, setelah kopdar pun, pendoyokan saya lanjutkan ke Bogor. Manstab surantab dan ndoyok sekali pokoknya lah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><span id="more-711"></span>Saya dikontak Simbok sekitar pukul 3 sore. La padahal waktu itu saya sedang pindahan kos karena ndak betah tinggal di apartemen. Maklum, wong ndeso, ndak bakat kaya, tidur di ruangan adem ber-AC membuat saya sering sakit-sakitan karena pilek kedinginan.</p>
<p>Saya pun memilih kos di pinggiran yang nuansanya lebih tenang, ndak ada suara klakson tan-tin-tan-tin laknat bangsat keparat, dan cuma sak lemparan cawet kalo mo ke office.. Cieh, office, ndes! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Setelah urusan kos perkosan (awas, bukan perkosaan) kelar, saya pun berangkat menuju lokasi yang ditentukan: Cibubur Junction!</p>
<p>Menarik! Karena saya belum pernah ke sana, radar ndoyok saya segera saya asah kembali karena saya takut radar itu tumpul karena jarang dipakai semenjak saya di Jakarta.</p>
<p>Saya pun mengikuti petunjuk dari Simbok. Sebenernya saya disarankan naik taksi saja, namun saya lebih suka naik angkutan umum karena saya merasa ndoyok saya ndak nge-soul kalo naik taksi. Lagian, dengan menggunakan angkutan umum, saya bisa lebih mudah menghafal rute dan jalan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Saya memilih naik busway untuk menuju ke <acronym title="Universitas Kristen Indonesia, Cawang">UKI</acronym>, karena saya mengkhawatirkan terjadinya macet. Lagian, belum semua koridor busway saya coba, terutama daerah timur, maka saya pun waton nekat saja untuk ke UKI pake busway.</p>
<p>Setau saya, Cibubur itu berada di daerah selatan agak ke timur. Maka dari Sarinah saya naik busway koridor 1 lalu transit ke koridor 4 di Dukuh Atas menuju Pulo Gadung kemudian transit lagi di Matraman mengambil koridor 5 ke arah Kampung Melayu dan disambung ke koridor 7 arah Kampung Rambutan. Mehong, ternyata ada busway yang rutenya langsung ke arah Kampung Rambutan tanpa transit di Kampung Melayu!</p>
<p>Saya memang terbebas dari macet, namun sialnya saya harus mengantre berjejal-jejal di halte Kampung Melayu yang menurut maki-makian penumpang yang lain, itu busway telat datangnya! Mehong, sekali lagi mehong!! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Setelah sampai di UKI, saya sempet clingak-clinguk kayak fotomodel belom gajian karena sama sekali buta rute. Manalagi itu pertama kalinya saya berada di UKI.</p>
<p>Karena saya ndak melihat angkot Elf K56 warna oranye di seputaran UKI, plus waktu yang sudah mepet karena Simbok ndak bisa pulang malem, maka saya pun ngawe taksi yang menuju ke arah selatan.</p>
<p>Kok kamu tau itu arah selatan, Zam? Lah.. Feeling saya soal arah mata angin ini lumayan canggih, bro! Kecuali kalo dah masuk mol, saya langsung buta arah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Keluar tol, saya langsung disambut macet sampe di depan Cibubur Junction. Modiar! Namun akhirnya saya pun tiba dengan selamat sentosa bahagia sejahtera dan langsung disambut oleh Simbok, <a href="http://bunyinya.dagdigdug.com/" title="Gage" target="_blank">Gage</a>, dan <a href="http://nonadita.com/" title="Dita" target="_blank">Dita</a> dengan gegap gempita! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_party.gif' alt='&#60;&#58;&#45;&#112;' class='wp-smiley' width='38' height='18' title='&#60;&#58;&#45;&#112;' /></p>
<p>Si mbak pelayan yang menawari menu langsung saya tanya, &#8220;minuman yang bisa meredakan emosi, apa, mbak?&#8221; <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Nguakak-ngakak sebentar di Kafe Etcetera (susah banget nulisnya), poto-poto, makan-makan minum-minum, pokoke standar kopdar banget,  saya pun curhat gimana caranya pulang kembali ke Jakarta.</p>
<p>Lah.. Si Gage malah nantangin, &#8220;ke Bogor aja yuk..&#8221; Weh.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_drool.gif' alt='&#61;&#112;&#126;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#61;&#112;&#126;' /> Saya kalo digoda syaithon macam beginian, paling ndak bisa nolak! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p>Akhirnya saya, Gage, ma Dita koprol ke Bogor. Setelah nganterin Dita pulang, saya ma Gage nyari makan di warung Jawa Timuran pinggir Jalan Sudirman, Bogor. Lah? Ke Bogor kok makannya malah Jawa Timuran?</p>
<p>Gage ngajakin ke warung itu karena ibu penjualnya yang suka nyerocos bahasa Jawa dengan logatnya yang kental kalo ketemu orang yang bisa bahasa Jawa. Benar saja, setelah saya ngomong Jawa, ibu itu langsung nyerocos dengan semangat Soto Lamongan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/06/soto-lamongan.jpg' alt='Soto Lamongan' /></p>
<p>Setelah makan, kami pun jalan kaki mengelilingi separo Kota Bogor. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /> Beneran?</p>
<p>Iya! Kota Bogor kan cuma sekeliling Kebun Raya Bogor itu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Sembari jalan kaki, Gage menunjukkan gedung-gedung tua yang rupanya cukup banyak bertebaran. Mulai dari depan Istana Bogor, kami menuju Kantor Walikota. Kebetulan Bogor sedang merayakan hari jadinya yang ke-526. Sayang, kami datang terlambat karena acara open house ke Istana Bogor sudah usai, sehingga kami ndak bisa masuk dan melihat Istana Bogor.</p>
<p>Kami pun kemudian menuju Gereja Katedral. Gereja ini begitu mantab dan megah sekali arsitekturnya. Yang menyebalkan, ketika penjaga menanyakan tujuan kami masuk dan minta ijin foto-foto di situ, Gage menjawab, &#8220;buat kenang-kenangan..&#8221;.</p>
<p>Nyet! Emangnya kita pasangan yang sedang.. Ah, sudahlah.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/06/pasar-bogor.jpg' alt='Pasar Bogor' class="alignright" /></p>
<p>Apalagi di sekitar situ ditengarai banyak pasangan gay yang sedang indehoy berasyik masyuk. Huaseng.. Jangan-jangan saya dan Gage juga dikira.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_nailbiting.gif' alt='&#58;&#45;&#83;&#83;' class='wp-smiley' width='36' height='18' title='&#58;&#45;&#83;&#83;' /></p>
<p>Perjalanan diteruskan. Ketika mo masuk Gereja Zeboth, yang sering juga disebut Gereja Ayam karena di puncak atapnya ada ornamen berbentuk ayam pada penunjuk arah mata angin, 2 ekor anjing penjaga tiba-tiba menyalak dan berlari mengejar kami. Uassuuuuu!!!</p>
<p>Kami pun sampai di Pasar Bogor. Uniknya, ketika malam, jalanan di depan pasar juga berubah menjadi pasar. Berbagai macam jenis sayuran banyak dijual di sini.</p>
<p>Mulai dari talas, wortel, tomat, sawi, kacang panjang, you name it lah! Yang saya suka ketika melewati pasar ini adalah aroma kesegaran dari sayuran ini. It&#8217;s so fresh!</p>
<p>Dari pasar, perjalanan diteruskan menuju landmark Kota Bogor, yaitu, Monumen Tugu Kujang! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Warung roti bakar Saras kemudian menjadi sasaran kami berikutnya karena setelah jalan kurang lebih 2 jam, Soto Lamongan yang jadi bahan bakar cacing perut kami habis. Roti bakar pisang keju yang berpenampilan garang merangsang sedikit mampu membungkam cacing perut yang tak tau diri!</p>
<p>Esok harinya, destinasi kami selanjutnya adalah Warso Farm, sebuah agrowisata kebun durian yang terletak di Desa Cihideung, Kelurahan Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.</p>
<p>Namun sebelumnya saya ma Gage ketemuan ma Dita dan adiknya di kawasan Jalan Surya Kencana. Kami pun sarapan Soto Bogor di seputaran situ untuk membungkam cacing perut yang sudah tereak-tereak sontoloyo.</p>
<p>Sebenernya kami berniat ngajakin <a href="http://anakndobos.wordpress.com/" title="Ghilman" target="_blank">Ghilman</a>, namun sayang seribu sayang, nasib dan rejeki ndak berpihak kepadamu, nak! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/06/duren-raksasa.jpg' alt='Durian Raksasa' class="alignright" /></p>
<p>Untuk menuju ke Warso Farm bisa dengan menggunakan angkot nomor 04A jurusan Cihideung. Kami koprol ke Jalan Batu Tulis untuk nyegat angkot yang dimaksud. Sekitar setengah jam perjalanan yang disambut jalan sempit berbukit, sampailah kami di Warso Farm!</p>
<p>Sungguh berbakat itu supir angkot dan sungguh hebat angkotnya! Sukses kami terguncang jumpalitan di dalam angkot karena jalan berjerawat parah dengan tanpa ragu dan bimbang disikat dengan kecepatan yang mengagumkan! Bravo, senior! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Saya hampir berteriak histeris setelah melihat durian gede banget, namun rupanya itu durian cuma patung sajah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Namun Warso Farm rupanya ndak sesuai dengan ekspektasi saya. Bayangan mengambil durian yang langsung jatuh dari pohonnya kemudian menyantapnya di bawah pohon langsung sirna, musnah, binasa!</p>
<p>Rupanya karena sedang bukan musimnya, kami hanya bisa membeli durian di counter yang disediakan. Itu pun harganya lebih mahal daripada kalo beli di supermarket.</p>
<p>Bayang pun! Harga Durian Montong sebesar 2 kg aja masak harganya 70 ribuan?! La saya beli di Hypermart, dengan harga segitu bisa dapet 5 kg! Bahkan di Carrefour harga per ons-nya lebih murah! Halah, malah mbahas harga durian! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Memang solusi yang bagus sebenernya adalah membeli durian di Hypermart atau Carrefour, kemudian membawanya ke kebun yang luasnya sekitar 7 hektar ini, lalu disantap di sana sepuwasnya! Untuk informasi, masuk ke kebun durian ini ndak dipungut biaya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/06/belah-duren.jpg' alt='Belah Duren' /></p>
<p>Di kebun durian ini terdapat berbagai macam jenis durian, antara lain Petruk, Lay, Sunan, Tembaga, Montong, dan Si Mas yang konon merupakan varietas asli Bogor dan menjadi favoritnya Bung Karno.</p>
<p>Suara gemericik air jernih yang mengalir membelah perkebunan dan hijaunya tetumbuhan yang sudah jarang saya lihat lagi di Jakarta bisa membuat segar pikiran.</p>
<p>Warso Farm, yang dipunyai oleh H. Soewarso Pawaka tersebut hanya buka pada hari Sabtu-Minggu dan hari libur saja. Selain kebun durian, di sini terdapat pula restoran keluarga yang menyajikan menu ikan bakar dan sebagainya.</p>
<p>Usai menikmati pesta durian, walau hati ini rasanya belum puwas karena ekspektasi saya berlebihan, kami pun harus kembali ke peradaban. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Perjalanan ala off-roader kembali kami lalui. Saya pun harus berpisah dengan para penggede Kerajaan Sillymangi di Stasiun Bogor.</p>
<p>Setelah beli tiket seharga 2.500 perak, saya segera naek ke sebuah kereta buluk yang saat itu mo berangkat. Lari-lari ngejar kereta dan hup! Dengan sigap dan pose yang bersahaja, saya sukses mencolot masuk ke dalam kereta.</p>
<p>Suasana kereta ekonomi begitu khas. Pedagang hilir mudik sana-sini dan saya cuma duduk beralaskan koran karena saya memberikan tempat duduk saya kepada seorang ibu yang menggendong bayi.</p>
<p>Karena letih, saya pun sempat tertidur karena dihembus sepoi-sepoi angin yang menerobos masuk melalui pintu kereta. Saya terbangun ketika kereta berhenti. Stasiun Lenteng Agung, begitu tulisan di stasiun yang saya baca saat mata saya masih kriyip-kriyip.</p>
<p>Saya baru tersadar, saya akan turun di stasiun mana? Sayup-sayup saya dengar penumpang naik dan bertanya ke sebelahnya, &#8220;ini kereta ke Stasiun (Jakarta) Kota?&#8221;. Sebuah anggukan dari yang ditanya melegakan saya. Baik, saya akan turun di Stasiun akhir Jakarta Kota. Saya ndak pengen <a href="http://matriphe.com/thursday-bad-day.html" title="Thursday Bad Day!" target="_blank">kejadian tolol</a> saya terulang. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Kok milih turun di Kota, Zam? Ya, saya ingin melihat stasiun yang arsitektur bangunan tuanya begitu memukau saya itu. Stasiun paling pangkal di Jakarta ini sudah menyita perhatian saya semenjak melihatnya pertama kali.</p>
<p>Menelusuri lorong dan sudut di stasiun pangkal yang sayang sekali kumuhnya minta ampun ini melemparkan ingatan saya semenjak kecil di stasiun serupa di Surabaya, Stasiun Semut.</p>
<p>Nostalgia semasa kecil ketika bepergian menggunakan kereta api dari Stasiun Semut sekelebat melintas di benak. Duh, saya kangen Emak dan Bapak.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>Puas menikmati senja yang seolah mentari tenggelam dijerat tungkai-tungkai rel yang saling melilit, saya pun melangkahkan kaki keluar. Kaki mengarah ke arah lorong yang terdapat sebuah papan bertuliskan: &#8220;Halte Busway&#8221;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-cibujang-bogor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bloger Days Penggoda Iman</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2008 09:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[bhi]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/04/08/bloger-days-penggoda-iman.html</guid>
		<description><![CDATA[Bloger Days di Jakarta kemarin berlangsung beda. Ndak, saya ndak ngomongin soal acara Blogger Day yang digagas British Council itu, namun Bloger Days versi saya. Empat hari tiga malam saya terdampar di kota laknat Jakarta semakin meneguhkan anggapan saya bahwa di Jakarta itu banyak penggoda iman.. Hari pertama, saya menginjakkan kaki di stasiun Pasar Senen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/bloger-days1.jpg" alt="Bloger Days" title="Bloger Days" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1182" /></p>
<p>Bloger Days di Jakarta kemarin berlangsung beda. Ndak, saya ndak ngomongin soal acara <a href="http://bcnow60.org/news/admin/british-council-blogger-day/" title="British Council Blogger Day" target="_blank">Blogger Day yang digagas British Council</a> itu, namun Bloger Days versi saya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Empat hari tiga malam saya terdampar di kota laknat Jakarta semakin meneguhkan anggapan saya bahwa di Jakarta itu banyak penggoda iman.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p><span id="more-666"></span>Hari pertama, saya menginjakkan kaki di stasiun Pasar Senen Subuh hari. Geliat kehidupan kota pun sudah mulai terasa. Beda dengan di Jogja yang jam segini masih tidur molor memeluk guling.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sleep.gif' alt='&#124;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='21' height='18' title='&#124;&#45;&#41;' /></p>
<p>Tujuan pertama saya adalah kediaman petinggi <acronym title="Bunderan hotel Indonesia, sengaja gak pake 'H'">BI</acronym> di bilangan Sarinah Thamrin. Jam 5 lewat 15 menit, bus Transjakarta koridor 2 berwarna biru berhenti di halte Pasar Senen. &#8220;Wah, rame juga ya?&#8221;, gumam saya dalam hati.</p>
<p>Singkat kata, setelah berjejal-jejal di halte transit Harmoni dan berebut tempat di dalam bus koridor 1, sampailah saya di kediaman <a href="http://bangsari.blogspot.com/" title="Bangsari" target="_blank">Mas Ipul</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Siang itu, agenda saya kurang begitu menarik. Berkunjung ke sebuah kantor di kawasan Kebon Jeruk, mengharuskan saya menikmati rute P.77 bus Mayasari Bakti.</p>
<p>Dasar ndeso, saya barulah tau yang namanya Jembatan Semanggi, Jembatan Slipi, dan Gedung Sirkus Rakyat itu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Saya pun sempat merasakan yang namanya macetnya Jakarta, berjuang berebut bis di gerbang tol Kebon Jeruk-Tomang, melakukan hal-hal bodoh ala warga Jakarta seperti menyeberang jalan seenak udel kuda, dan sebagainya.</p>
<p>Malamnya, saya merasakan kuliner Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang terkenal itu. Menikmati Nasi Goreng Kebon Sirih, jelas lebih afdol kalo langsung dari asalnya, Gang Kebon Sirih I Jakarta Pusat.</p>
<p>Hari kedua saya pun ndak jauh beda dengan hari pertama. Merasakan ganasnya Jakarta yang sedikit demi sedikit saya toleransi, walau dalam hati tetap saja mengumpat, &#8220;ASUUU&#8230; Kutho opo iki?!!&#8221;</p>
<p>Jumat malam tentunya menjadi malam sakral. Ya, berkumpul di landmark baru Jakarta, Bunderan HI, menjadi ajang yang saya tunggu jika sedang sial terdampar di Jakarta.</p>
<p>Malam itu saya ketemu bloger-bloger kondang. Tentu saja saking banyaknya, saya sendiri ndak hafal dengan nama-nama mereka. Namun yang berkesan buat saya adalah <a href="http://yulian.firdaus.or.id/" title="Yulian Firdaus" target="_blank">Mas Jay</a> yang ternyata orangnya asyik juga. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Bisa dipastikan acara <a href="http://juminten.wordpress.com/" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">Juminten</a> di Jogja sedikit berkurang formasinya karena <a href="http://tikabanget.com/" title="tikabanget" target="_blank">Tika</a> sama <a href="http://hermansaksono.com/" title="Herman Saksono" target="_blank">Momon</a> juga hadir di BHI. Namun menurut rekan-rekan di <a href="http://cahandong.org/" title="Kasultanan Ndoyokarta Hadiningrat" target="_blank">Kasultanan</a>, acara Juminten kemarin justru bertabur tomat segar. Aseng.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Lelah bergojek kere di pelataran Plaza Indonesia, saya dan beberapa rekan diangkut ke apartemennya <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/" title="Iman Brotoseno" target="_blank">Mas Iman</a> di kawasan Rasuna Said.</p>
<p>Sampai di sana pun rupanya ndak bisa langsung tidur. Maklum wong ndeso, jadi agak kaget kalo tidur di apartemen. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Sabtu pagi sampe siang, dihabiskan dengan leyeh-leyeh. La maklum, cuaca Jakarta hari itu puanas kayak kena bocoran neraka. Di apartemen, AC yang disetel begitu dingin membuat nyaman berleyeh-leyeh di kasur empuk. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Mas Iman pun ngajakin ke kawasan Kota Tua sorenya. Asem, godaan ini membuat saya goyah. Rencana pulang ke Jogja malamnya terpaksa ditunda besok pagi karena Mas Iman mengajak saya untuk makan malam bersama <a href="http://buanadara.wordpress.com/" title="Sarah" target="_blank">Sarah</a> di restoran Dapur Babah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p>Duh, godaan yang ndak bisa ditolak! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_doh.gif' alt='&#35;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#35;&#45;&#111;' /></p>
<p>Di Kota Tua, saya bertemu lagi dengan Mas Jay yang rupanya juga lagi hunting foto. Selepas berhunting foto, kami pun menuju Kafe Batavia, sebuah kafe eksotis bernuansa Eropa tempo dulu yang berada di sisi utara Taman Fatahillah.</p>
<p>Sayangnya, di resto ini ndak diperkenankan mengambil gambar. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Dari Kafe Batavia, kami pun meluncur ke Jalan Veteran I, menuju retoran Dapur Babah. Dari 3 rumah makan grup Hotel Tugu ini, Dapur Babah di kawasan ini bisa dibilang merupakan restoran kelas elit.</p>
<p>Restoran bernuansa Cina yang kental namun dipadukan dengan nuansa Jawa begitu eksotis. Aroma terapi dari wewangian yang dibakar dan remang-remang cahaya lilin memberikan kesan romantis sedikit mistis.</p>
<p>Meja-meja kayu, hiasan keramik, patung-patung, dan lukisan yang dipasang di dinding semakin memperkuat kesan asimilasi Cina-Jawa-nya. Para pelayannya pun tak kalah ciamik penampilannya. Kesannya seperti berada di negara antah berantah.</p>
<p>Namun sayang, nuansa ini justru rusak karena lagu yang diputar justru lagu-lagu populer jaman sekarang. Andai saja lagu-lagu Cina jadul atau lagu ber-genre bosanova yang diputar, tentu akan semakin serasi dengan konsep resto ini.</p>
<p>Namun beda dengan saya. Ruangan seperti ini justru memberikan kesan singup. Suasana makan pun menjadi sedikit kurang greget.</p>
<p>Lagi-lagi, kami dilarang mengambil gambar di dalam resto ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Rencana pulang ke Jogja saya akhirnya tertunda lagi. Mas Iman menggoda saya dengan menawarkan paket jeng-jeng ke Museum Nasional (Museum Gajah).</p>
<p>Argghh!!! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_witsend.gif' alt='&#126;&#88;&#40;' class='wp-smiley' width='44' height='18' title='&#126;&#88;&#40;' /> Kenapa godaanmu begitu kuat, Mas! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/banghead.gif' alt='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' class='wp-smiley' width='25' height='20' title='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/museum-gajah.jpg' alt='Museum Nasional (Museum Gajah)' /></p>
<p>Minggu siang kami habiskan di museum yang begitu luas ini. Favorit saya, tentu saja ruang luar yang menyimpan arca-arca dan batu-batu candi.</p>
<p>Demi keamanan, lagi-lagi kami dilarang mengambil gambar di dalam museum ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Sayang sekali saya belum sempet menikmati seluruh ruangan yang ada di museum ini. Suasana yang rame semakin membuat saya ilfill untuk menikmati tour de museum ini.</p>
<p>Namun sisi positifnya, banyak anak-anak yang dibawa keluarganya untuk berwisata di sini. Mengenalkan kebudayaan dan sejarah kepada anak-anak di usia dini tentu menjadi modal yang bagus, daripada dibawa ke mall dan pusat perbelanjaan.</p>
<p>Dari Museum Nasional, Mas Iman mengajak kami bernostalgia dengan mencicipi Mi Gondagdia yang legendaris itu.</p>
<p>Mas Iman bercerita, sejak jaman dia sekolah, dia hampir tiap hari makan di sini. Bahkan bapak tua penjaga kasir itu merupakan putra dari pemilik restoran ini. Dulunya, bapak tua tersebut berada di depan panci, yang bertanggung jawab atas kelezatan mi-nya.</p>
<p>Restoran sederhana seperti inilah yang saya suka. Walau tetep mahal harganya, suasana sederhana dan kerakyatan semacam ini yang membuat kenikmatan makan bertambah.</p>
<p>Saya pun membuktikan cerita legenda kedahsyatan Mi Gondangdia ini. Mi-nya bener-bener kenyal, ulet, namun empuk. Mi yang konon bikinan sendiri ini memiliki kadar gluten yang pas, membuat mi begitu liat namun mudah dipotong dengan gigi ketika berada di mulut.</p>
<p>Namun sayang, saya ndak membawa kamera saya. Saya minder setelah Mas Iman berkata kalo Canon, merk kamera saya, adalah merk untuk mesin fotokopi, bukannya merk kamera. Asem.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari kawasan Gondangdia, kami segera meluncur ke Pacific Place, lokasi diadakannya Blogger Day besutan British Council itu.</p>
<p>Rupanya di sana berkumpullah para bloger kondang yang selama ini cuma saya temui di ranah maya di Warung Podjok. &#8220;Ah, ini sih bukan warung&#8221;, batin saya.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Sebuah template perkenalan pun spontan tercetus ketika bersalaman dengan mereka-mereka ini.</p>
<p>&#8220;Halo, saya Zam..&#8221; *salaman* &#8220;Oh, ini si Anu pemilik blog Itu ya? Wah, blognya bagus banget loh. Saya suka bacanya, meskipun saya ndak pernah komen&#8221; *muka sok kenal dan sok akrab* <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dengan berbagai cara, akhirnya saya bisa menyusup dan duduk di antara para bidadari, Sarah dan <a href="http://chikastuff.wordpress.com/" title="Chika" target="_blank">Chika</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_devil.gif' alt='&#62;&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#62;&#58;&#41;' /></p>
<p>Serasa jadi orang tertampan sedunia, dab! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sunglas.gif' alt='&#98;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#98;&#45;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/04/orang-tampan.jpg' alt='Serasa orang tertampan sedunia!' /></p>
<p>Mas Iman awalnya kembali meluncurkan godaannya lagi. Namun akhirnya godaan tersebut ndak mempan karena saya memutuskan untuk pulang ke Jogja malam itu juga.</p>
<p>Lain kali aja ya, Mas! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Matur nuwun buat semuanya! Maap kalo nama-nama njenengan semua ndak kesebut di postingan ini. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/bloger-days-penggoda-iman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wilujengan Dumateng Pasak Boemi</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/wilujengan-dumateng-pasak-boemi.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/wilujengan-dumateng-pasak-boemi.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2008 04:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[batagor]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[candi]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[tugupahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[ultah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/03/23/wilujengan-dumateng-pasak-boemi.html</guid>
		<description><![CDATA[Berkumpul bersama teman-teman yang menyenangkan di tempat yang mengesankan pada hari bertambahnya usia rupanya menjadi kado indah saya yang mungkin entah ndak akan saya dapatkan lagi. Terima kasih, semuanya!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/03/pasak-bumi-boko1.jpg" alt="Para peserta Pasak Boemi" title="Para peserta Pasak Boemi" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1185" /></p>
<p>Berkumpul bersama <a href="http://cahandong.org/" title="CahAndong" target="_blank">teman-teman</a> yang menyenangkan di <a href="http://cahandong.org/2008/03/24/makloemat-pasak-boemi.html" title="Makloemat Pasak Boemi" target="_blank">tempat yang mengesankan</a> pada hari bertambahnya usia rupanya menjadi kado indah saya yang mungkin entah ndak akan saya dapatkan lagi.</p>
<p>Terima kasih, semuanya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/wilujengan-dumateng-pasak-boemi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>65</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Juminten, Monetizing Blog, dan Pengamen</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 09:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Oleh-Oleh]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[juminten]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/03/09/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html</guid>
		<description><![CDATA[Acara Juminten kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para jelata juga kedatangan tamu istimewa. Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online Mas Nukman Luthfie dan pakar SEO Mas Keke. Kebetulan saat itu Mas Nukman ada di Jogja. Ketika ditanya, beliau menjawab, &#8220;nostalgia kuliah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/03/juminten-nukman1.jpg" alt="Juminten bersama Nukman Luthfi" title="Juminten bersama Nukman Luthfi" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1191" /></p>
<p>Acara <a href="http://wiki.cahandong.org/Juminten" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">Juminten</a> kemarin sedikit berbeda. Selain gojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus, para <a href="http://wiki.cahandong.org/Jelata" title="jelata" target="_blank">jelata</a> juga kedatangan tamu istimewa.</p>
<p>Tamu istimewa yang datang ke Titik Nol Kilometer kemarin itu adalah pakar marketing online <a href="http://www.virtual.co.id/blog/" title="Nukman Luthfie" target="_blank">Mas Nukman Luthfie</a> dan pakar SEO <a href="http://seokita.com/" title="SEO Kita" target="_blank">Mas Keke</a>.</p>
<p><span id="more-644"></span>Kebetulan saat itu Mas Nukman ada di Jogja. Ketika ditanya, beliau menjawab, &#8220;nostalgia kuliah 25 tahun yang lalu..&#8221; <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Sebelum mampir ke Titik Nol Kilometer, rupanya Mas Nukman sudah menyambangi Bunderan <a href="http://wiki.cahandong.org/Universitas_Gadjah_Mada" title="Universitas Gadjah Mada" target="_blank">UGM</a> untuk ikutan <a href="http://jumatan.com/" title="Jumatan" target="_blank">Jumatan</a>.</p>
<p>Ini adalah kedua kalinya saya ketemu Mas Nukman. Ketemu pertama kali pas ikutan <a href="http://blog.matriphe.com/index.php/2006/12/12/peluncuran-tour-de-djokdja/" title="Peluncuran Tour de Djokdja" target="_blank">Peluncuran Tour-de-Djokdja</a>-nya <a href="http://yogyes.com/" title="Yogyes" target="_blank">Yogyes</a> di Hotel Jayakarta beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Mas Nukman dan Mas Keke rupanya ndak segan-segan untuk sharing pengetahuan dan pengalaman mereka soal &#8220;monetizing blog&#8221; alias dalam bahasa kere-nya, nyari duit lewat internet (blog).</p>
<p>Mas Keke sendiri lebih banyak sharing soal pengalaman beliau bagaimana mendapatkan duit via internet. Berawal dari penjaga warnet, kini Mas Keke sudah mampu hidup dengan mengandalkan duit yang didapat dari internet.</p>
<p>Kalo kita berpikir nyari duit lewat internet itu selalu lewat <a href="https://www.google.com/adsense/" title="ke mana aja lu, mon!" target="_blank">Google Adsense</a>, rupanya menurut Mas Keke, cara ini ndak begitu efektif.</p>
<p>Mas Keke malah lebih banyak memberi wejangan soal marketing, bagaimana menjual diri kita di internet. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Diskusi dan sharing dari Mas Keke dan Mas Nukman ini rupanya memberikan wacana baru di kalangan para jelata. Bahkan Mas Keke dan Mas Nukman menantang kami para jelata ini untuk ikut berperan dalam meraup duit dari internet.</p>
<p>Menurut Mas Nukman, Jogja punya kultur dan situasi yang berbeda, sehingga cara yang digunakan untuk mencari duit juga berbeda.</p>
<p>Apalagi infrastruktur di Jogja sudah amat sangat memadai. Sebagai contoh, murah dan mudahnya akses internet baik melalui warnet maupun free wi-fi area yang tersebar di penjuru Jogja.</p>
<p>Saya yang biasanya cuma <a href="http://wiki.cahandong.org/Mburuh" title="mburuh" target="_blank">mburuh</a> dan <a href="http://wiki.cahandong.org/Macul" title="macul" target="_blank">macul</a> ini pun menjadi tertarik juga.</p>
<p>Namun kok kendala klise yang saya hadapi ya sama dengan para calon enterpreneur itu, &#8220;bagaimana mulainya?&#8221; <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Tantangan dari Mas Nukman dan Mas Keke untuk &#8220;mencari cara sendiri&#8221; dalam mencari duit lewat internet dengan menyesuaikan situasi di Jogja ini bener-bener menarik.</p>
<p>Bisakah saya dan temen-temen untuk menemukan caranya? <strike>Pemirsa, inilah Insert Investigasi..</strike> Doakan saja. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Keistimewaan lain dari acara Juminten semalem itu adalah adanya hiburan dari para pengamen jalanan yang membawa instrumen musik lengkap, mulai dari ukulele, gitar, perkusi, bas betot, hingga icik-icik.</p>
<p>Belum lagi penampilan para pengamen yang nyentrik, dengan gaya ala rasta namun bersandal jepit memberikan keunikan tersendiri.</p>
<p>Kalo di dalam lagu KLA Project yang berjudul Yogyakarta itu ada lirik yang menceritakan soal musisi jalanan, rasanya kok lagu itu masih relevan, ya?</p>
<p>Malioboro, dulu terkenal dengan para musisi dan seniman jalanannya. Kini mulai memudar seiring dengan perkembangan waktu.</p>
<p>Pukulan perkusi dan petikan gitar menyadarkan lamunan saya. Pengamen itu sesumbar akan menyanyikan lagu bertema &#8220;teknologi&#8221;. Apa pula ini? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Penasaran? Silakan liat di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=XoqI9P7c324" title="pengamen di Juminten" target="_blank">Youtube</a> atau <a href="http://matriphe.multiply.com/video/item/9/Juminten_7_Maret_2008" title="pengamen di Juminten" target="_blank">Multiply</a> saya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Oh Jogja, rasanya aku makin enggan untuk meninggalkanmu.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#120;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#120;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/juminten-monetizing-blog-dan-pengamen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumat Malam, Titik Nol Km, dan Serangan Umum 1 Maret</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2008 06:55:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[juminten]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2008/03/01/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html</guid>
		<description><![CDATA[Jogja tak pernah sepi, tak pernah mati. Setiap sudutnya selalu menyapa dan menawarkan selaksa makna, begitu KLA Project menuliskannya dalam lagu. Salah satunya adalah di seputaran titik nol kilometer. Maklum saja, di tempat inilah pusat kota Jogja yang sebenarnya. Berbagai macam rupa manusia pun ada di sana. Berkumpul dan bercengkrama menikmati suasana kota. Pun dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2008/03/juminten1.jpg" alt="Kumpul-kumpul Juminten" title="Kumpul-kumpul Juminten" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1192" /></p>
<p>Jogja tak pernah sepi, tak pernah mati. Setiap sudutnya selalu menyapa dan menawarkan selaksa makna, begitu KLA Project menuliskannya dalam lagu.</p>
<p>Salah satunya adalah di seputaran titik nol kilometer. Maklum saja, di tempat inilah pusat kota Jogja yang sebenarnya.</p>
<p>Berbagai macam rupa manusia pun ada di sana. Berkumpul dan bercengkrama menikmati suasana kota.</p>
<p><span id="more-642"></span>Pun dengan tanggal 1 Maret. Tanggal ini merupakan tanggal keramat yang saat ini sudah banyak terlupakan.</p>
<p>1 Maret 1949 pukul 6 pagi. Sirene meraung-raung dari 3 penjuru kota, dari Kedaung Table Top, Pasar Beringharjo, dan Plengkung Gading, menandakan berakhirnya jam malam yang diterapkan Belanda.</p>
<p>Para pemuda berikat kepala janur kuning pun dengan gagah berani segera mengokang senjata. Di bawah pimpinan Letkol Soeharto, Jogja selama 6 jam menjadi neraka bagi Belanda.</p>
<p>Di depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 inilah kami, <a href="http://wiki.cahandong.org/" title="siapa lagi?" target="_blank">para pemuda nggaya, dangkal, ngeselin, dan sok tau ini</a> semalaman berkumpul.</p>
<p>Maksudnya sih hendak mengenang kembali dan meneladani semangat kepahlawanan para pemuda Jogja berjanur kuning itu, apa daya malah menjadi ajang bergojek kere, guyon goblok, dan nggedebus nggambus. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Yang lebih ngeselinnya lagi, tiap Jumat malem akan selalu diadakan kembali. Kumpul dan nongkrong di seputaran titik nol kilometer, di emperan depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 itu.</p>
<p>Ikut-ikutan <a href="http://wiki.cahandong.org/BHI" title="BHI" target="_blank">negara tetangga</a>? Iya. Lantas kenapa? Apa ada yang salah? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Jadi buat njenengan yang lagi sial berada di Jogja pada hari Jumat dan ingin menggenapkan kesialan njenengan, monggo untuk datang malam harinya ke titik nol kilometer di emperan depan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949.</p>
<p>Silakan cari <a href="http://strip.matriphe.com/wiki-dan-bloger-tukang-tipu.strip" title="Wiki dan Bloger Tukang Tipu" target="_blank">sekumpulan orang bodoh tukang tipu</a> yang cekakakan di sana. Wajah-wajah kami ini tentu sudah sangat familiar. Halah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Soal nama, kalo mo &#8220;cangkruk&#8221; kok sudah dipake sama BHI. <a href="http://jumatan.com/" title="Jumatan Adsense" target="_blank">Jumatan</a>? La itu miliknya temen-temen Adsense Jogja jeh..</p>
<p>Akhirnya <a href="http://wiki.cahandong.org/Juminten" title="Jumat Midnite Tenguk-tenguk" target="_blank">JUMINTEN</a> pun ditetapkan sebagai nama setelah <a href="http://wiki.cahandong.org/Annots" title="Menteri Penerangan dan Penasehat Kasultanan" target="_blank">Pak Menpenak</a> mengangguk setuju untuk menamai <em>t&#0232;t&#232;g</em>-nya kami malam itu.</p>
<p>Memasuki awal hari 1 Maret, segerombolan tukang tipu pun bergerak meninggalkan monumen. Menuju ke Wijilan bukan untuk mencari gudeg namun menuju <acronym title="yang jual memang cantik sih..">Angkringan Mbak Cantik</acronym>.</p>
<p>Sayang dagangan sudah habis. Mbak Cantik menyarankan kami untuk menuju ke Krapyak, ndak jauh dari situs bersejarah Panggung Krapyak, untuk menuju angkringan yang masih merupakan jaringan dagang keluarganya itu.</p>
<p>Setelah cacing perut dibungkam dengan nasi pecel dan thowaf mengelilingi Panggung Krapyak, kami pun kembali ke habitat masing-masing.</p>
<p>Sampai jumpa Jumat depan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/jumat-malam-titik-nol-km-dan-serangan-umum-1-maret.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Sukses Bikin Kopdar</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/cara-sukses-bikin-kopdar.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/cara-sukses-bikin-kopdar.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2007 06:51:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panduan, Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[info]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/30/cara-sukses-bikin-kopdar.html</guid>
		<description><![CDATA[Menutup tahun 2007 dengan kopdar, menjadi catatan tersendiri buat saya. Bayangkan, menjelang akhir tahun, banyak agenda kopdar datang menghajar bertubi-tubi. Bagi sebagian blogger, kopdar menjadi ritual yang mengasyikkan. Bahkan boleh dikata, kopdar menjadi salah satu Rukun Blogger setelah punya blog, posting, dan blogwalking. Nah, mungkin banyak temen-temen yang ndak sempet ikutan kopdar atau mau mbikin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/kopdar1.jpg" alt="Kodpar di Djendelo Kafe" title="Kodpar di Djendelo Kafe" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1215" /></p>
<p>Menutup tahun 2007 dengan <a href="http://antobilang.wordpress.com/2007/12/28/aprikot-dari-jepara/" title="Aprikot dari Jepara" target="_blank">kopdar</a>, menjadi catatan tersendiri buat saya. Bayangkan, menjelang akhir tahun, <a href="http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/25/liburan-ala-blogger.html" title="Liburan ala Blogger">banyak agenda kopdar</a> datang menghajar bertubi-tubi.</p>
<p>Bagi sebagian blogger, kopdar menjadi ritual yang mengasyikkan. Bahkan boleh dikata, kopdar menjadi salah satu <a href="http://antobilang.jaiku.com/presence/16700576" title="Rukun Blogger" target="_blank">Rukun Blogger</a> setelah punya blog, posting, dan blogwalking.</p>
<p>Nah, mungkin banyak temen-temen yang ndak sempet ikutan kopdar atau mau mbikin kopdar sendiri yang ndak kalah gegap gempitanya, saya akan berbagi pengalaman tentang bagaimana membuat kopdar yang sukses. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><span id="more-520"></span>Saya memberikan kiat ini bukan berarti saya raja kopdar. Ini sebenernya adalah tugas dari Mentri Kopdar dan Kumpul-Kumpul (Menkopul), rekan <a href="http://antobilang.wordpress.com/" title="Antobilang" target="_blank">Antobilang, S.Blog.</a> dari Karesidenan <a href="http://cahandong.org/" title="CahAndong" target="_blank">CahAndong</a>.</p>
<p>Namun sekali lagi, ini hanya tips, kiat jitu, cara cepat, howto, manual, atau guidance for dummies yang ndak saklek dan mutlak kudu dilakukan semua. Improvisasi dan kreativitas menjadi kunci untuk membangun suatu kopdar yang sukses. Halah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Baiklah, tanpa perlu banyak cangkeman, berikut ini cara membuat kopdar yang sukses.</p>
<ol>
<li><strong>Anggap kopdar adalah kesempatan yang langka</strong><br />
Ini penting, mengingat ndak setiap hari kita bisa melakukan kopdar, apalagi pas ada seleblog yang datang. Seberapa pun rekan blogger yang datang, bisa dianggap sebagai kopdar.</p>
<p>Belum lagi para blogger ini punya kesibukan masing-masing, sehingga untuk meluangkan waktu berkopdar ria adalah hal yang sangat langka. La siapa tau nanti kopdar bisa menjadi salah satu kegiatan yang dilindungi undang-undang karena saking langkanya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Jadi pasang mata dan telinga baik-baik, siapa tau ada informasi kopdar yang ndak boleh anda lewatkan. Tentu pastikan juga waktunya bisa sesuai dengan jadwal kita.</li>
<li><strong>Pilih lokasi yang menarik dan asyik</strong><br />
<img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/kopdar-semarang.jpg' alt='Kopdar bersama Loenpia di Sam Poo Kong, Semarang' /></p>
<p>Jelas ini penting. Kopdar bisa menjadi ajang hangout, refreshing, dan ngobrol-ngobrol yang hangat. Tempat yang cozy, nyaman, dan unik is a must.</p>
<p>Standar lokasi kopdar yang sering saya temui adalah kafe, foodcourt, restoran, mol, bahkan angkringan. Yang penting lokasinya mudah dicapai dan cukup untuk menampung peserta kopdar.</p>
<p>Namun kita bisa membuat semacam variasi, dengan kopdar di tempat-tempat public space lainnya (kalo ada), obyek wisata, pantai, museum, atau bahkan di <a href="http://tikabanget.com/2007/12/25/di-rumah-sakit-ituh/" title="Di Rumah Sakit ituh.." target="_blank">rumah sakit</a>! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Lokasi kopdar yang pernah saya ikuti adalah di Benteng Vredeburg, <a href="http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/07/11/kopdar-raya-pantai-pandansari.html" title="Kopdar Raya: Pantai Pandansari">Pantai Pandansari</a>, <a href="http://blog.faniez.net/2007/07/20/4-nights-in-jogja-2/" title="4 Nights in Jogja (2)" target="_blank">Museum Ullen Sentalu</a>, bahkan sampai ke <a href="http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/05/09/serang-semarang.html" title="Serang Semarangâ„¢!!">Semarang</a>, dan tempat-tempat wisata lainnya, selain di mol dan kafe.</p>
<p>Silakan liat sebagian dokumentasi kopdar saya di kategori <a href="http://jengjeng.matriphe.com/index.php/category/kumpul-kumpul" title="Kumpul-Kumpul">Kumpul-Kumpul</a> saja lah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li><strong>Publikasi dan informasi adalah penting</strong><br />
Buat apa kita bikin kopdar tapi ndak ada yang datang? Inilah gunanya publikasi, ilmu komunikasi, dan marketing.</p>
<p>Ndak perlu lah kita bikin iklan segede gaban atau nyebar <strike>trekbek spam</strike> pamflet. Cukup dengan mempublikasikan di blog dan membuat banner, seperti yang dilakukan <a href="http://antobilang.wordpress.com/" title="antobilang" target="_blank">Pak Menkopul</a>, rasanya sudah cukup.</p>
<p>Atau kalo ingin lebih personal, menyebar undangan melalui SMS akan terasa lebih baik. Selain SMS, YM pun bisa jadi media publikasi yang baik.</p>
<p>Apa pun media publikasi kita, yang penting undangan kopdar kita nyampe dan terpublikasi dengan baik. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li><strong>Kaffah dan total dalam berpose saat sesi foto</strong><br />
Seperti kata mutiara khas blogger, &#8220;tanpa skrinsut adalah hoax&#8221;, maka ritual ber-jeprat-jepret-mrenges saat kopdar adalah fardhu ain!</p>
<p>Walau ndak semua harus bawa kamera, minimal ada satu yang jadi tukang jepret dan ketiban sial karena ndak nongol di foto, kecuali kalo bawa tripod.</p>
<p>Skrinsut ini selain menjadi dokumentasi dan bahan postingan, juga bisa menjadi ajang ta&#8217;aruf bagi temen-temen blogger lain yang ndak bisa datang kopdar.</p>
<p>La dengan melihat foto, kita bisa tau wajah asli si blogger yang mungkin jadi cem-cem-an kita, yang kadang ndak seperti yang kita bayangkan.</p>
<p>Gara-gara foto, pas <a href="http://antobilang.wordpress.com/2007/12/28/aprikot-dari-jepara/" title="Aprikot dari Jepara" target="_blank">kopdar kemarin itu</a> ada cerita lucu. Ada salah satu blogger cewek yang tiba-tiba gabung ke kopdar gara-gara dia mengenali saya dari foto-foto di blog ini. Saya sendiri bingung, kok bisa? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_think.gif' alt='&#58;&#45;&#63;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#63;' /></p>
<p>Tapi karena yang mengenali saya adalah cewek, saya cukup berbangga juga. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_mean.gif' alt='&#58;&#45;&#62;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#62;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/medina.jpg' alt='Saya dan Medina' /></p>
<p>Halo, mbak <a href="http://restlessangel.wordpress.com/" title="Medina" target="_blank">Medina</a>! Sepertinya anda harus segera menghubungi psikolog setelah berfoto bersama saya kemarin, untuk menghindari wabah penyakit narsisme akut. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></li>
<li><strong>Bicarakan topik yang menarik</strong><br />
Begitu ketemu, lalu ngapain? Ndomblong plongah-plongoh atau bermain hape tentu bukan kegiatan yang bijaksana. Ya tentunya kalo ketemu ya ngobrol.</p>
<p>La kan via YM atau ceting kan bisa? Iya, tapi ada sensasi tersendiri yang kita dapatkan kalo kita ketemu langsung. Istilahnya, &#8220;gojek kere guyon goblok&#8221; mampu mendekatkan blogger-blogger yang ketemu saat itu.</p>
<p>Siapa tau dari &#8220;gojek kere guyon goblok&#8221; itu bisa mengarah ke &#8220;goyang ranjang&#8221; alias dapet jodoh? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Kalo kita kebingungan mo ngomong tentang apa, membicarakan blogosphere dan sekitarnya bisa menjadi pencair suasana dan obrolan default. Ndak jarang, obrolan kemudian meluas ke obrolan yang bresifat pribadi. Belum lagi gosip-gosip yang beredar, membuat suasana kopdar bisa sepanas acara infotainment. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Lalu topik apa yang paling sering saya bicarakan? Yah, biasanya sih <strike>seputar selangkangan</strike> current issues, bertukar pengalaman, ngangsu kawruh, berbagi <strike>bokep</strike> cerita, baik dari seleblog maupun seleblog sekali banget. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></li>
<li><strong>Anggap semua blogger adalah sama</strong><br />
Di dunia blogosphere, semua sama. Ndak ada istilah blogger senior, junior, lu blogger kemarin sore, gua blogger jaman wangsa Syailendra, semua sama. </p>
<p>Kalo soal perseleban, itu cuma stigma dari masyarakat blogosphere sajah.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Ketika kopdar, kita sering terperanjat ketika bertemu dengan blogger lain yang sering kita baca tulisannya. Oh, ternyata si itu ibu rumah tangga, ternyata si anu bintang bokep, ternyata si adek masih kelas 3 SD, ternyata si itu yang lainnya belom selesai kuliah, dan lain-lainnya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>La di sinilah uniknya. Dari baca membaca blog, kita seolah-olah kenal dekat dengan si empunya blog. Bahkan saking dekatnya, yang awalnya malu-malu lama-lama bisa jadi saling ejek dan pisuh-pisuhan. Tentu semuanya harus liat <acronym title="situasi kondisi toleransi pandangan dan jangkauan">sikontolpanjang</acronym>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Suasana cair semacam ini bisa menjadi sarana mengakrabkan diri, tanpa memandang faktor usia, status, dan pekerjaan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></li>
<li><strong>What you eat is what you pay</strong><br />
<img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/bantingan-duit.jpg' alt='Bantingan duit' class="alignright" /></p>
<p>Ini yang paling penting. La kopdar kan biasanya ndak jauh-jauh dari ngeluarin ongkos. Entah transportasi hingga cemil-cemilan.</p>
<p>Apalagi yang kopdarnya bertempat di mol, kafe, atau foodcourt, yang mau ndak mau minimal kudu beli makanan atau minuman untuk teman ber-gojek-kere-guyon-goblok. Masalah nanti diusir gara-gara warungnya mo tutup, itu urusannya beda lagi.</p>
<p>Soal perkara banting dompet kayak gini memang etisnya kita mbayar sendiri apa yang kita makan.</p>
<p>Tapi kalo njenengan sedang sugih duit karena habis nembus nembak <acronym title="judi jaman jahiliyah yang sempat populer di Solo">Tjap TJie Kie</acronym> monggo saja kalo mau sok nge-bos-i mbayari semua. </p>
<p>Atau kalau mau bantingan, kolek-kolek, mengumpulkan duit seikhlasnya lalu digunakan untuk membayar total kerusakan, akan membuat suasana terasa akan terasa lebih akrab dan kekeluargaan.</p>
<p>Dengan metode ini, subsidi silang bisa terpenuhi. So, ndak perlu pura-pura motret candid lalu mlipir untuk berkelit dari kewajiban bersama. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></li>
<li><strong>Publikasikan laporan kopdar di blog</strong><br />
Minimal ada seorang peserta kopdar yang menuliskan laporan kopdar di blog. Kalo masing-masing peserta kopdar menuliskan di blognya masing-masing, monggo saja. Toh kesan-kesan masing-masing individu kan beda. Tapi ini sih hukumnya fardhu kifayah.</p>
<p>Menuliskan laporan di blog, selain sebagai dokumentasi juga bisa digunakan sebagai ajang provokasi dan ngiming-imingi blogger lain yang ndak bisa ikutan kopdar. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Senarsis dan senista apa pun kopdar yang terjadi, tulis dan publikasikan. Memang, ndak semua cerita perlu dan mampu dituliskan semuanya, namun  minimal menyebutkan waktu, lokasi, dan peserta kopdar rasanya sudah cukup. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Tentu saja, foto-foto sebagai bukti otentik juga harus disertakan sebagai bukti bahwa postingan laporan kopdar itu bukan hoax. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></li>
</ol>
<p>Saya kira itu dulu. Mungkin ada yang mau menambahkan? Atau punya ide lain?</p>
<p>Soal perkara gimana caranya bisa populer dan nyeleb hingga bisa selalu diajak kopdar di mana-mana, mungkin lain kali akan saya tuliskan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sunglas.gif' alt='&#98;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#98;&#45;&#41;' /></p>
<p>Dengan segudang pengalaman semacam ini, rasanya boleh lah saya punya harapan untuk jadi pemain sinetron atau model iklan di tahun 2008. Jujur, saya sudah frustasi dengan kerjaan mburuh saya yang selalu koding dan koding lagi. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_silly.gif' alt='&#56;&#45;&#125;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#56;&#45;&#125;' /></p>
<p>Mungkin <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/" title="Iman Brotoseno" target="_blank">Mas Iman</a> bisa membantu saya? Saya kan juga pengen terkenal kayak <a href="http://buanadara.wordpress.com/" title="Sarah" target="_blank">Sarah</a>, mas.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Selamat Tahun Baru, semuanya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_party.gif' alt='&#60;&#58;&#45;&#112;' class='wp-smiley' width='38' height='18' title='&#60;&#58;&#45;&#112;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/cara-sukses-bikin-kopdar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liburan ala Blogger</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/liburan-ala-blogger.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/liburan-ala-blogger.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 09:53:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kumpul-Kumpul]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/25/liburan-ala-blogger.html</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana liburan panjang temen-temen? Seru? Mengasyikkan? Atau justru menyebalkan? Apa yang temen-temen lakukan pada liburan kemarin? Jeng-jeng? Keluyuran? Berkumpul bersama keluarga? Ndak ke mana-mana? Atau malah jatuh sakit? Saya sendiri mengisi liburan dengan cara yang beda. Bersama temen-temen blogger Jogja, kami mengisi liburan ala blogger! Agenda liburan dimulai dengan merayakan Idul Adha bareng rekan-rekan CahAndong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/liburan-blogger1.jpg" alt="Liburan ala Blogger" title="Liburan ala Blogger" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1216" /></p>
<p>Bagaimana liburan panjang temen-temen?</p>
<p>Seru? Mengasyikkan? Atau justru menyebalkan?</p>
<p>Apa yang temen-temen lakukan pada liburan kemarin?</p>
<p>Jeng-jeng? Keluyuran? Berkumpul bersama keluarga? Ndak ke mana-mana? Atau malah jatuh sakit? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Saya sendiri mengisi liburan dengan cara yang beda. Bersama temen-temen blogger Jogja, kami mengisi liburan ala blogger! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><span id="more-514"></span>Agenda liburan dimulai dengan <a href="http://cahandong.org/2007/12/21/kurban-bersama-ca.html" title="Kurban Bersama CA" target="_blank">merayakan Idul Adha bareng rekan-rekan CahAndong</a> pada tanggal 20 Desember 2007 di tempatnya <a href="http://annots.wordpress.com/" title="Annots" target="_blank">Annots</a> di Desa Kokosan, Kecamatan Prambanan, Klaten.</p>
<p>Kemudian hari berikutnya, Jumat, 21 Desember 2007, saya terpaksa melewatkan <a href="http://antobilang.wordpress.com/2007/12/21/kopdar-mas-iman-brotoseno-dan-sarah/" title="Kopdar Mas Iman Brotoseno dan Sarah" target="_blank">acara kopdar yang paling ditunggu oleh para bayut Jogja</a> pimpinan <a href="http://antobilang.wordpress.com/" title="Antobilang" target="_blank">Antobilang</a>, ketemu <a href="http://buanadara.wordpress.com/" title="Sarah Buanadara" target="_blank">Sarah</a> sama <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/" title="Iman Brotoseno" target="_blank">Mas Iman Brotoseno</a>.</p>
<p>Sabtu, 22 Desember 2007, Jogja digemparkan oleh berita yang saya kira awalnya adalah hoax. Berita tentang <a href="http://tikabanget.com/" title="tikabanget" target="_blank">tikabanget</a> <a href="http://tikabanget.com/2007/12/25/di-rumah-sakit-ituh/" title="Di Rumah Sakit ituh.." target="_blank">masuk rumah sakit</a> karena sakit perut sekali ini justru menjadi tonggak kopdar yang menjadi-jadi. Halah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/tikabanget.jpg' alt='tikabanget: walau sakit, KOPDAR jalan terus!' /></p>
<p>Berkumpul dan berkopdarlah kami di ruang tempat Tika dirawat. La ini njenguk orang sakit malah jadi ajang kopdar! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Maklum, kemahsyuran Tika di jagat perbloggeran memang mampu menarik bayut-bayut datang berkunjung. Apa kamu ndak punya temen cewek yang &#8220;berprestasi&#8221; toh, Tik? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Bahkan saking banyaknya trefik yang masuk, andai Tika masang Adsense di depan pintu kamarnya, dijamin si Tika bakal meraup ribuan dollar dan akan merasakan kebebasan finansial! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_moneyeyes.gif' alt='&#36;&#45;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#36;&#45;&#41;' /></p>
<p>Berita ini ternyata juga mampu menarik <a href="http://colonelseven.wordpress.com/" title="Balibul" target="_blank">Kolonel Gembul van Bal</a> jauh-jauh datang dari <a href="http://b-h-i.blogspot.com/" title="Kesultanan Bunderan HI" target="_blank">Kesultanan BHI</a> datang menjenguk.</p>
<p><a href="http://nodobos.com/" title="Mbilung McNdobos" target="_blank">Pakde Mbilung</a> sekeluarga yang sedang melakukan <a href="http://ndobos.com/archives/338" title="Jeng Jeng Time" target="_blank">jeng-jeng</a> pun akhirnya menyempatkan datang ke Jogja, walau sebenernya Jogja bukan menjadi tujuan dalam rute jeng-jeng-nya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Begitu datang, Pakde Mbilung selalu memamerkan kecanggihan hapenya yang mampu membuat pemegangnya invisibel, sehingga bisa ndak ditagih dan berkelit dari &#8220;tanggung jawab bersama&#8221;. Keren ndak, tuh? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/mbilung.jpg' alt='pakde mbilung: hapeku canggih banget sekali, loh!' /></p>
<p>Minggu, 23 Desember 2007, ada berita menggembirakan. Salah satu rekan <a href="http://cahandong.org/" title="CahAndong" target="_blank">CahAndong</a> <a href="http://blog.mysyam.net/index.php/2007/12/16/ketika-hari-yang-dinanti-itu-tiba/" title="Ketika hari yang dinanti itu tiba.." target="_blank">melangsungkan pernikahan</a> di lokasi off-road yang medannya menantang untuk melakukan pendoyokan.</p>
<p>La gimana ndak menantang, gara-gara rute maut nan dahsyat itu, kami jadi datang terlambat! Halah, alesan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Pas kami datang, acara sudah selesai dan kami cuma puas menikmati hidangan sup kambing. Hiburan penyanyi ndang-ndut semlidhit yang saya tunggu pun terlewatkan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Selamat ya, <a href="http://blog.mysyam.net/" title="mysyam" target="_blank">Syam</a>! Moga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah!</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/mysyam.jpg' alt='selamat, mysyam! semoga sakinah, mawaddah, wa rahmah!' /></p>
<p>Senin, 24 Desember 2007, lagi-lagi kopdar bertempat di rumah sakit. <a href="http://otakiphan.wordpress.com/" title="Iphan" target="_blank">Iphan</a> jatuh sakit dan harus rela kamarnya menjadi ajang kopdar lagi.</p>
<p>Tika yang katanya lagi sakit pun sampe rela datang menjenguk. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/iphan.jpg' alt='to iphan: moga cepat sembuh!' /></p>
<p>Kowe ki lara kok polah ae toh, Tik! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><a href="http://terapikomik.blogdrive.com/" title="terapikomik" target="_blank">Dokter Tito</a> juga datang menjenguk. Wajah asli blogger komikus yang mengaku dokter yang saat itu ndak make kaos item Atari-nya ini ternyata persis seperti yang terpampang di blog-nya itu! Coret-coret merah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/terapikomik.jpg' alt='terapikomik: beginilah wajah asliku!' /></p>
<p>Begitulah acara liburan ala blogger yang saya alami. Banyak banget cerita yang ndak bisa saya tulis semua di blog ini. La kalo ditulis semua bisa panjang banget! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Buat yang merayakan Natal, saya mengucapkan Selamat Natal. Buat semua, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru. Semoga kita menjadi lebih baik di tahun mendatang. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Wis wis wis! Siap-siap mburuh lagi! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Foto narsis lainnya ada di <a href="http://matriphe.multiply.com/photos/album/22/Liburan_ala_Blogger" title="Liburan ala Blogger" target="_blank">Galeri Narsis</a> saya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/liburan-ala-blogger.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurban Pertama Saya</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/kurban-pertama-saya.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/kurban-pertama-saya.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 09:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arkais]]></category>
		<category><![CDATA[cahandong]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[kurban]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[tongseng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/20/kurban-pertama-saya.html</guid>
		<description><![CDATA[Idul Adha 1428 H kali ini adalah pertama kalinya saya bisa berkurban. Alhamdullillah, saya ada rejeki. Dulu sih biasanya yang kurban bapak saya, pake atas nama saya. Tiap tahun gantian, kadang pake atas nama ibu saya, adik saya, atau bapak saya sendiri. Di-rolling. Sekarang ya pake duit saya sendiri, beli domba sendiri, tapi belum berani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/saya-dan-domba1.jpg" alt="Saya dan Domba" title="Saya dan Domba" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1218" /></p>
<p>Idul Adha 1428 H kali ini adalah pertama kalinya saya bisa berkurban. Alhamdullillah, saya ada rejeki. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p>Dulu sih biasanya yang kurban bapak saya, pake atas nama saya. Tiap tahun gantian, kadang pake atas nama ibu saya, adik saya, atau bapak saya sendiri. Di-rolling.</p>
<p>Sekarang ya pake duit saya sendiri, beli domba sendiri, tapi belum <strike>berani</strike> mampu untuk menyembelih sendiri (masih disembelihkan orang lain). <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><span id="more-508"></span>Bagi sebagian orang mungkin seekor domba ndak berarti. Namun bagi saya, itu sangat sangat berarti.</p>
<p>Demi berkurban ini, saya rela menyisihkan duit hasil nguli sedikit demi sedikit yang saya simpan dalam celengan babi. Alhamdulillah, duit yang saya kumpulkan selama setahunan lebih ini bisa cukup buat membeli seekor domba.</p>
<p>Kalo dipikir, berkurban itu rasanya berat banget. Godaanya banyak. Jangan dibandingkan dengan pengorbanan dan kerelaan Nabi Ibrahim, awalnya saya juga sedikit sayang sama duit yang terkumpul di celengan babi itu, je.</p>
<p>Bayangin aja, duit segitu kan bisa buat modal keluyuran, buat ngupgrade komputer kuda saya, buat beli hape baru, dan <strike><a href="http://blog.mysyam.net/index.php/2007/12/16/ketika-hari-yang-dinanti-itu-tiba/" title="Ketika hari yang dinanti itu tiba.." target="_blank">modal kawin</a>,</strike> barang-barang menggiurkan lainnya.</p>
<p>Namun saya berusaha membulatkan tekad. Sia-sia saja rasanya saya sudah menabung dikit-dikit, tapi akhirnya uang itu habis ke sesuatu yang melenceng dari tujuan awalnya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Rasanya bener-bener menjadi pengorbanan buat saya. Saya harus mengorbankan masa liburan panjang seminggu ke depan cuma nglangut di rumah karena ndak ada duit buat keluyuran. Padahal di benak ini sudah tersusun banyak rencana keluyuran untuk mengisi liburan panjang esok itu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p>Halah, gayamu, Zam! Cuma kurban seekor kambing aja nggaya, pake diposting segala! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Loh, ha ya jelas. Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail, saja bisa tercatat dalam sejarah dan menjadi tuntunan bagi umat Islam, la saya kan juga pengen narsis juga dan tercatat dalam blog. Siapa tau tahun depan bisa kurban sapi? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Nah, lokasi yang dipilih untuk penyembelihan adalah mushola di desanya <a href="http://annots.wordpress.com/" title="Annots" target="_blank">Annots</a>, di daerah Prambanan, Klaten.</p>
<p>Saya milih di tempat ini karena saya mikir kalo di kota, rasanya sudah banyak hewan yang dipotong. La, di mushola desanya Annots, hewannya cuma sedikit. Akhirnya bersama <a href="http://cahandong.org/" title="CahAndong" target="_blank">CahAndong</a>, kami mengadakan <a href="http://cahandong.org/2007/12/21/kurban-bersama-ca.html" title="Kurban Bersama CA" target="_blank">perayaan Idul Adha</a> di tempat itu.</p>
<p>Kebetulan CahAndong sendiri juga menyumbangkan seekor kambing, hasil urunan temen-temen juga. Selain itu, <a href="http://sebuahcatatan.wordpress.com/" title="Mas Is" target="_blank">Mas Is</a> juga menyalurkan seekor kambing dari kantornya. Total jendral, CahAndong menyumbangkan 3 ekor kambing, yaitu dari CahAndong, saya, dan Mas Is.</p>
<p>Setelah kambing dipotong dan dikuliti, bertempat di rumah Annots, para eblis dan ebliswati CahAndong akhirnya menyerbu tongseng ala Prambanan hasil masakan ibunya Annots! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_drool.gif' alt='&#61;&#112;&#126;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#61;&#112;&#126;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/tongseng-kambing.jpg' alt='Tongseng Kambing' /></p>
<p>Tongseng bikinan ibunya Annots memang istimewa. Daging kambingnya bisa empuk banget. Bau kambingnya juga ndak tercium lagi, karena kalo ndak pintar mengolah, bau kambing biasanya masih terasa.</p>
<p>Pedasnya lada saya rasa cukup pas dan bumbunya juga meresap ke dalam daging dengan baik. Mungkin karena daging yang digunakan masih segar, sehingga daging mampu menyerap bumbu dengan sempurna.</p>
<p>Saking enaknya, saya sampai nambah beberapa kali. Dan saya harus menanggung akibatnya karena kini <strike>saya bingung mo menyalurkan hasrat saya ke siapa</strike> kepala saya langsung pusing dan <strike>bagian yang &#8220;itu&#8221;</strike> leher bagian belakang terasa tegang. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/pesta-kambing.jpg' alt='Pesta Kambing' /></p>
<p>Hoho.. Kapan lagi pesta kambing macam gini? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/kurban-pertama-saya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeng-Jeng Jakarta</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 17:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelogue]]></category>
		<category><![CDATA[bhi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>
		<category><![CDATA[seleblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/14/jeng-jeng-jakarta.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya sudah lama saya mo posting ini, tapi kemarin masih kerepotan dan belum bisa berhubungan dengan dunia internet, maka baru sekarang saya sempat posting. Biar basi yang penting posting! Hari Jumat-Sabtu (7-8/12) lalu saya berkesempatan jeng-jeng ke Jakarta. Kesempatan ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jakarta. Huehehe, maklum wong ndeso! Banyak pengalaman yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/hello-jakarta1.jpg" alt="Hello Jakarta!" title="Hello Jakarta!" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1220" /></p>
<p>Sebenernya sudah lama saya mo posting ini, tapi kemarin masih kerepotan dan belum bisa berhubungan dengan dunia internet, maka baru sekarang saya sempat posting. Biar basi yang penting posting! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Hari Jumat-Sabtu (7-8/12) lalu saya berkesempatan jeng-jeng ke Jakarta. Kesempatan ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jakarta. Huehehe, maklum wong ndeso! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Banyak pengalaman yang saya dapat selama 2 hari di ibukota ini, baik yang menyenangkan maupun yang mbikin emosi. Saya menikmatinya, menikmati kebangsatan dan kelaknatan kota yang katanya megapolitan ini.</p>
<p><span id="more-496"></span>Sekali lagi blog membuktikan kekuatan magisnya, ndak hanya trend sesat atau cuma wadah narsis aja, blog ternyata mampu menjalin persaudaraan.</p>
<p>Temen-temen blogger, yang belum pernah saya temui sebelumnya, bener-bener membantu saya dalam mengarungi kehidupan di kota kejam ini.</p>
<p>Makasih buat temen-temen blogger, terutama <a href="http://b-h-i.blogspot.com/" title="Bunderan Hotel Indonesia" target="_blank">BHI</a> atas sambutan dan kerepotan yang ditimbulkan akibat kedatangan saya ke Jakarta. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_worship.gif' alt='&#94;&#58;&#41;&#94;' class='wp-smiley' width='32' height='18' title='&#94;&#58;&#41;&#94;' /></p>
<p>Saya ke Jakarta karena ada suatu keperluan, tapi bukan saya namanya kalo kesempatan macam ini ndak dipake buat jeng-jeng. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Saya sama sekali ndak punya gambaran mo ngapain di Jakarta. Saya bahkan buta sama sekali dengan yang namanya Jakarta.</p>
<p>Awalnya saya berniat untuk <em>ndoyok</em> bin nggelandang, atau istilah lain yang lebih keren, sok backpacking-an. Pokoke waton berangkat, soal ntar nginep di mana, mo ngapain, dipikir belakangan.</p>
<p>Namun karena berbagai pertimbangan, akhirnya metode pendoyokan yang biasa saya terapkan itu akhirnya saya rubah. Saya pun membeli peta Jakarta untuk orientasi medan. <a href="http://i43.photobucket.com/albums/e357/ineanto/1170123088.jpg" title="Peta Busway TransJakarta" target="_blank">Peta Busway TransJakarta</a> pun saya download lalu saya print sebagai bekal.</p>
<p>Wis pokoke nggaya banget dan yak-yak-o. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Soal tempat menginap selama saya di Jakarta, saya ditawari tempat menginap di Istana Wapres BHI di kawasan Kebon Kacang oleh <a href="http://bangsari.wordpress.com/" title="Bangsari" target="_blank">Kang Ipul</a> berkat bantuan <a href="http://igncahyo.wordpress.com/" title="bagonk" target="_blank">Kang Bagonk</a>.</p>
<p>Beruntung, apalagi lokasi Istana BHI memang ndak jauh dari tempat saya menyelesaikan keperluan, di jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, tepatnya sekitaran Patung Tani.</p>
<p>Berangkat dari Jogja naek kereta Senja Utama Jogja hari Kamis (6/12) malem. Gara-gara ada kerjaan yang kudu diberesin, saya ndak sempet packing sebelumnya. Ditambah hujan yang mengguyur sejak siang membuat saya hampir ketinggalan kereta karena datang mepet setelah diantar <a href="http://annots.wordpress.com/" title="Annots" target="_blank">Annots</a> ke stasiun.</p>
<p>Kurangnya persiapan plus kebiasaan saya kalo jeng-jeng tanpa rencana, membuat beberapa hal penting lupa dilakukan. Peta Jakarta dan peta busway TransJakarta yang saya persiapkan justru ndak saya bawa. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>JAKARTA MENYAMBUT</strong></p>
<p>Sampai di Jakarta pagi Subuh. Karena saya buta sama sekali sama Jakarta dan moda transportasinya, rencananya saya akan dijemput ajudan pak Wapres BHI, <a href="http://colonelseven.wordpress.com/" title="Balibul" target="_blank">Kang Iqbal</a> di stasiun Pasar Senen.</p>
<p>Begitu tiba di Jakarta, saya langsung menjadi korban kejahilan sang ajudan. Namun kejahilan dari Kang Balibul ini menjadi &#8220;sambutan&#8221; yang sangat berkesan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Ceritanya gini, rencananya Kang Balibul akan menjemput saya pake motor. Turun dari kereta, saya langsung dicecar dengan tawaran tukang ojek maupun tukang bajaj. Tentu saya menolak dengan pasang tampang sok galak, cuek, dan jumawa. Maksudnya sih biar ndak diganggu gitu. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_mean.gif' alt='&#58;&#45;&#62;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#62;' /></p>
<p>Saya pun menunggu jemputan di halte depan stasiun. SMS dari Kang Balibul bilang kalo dia baru aja bangun. Ya udah, saya pikir agak lama.</p>
<p>Karena badan capek dan mata ngantuk berat karena ndak bisa tidur nyenyak di kereta, pikiran saya saat itu pengen segera dijemput dan segera beristirahat.</p>
<p>Mak jegagik ada orang yang tiba-tiba duduk di samping saya. Tanpa melihat mukanya, saya cuekin aja tu orang.</p>
<p>Tiba-tiba dia nawarin saya rokok. Saya pun menolak dengan sok cuek. First lesson: jangan percaya dan mudah menerima tawaran orang yang tak dikenal.</p>
<p>Tak berapa lama ni orang nanya-nanya sok akrab, &#8220;mo ke mana, mas?&#8221;. Second lesson: waspada dengan orang yang sok kenal dan sok akrab.</p>
<p>&#8220;Oh, mo pulang..&#8221;, jawab saya cuek sambil pura-pura mainan HP <strike>biar ndak disuruh mbayar</strike> dan berharap jemputan segera datang.</p>
<p>&#8220;Udah, naik taksi aja yuk..&#8221;, tawar orang di samping saya tadi. Anjrit! Sopir taksi gelap nyari mangsa nih, pikir saya.</p>
<p>&#8220;Ndak, saya nunggu jemputan, kok..&#8221;, tolak saya dengan nada sok tegas berharap ni sopir taksi gelap enyah.</p>
<p>&#8220;Dijemput ma siapa, mas?&#8221;, tanya ni orang lagi. Jamput!</p>
<p>&#8220;Dijemput kakak saya!&#8221;, jawab saya sambil mikir rese banget sih ni orang.</p>
<p>Ndak berapa lama, tu orang bilang, &#8220;la ini kakakmu di sini..&#8221;, sambil nunjuk Kang Ipul yang duduk di sampingnya lalu ketawa nguakak. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_rotfl.gif' alt='&#61;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='30' height='18' title='&#61;&#41;&#41;' /></p>
<p>Jamput! Asyu! Bajirut! Pokoke semua nama hewan langsung meluncur ketika tau orang yang nanya-nanya saya tadi itu Kang Balibul! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/banghead.gif' alt='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' class='wp-smiley' width='25' height='20' title='&#58;&#98;&#97;&#110;&#103;&#104;&#101;&#97;&#100;' /></p>
<p>Kang Balibul semakin nguakak penuh kemenangan! Huasyu.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>NDOYOK JAKARTA</strong></p>
<p><a href="http://diditkurniawan.web.ugm.ac.id/" title="diditjogja" target="_blank">Didit</a>, kawan sependoyokan saya ternyata nyusul juga ke Jakarta karena ada keperluan yang hampir sama, namun beda lokasi. Ya sudah, sekalian saja dia ditransitkan ke Kebon Kacang.</p>
<p>Abis Jumatan, hujan deres turun. Sial, padahal saya mo orientasi medan dulu. Tapi untung hujan tak lama, sekitar pukul 14.00 saya keluar dari Kebon Kacang lalu berjalan kaki menuju Patung Tani.</p>
<p>Jalan kaki? Iya, jalan kaki. Sebenernya saya sudah dikasih ancer-ancer dan mode transportasi yang digunakan untuk sampai ke sana, tapi melihat trotoar yang begitu lebar dan bagus banget, membuat kaki ini tergoda untuk menapakkan kaki di atasnya. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Trotoar di sini rupanya cukup nyaman, lebar, dan sepi. Mungkin karena ndak ada yang mo jalan kaki kali, ya? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Setelah urusan selesai, saya pun kansenan sama Didit untuk ketemu di Masjid Wali Songo di kawasan Kwitang. Dari situ kami lalu ke Plaza Atrium dengan berjalan kaki lagi. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Kita orang ke Plaza Atrium karena Didit mo beli baju ma celana dalam buat bekal nginep. Dia emang ndak ada rencana nginep sebelumnya, jadi dia ndak bawa pakaian ganti sama sekali.</p>
<p>Berhubung saya jarang masuk mol, saya bingung plongah-plongoh saat masuk sana. Wis, pokoke malu-maluin banget lah! Makanya, lain kali jangan ajak saya ke mol, ya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari Senen, kami kembali ke Kebon Kacang naik busway. Yeah, ini adalah pertama kalinya saya naik busway! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Dari Koridor 2 kami pindah ke Koridor 1 di Halte Harmoni lalu turun di Halte Sarinah. Sebelumnya kami ngontak <a href="http://ismail85.web.ugm.ac.id/" title="Tupic" target="_blank">Tupic</a> dulu untuk ketemuan di Halte Sarinah.</p>
<p>Di Halte Sarinah, kami nguakak-ngakak kek orang gila dan diliatin orang sehalte. Yo ben! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><strong>KUMPUL BUNDERAN HOTEL INDONESIA</strong></p>
<p>Setelah itu kami kembali ke Istana Wapres dan ketemu sama <a href="http://luthfi.wordpress.com/" title="Luthfi" target="_blank">Luthfi</a> penguasa Istana Bogor. Setelah berbasi-basi sejenak, kami pun meluncur ke lokasi konferensi Kasultanan BHI di emperan depan Plaza Indonesia.</p>
<p>Saya kira warga BHI itu ngumpulnya di emperan kolam tengah bunderan yang ada patung Selamat Datang-nya itu je. Ternyata di emperan depan Plaza Indonesia. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Di sana, kami nguakak-nguakak, gojek kere, guyon goblok, pokoke menyenangkan. Ketemu orang-orang hebat ber-casing mlarat berjiwa ningrat yang mampu menghilangkan penat. Pokoke dahsyat!</p>
<p>Sejak pertama tiba di Jakarta, saya sudah stres. Bawaannya pengen misah-misuh, emosi, gara-gara liat kesemrawutan kota dan tingkah laku masyarakatnya yang biacilak tenan. Hajinguk, kutho opo iki?! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_waiting.gif' alt='&#58;&#45;&#119;' class='wp-smiley' width='23' height='18' title='&#58;&#45;&#119;' /></p>
<p>Tapi setelah ketemu temen-temen BHI, rasanya saya menemukan kembali hawa-hawa bersahabat. Suasana akrab yang meneduhkan..</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/bhi2.jpg' alt='Warga BHI kumpul' /></p>
<p>Saya sendiri ndak ingat semua yang dateng malam itu. Ada <a href="http://bahtiar.wordpress.com/" title="Bahtiar">Pak Presiden</a> dan <a href="http://bangsari.blogspot.com/" title="Bangsari" target="_blank">Pak Wapres</a>, <a href="http://colonelseven.wordpress.com/" title="Balibul" target="_blank">Kang Balibul</a>, <a href="http://hadik.blogspot.com/" title="Hadik" target="_blank">Gus Pitik</a>, <a href="http://e-ndiks.blogspot.com/" title="Endiks" target="_blank">Kang Endiks</a>, <a href="http://www.buih-ombak.com/" title="Mikow" target="_blank">Kang Mikow</a>, <a href="http://zumux.blogdrive.com/" title="Pakde Zumux" target="_blank">Pakde Zumux</a>, <a href="http://sekadarblog.com/" title="Hedi" target="_blank">Kang Hedi</a>, <a href="http://fanabis.blogsome.com/" title="Fanabis" target="_blank">Kang Kw</a>, <a href="http://omith.blogspot.com/" title="Omith" target="_blank">Mitha</a>, <a href="http://vivink.blogspot.com/" title="Pinkina" target="_blank">Mbak Vivink</a>, <a href="http://luthfi.wordpress.com/" title="Luthfi" target="_blank">Luthfi</a>, <a href="http://pantomimus.wordpress.com/" title="Yudhi" target="_blank">Kang Yudhi</a>, ama <a href="http://pitopoenya.blogspot.com/" target="_blank" title="Pito">Pito</a>. Bahkan <a href="http://ndorokakung.com/" title="Ndoro Kakung" target="_blank">Ndoro Kakung</a>, <a href="http://enda.goblogmedia.com/" title="Enda Nasution" target="_blank">Kang Enda</a>, sama <a href="http://blogombal.org/" title="Paman Tyo" target="_blank">Paman Tyo</a> pun datang.</p>
<p>Matur nuwun, kawan-kawan. Di sini saya menemukan sisi Jakarta yang menyenangkan. Hayah! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Selain ngobrol-ngobrol, ada kejadian luar biasa yang baru pertama kali terjadi di BHI. Satpol PP tiba-tiba datang, menciduk orang-orang marjinal yang kebetulan beristirahat melepas lelah di sana dengan sadisnya.</p>
<p>Mereka diangkut ke mobil tanpa ampun. Orang-orang kumuh itu hanya bisa berteriak dan meronta. Hati saya pedih, melihatnya saja saya tak tega. Sekali lagi hati ini mengumpat dalam hati, tak berperikemanusiaan!! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_angry.gif' alt='&#120;&#40;' class='wp-smiley' width='34' height='18' title='&#120;&#40;' /></p>
<p>Suasana cukup tegang dan mencekam. Saya yang bertampang kere dan lusuh ini jelas kethar-kethir, takut keciduk juga. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_worried.gif' alt='&#58;&#45;&#83;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#83;' /></p>
<p>Malam semakin larut dan akhirnya kumpul-kumpul BHI itu bubar. Saya, Didit, Tupic, Luthfi, tidur di Istana Presiden BHI yang juga berada di Kebon Kacang, ndak jauh dari Istana Wapres. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_tired.gif' alt='&#40;&#58;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#40;&#58;&#124;' /></p>
<p><strong>JENG-JENG JAKARTA TUA</strong></p>
<p>Jujur, saya ndak suka Jakarta. Menurut saya ndak ada yang menarik di Jakarta, selain museum dan bangunan-bangunan tuanya!</p>
<p>Ya, saya suka bangunan tua, heritage, dan sebangsanya! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#88;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#88;' /></p>
<p>Sabtu siang, saya dan Didit berencana ke Museum Fatahillah yang terletak di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Kawasan ini mirip dengan Kawasan Kota Lama di Semarang, namun gedung-gedung di sini masih &#8220;lebih terawat&#8221; daripada yang di Semarang, meskipun sama-sama terkesan terbengkalai.</p>
<p>Dari Halte Sarinah, kami langsung menuju Stasiun Jakarta Kota pake busway Koridor 1. Setelah turun di Stasiun Jakarta Kota, berjalan sedikit ke utara, kita pun sampai di Taman Fatahillah, Kawasan Kota Tua.</p>
<p>Di kawasan ini setidaknya ada 5 buah museum, antara lain Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Museum Fatahillah (Museum Sejarah Jakarta).</p>
<p>Saat itu Museum Fatahillah sedang direnovasi, sehingga bilah-bilah bambu yang menempel di dinding terlihat sedikit mengganggu (kegiatan berfoto-foto narsis). <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sighing.gif' alt='&#58;&#45;&#60;' class='wp-smiley' width='24' height='18' title='&#58;&#45;&#60;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/fatahillah.jpg' alt='Museum Sejarah Jakarta' /></p>
<p>Museum Fatahillah sendiri berisi benda-benda peninggalan dan cerita-cerita sejarah Jakarta mulai dari jaman pra-sejarah hingga masa kini.</p>
<p>Gedungnya sendiri dibangun pada tahun 1707 yang dulunya digunakan sebagai gedung balaikota (Stadhuis) Batavia. Kemudian gedung ini diresmikan sebagai museum pada tanggal 30 Maret 1974 oleh gubernur Jakarta saat itu, Bapak Ali Sadikin.</p>
<p>Yang unik, batu pertama pembangunan museum ini dilakukan oleh Petronella Wilhelmina van Hoorn pada tangal 25 Januari 1707 yang kala itu berusia 8 tahun. Wilhelmina sendiri merupakan putri dari Gubernur Jendral Hindia Belanda saat itu, Van Hoorn.</p>
<p>Di depan museum kita dapat menemukan batu-batu dari halaman depan istana The Dam Armsterdam yang merupakan bagian dari proyek &#8220;Moving the World &#8211; De Dam 2004&#8243; yang merupakan kerjasama antara 8 kota lainnya di dunia, yaitu Jakarta, Antwerpen, Oslo, Copenhagen, Kairo, Athena, Casablanca, dan Ankara.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/batu-batu.jpg' alt='Batu dari 8 kota di depan Museum Sejarah Jakarta' /></p>
<p>Di dalam museum terdapat benda-benda peninggalan mulai dari jaman pra-sejarah, peninggalan kerajaan Tarumanegara, hingga peninggalan VOC yang berupa mebel-mebel antik.</p>
<p>Saya baru tau bentuknya Prasasti Kebon <strike>Kacang</strike> Kopi, Prasasti Ciaruteum, Prasasti Tugu, dan sebagainya yang dulu selalu saya cuekin pas pelajaran Sejarah. Tentu prasasti-prasasti ini hanya replikanya saja. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> </p>
<p>Di halaman belakang, kita dapat menemukan patung Hermes yang menurut mitologi Yunani merupakan Dewa Keberuntungan.</p>
<p>Patung yang terbuat dari logam ini dulu berada di Jembatan Harmoni, lalu kemudian demi keamanan dipindahkan ke museum ini dan di Jembatan Harmoni dibuatkan replikanya.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/hermes.jpg' alt='Patung Hermes' /></p>
<p>Selain Patung Hermes, kita dapat pula melihat meriam Si Jagur yang terkenal itu. Dulu meriam ini berada di depan gedung museum, lalu pada tanggal 22 November 2002 pada bulan Ramadhan setelah sholat Tarawih, meriam ini dipindahkan ke halaman belakang museum.</p>
<p>Meriam ini sangat terkenal dengan mitos kesuburannya. Jadi ada mitos yang beredar bahwa meriam ini mampu memberikan kesuburan karena bagian punggung meriam yang ada moncong berupa tangan mengepal dengan ibu jari dijepit jari telunjuk dan jari tengah. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/si-jagur.jpg' alt='Meriam Si Jagur' /></p>
<p>Pada bagian punggung meriam terdapat tulisan &#8220;<em>ex me ipsa renata sum</em>&#8221; yang artinya kurang lebih &#8220;<em>dari diriku sendiri aku lahir kembali</em>&#8220;. Konon meriam ini dibuat dengan cara melebur 16 buah meriam kecil-kecil.</p>
<p>Meriam ini dibuat oleh M.T. Bocarro di Macao yang kemudian dibawa ke Malaka untuk memperkuat benteng Portugis. Tahun 1641, Malaka jatuh ke tangan VOC dan meriam ini dibawa ke Batavia.</p>
<p>Di sini kita juga melihat penjara-penjara yang berada di bawah gedung. Penjara ini berbentuk setengah lingkaran yang kita harus membungkuk bila memasukinya. Di dalamnya terdapat bola-bola besi yang digunakan untuk mengikat kaki para tahanan.</p>
<p>Dulu, ruangan-ruangan ini digunakan untuk menampung sekitar 80-an orang tahanan. Ada 5 buah ruang penjara yang masih utuh sampe sekarang.</p>
<p>Selesai menjelajah Museum Sejarah Jakarta, kami pun keluar. Kami saat itu ingin melanjutkan ke Museum Wayang yang letaknya tak jauh dari Museum Sejarah Jakarta ini, namun apa daya museum telah tutup karena waktu menunjukkan pukul 15.00.</p>
<p>Kami pun berjalan keliling-keliling menikmati arsitektur Kota Tua ini sambil nyeruput Es Potong! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/12/kota-tua.jpg' alt='Jeng-jeng di Kota Tua' /></p>
<p>Foto-foto narsis saya lainnya ada di <a href="http://matriphe.multiply.com/photos/album/21/Museum_Sejarah_Jakarta" title="Museum Sejarah Jakarta" target="_blank">Galeri Foto Multiply saya</a>. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><strong>NDOYOK JAKARTA JILID DUA</strong></p>
<p>Sebenernya kami pengen menjelajah museum-museum lainnya, namun apa daya waktunya yang ndak ada, membuat kami mengurungkan niat. Padahal kami yakin, banyak hal menarik yang akan kami temukan di museum-museum ini.</p>
<p>Kami pun pulang menumpang busway. Kami pun mampir dulu ke stasiun Pasar Senen untuk membeli tiket kereta Fajar Utama Yogyakarta buat saya pulang ke Jogja.</p>
<p>Dari stasiun Pasar Senen, terbersit ide tolol namun terdengar menyenangkan. Daripada kami sumpek, emosi, dan umpel-umpelan di busway, kami memilih berjalan kaki dari Pasar Senen ke Sarinah Thamrin! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Pas nyampe di jalan Merdeka Selatan, kembali muncul ide tolol untuk ke Monas demi melihat Lingga dan Yoni raksasa. Tapi untung lah, pikiran jernih kembali menguasai kami kembali sehingga niatan tolol itu akhirnya urung. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Nikmatnya berjalan kaki, kami bisa menemukan hal-hal yang unik-unik. Ndak sengaja mata kami melihat gerbang bertuliskan: Pusat Jajanan Sabang, yang terletak di Jalan Agus Salim, Jakarta Pusat.</p>
<p>Namun sayang, kami ndak sempet ngicip-icip di sana meski kami menyusuri jalan tersebut dan cuma bisa nelan ludah. La harga makanan di Jakarta ini mahalnya minta ampun!</p>
<p><strong>TERIMA KASIH DAN MAAF</strong></p>
<p>Saya mo ngucapin terima kasih buat berbagai pihak yang telah bersedia saya repoti, antara lain Kang Ipul, Kang Balibul, dan Kang Bahtiar atas tempat menginap dan cerita serta petuah-petuah njenengan.</p>
<p>Juga buat Kang Hedi dan Kang Kw, bayangan saya sebelum ketemu njenengan-njenengan itu beda banget loh. Ternyata njenengan lebih dari yang saya bayangkan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Juga buat Didit dan Tupic, rekan sependoyokan saya, pokoke ndoyok everywhere! Hidup ndoyok! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/rock.gif' alt='&#58;&#114;&#111;&#99;&#107;' class='wp-smiley' width='29' height='25' title='&#58;&#114;&#111;&#99;&#107;' /></p>
<p>Maaf juga buat <a href="http://venus-to-mars.com/" title="Simbok Venus" target="_blank">Simbok</a> yang sempet misuh-misuh gara-gara ndak saya kasih tau. Maaf, mbok, saya ndak mau ngerepoti njenengan. Tapi saya janji kalo ada waktu, saya bakalan main ke rumah njenengan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p>Buat <a href="http://garden-fairy.net/" title="Ria Patria" target="_blank">Ria</a> karena ternyata kita ndak bisa ketemuan, maapken saya karena hari Sabtu itu saya masih di Kota Tua, je. Mungkin lain kali ya, kita ketemuan. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Buat temen-temen De Marko, <a href="http://thestoopid.multiply.com/" title="Adi thestoopid" target="_blank">Adi</a> yang saya ndak jadi nginep di tempat ente karena Bekasi ke Menteng itu jauh, kawan! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Juga buat <a href="http://templank.web.id/" title="Ridho" target="_blank">Ridho</a> yang udah nungguin di tempat Jono karena nungguin kaos. Sori, Dho! Lebih baik ente ngontak Kang Ipul langsung. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Tak lupa kepada semua pihak yang ndak bisa saya sebutkan satu persatu. Matur nuwun! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_wink.gif' alt='&#59;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;' /></p>
<p>Mungkin lain kali <a href="http://sekadarblog.com/2007/12/08/zam-matriphe/" title="Blogger Kondang" target="_blank">kereblog kuper karena jarang blogwalking</a> macam saya ini datang lagi, njenengan-njenengan ndak keberatan, kan? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/jeng-jeng-jakarta.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

