<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jengjeng matriphe! &#187; ramen</title>
	<atom:link href="http://jengjeng.matriphe.com/tag/ramen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jengjeng.matriphe.com</link>
	<description>pengen jalan-jalan, makan-makan, dan lain-lain</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Aug 2011 11:41:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<atom:link rel='hub' href='http://jengjeng.matriphe.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ramen 38, Kedai Ramen Bernuansa Jepang</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/ramen-38-kedai-ramen-bernuansa-jepang.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/ramen-38-kedai-ramen-bernuansa-jepang.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 09:09:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mie]]></category>
		<category><![CDATA[ramen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/?p=1048</guid>
		<description><![CDATA[Pas di Jogja, saya menemukan sebuah kedai yang menyediakan ramen, namun rasa dan suasanya sudah amat sangat terlokalisasi. Ramen &#8220;njawani&#8221; kalo saya bilang. Nah, beberapa waktu yang lalu, saya berkunjung ke Ramen 38 (Ramen Sanpachi) yang terletak di dalam Gedung Kamome, Jl. Melawai Raya No. 189 B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepatnya berada di atas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2009/03/ramen-38.jpg" alt="Kedai Ramen 38 (Ramen Sanpachi)" title="Kedai Ramen 38 (Ramen Sanpachi)" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1049" /></p>
<p>Pas di Jogja, saya menemukan <a href="http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/11/16/porsi-romusha-shoyu-ramen.html" title="Porsi Romusha Shoyu Ramen">sebuah kedai yang menyediakan ramen</a>, namun rasa dan suasanya sudah amat sangat terlokalisasi. Ramen &#8220;njawani&#8221; kalo saya bilang. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Nah, beberapa waktu yang lalu, saya berkunjung ke <a href="http://www.ramen38.com/" title="Ramen 38" target="_blank">Ramen 38 (Ramen Sanpachi)</a> yang terletak di dalam Gedung Kamome, Jl. Melawai Raya No. 189 B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepatnya berada di atas Starbuck Melawai.</p>
<p><span id="more-1048"></span>Begitu masuk ke dalam gedung ini, terutama di lantai atas, nuansa &#8220;nJepang&#8221;-nya akan langsung terasa. Memang, di kawasan Melawai ini ada tempat yang sering disebut dengan &#8220;Little Tokyo&#8221;.</p>
<p>Little Tokyo, tempat ini disebut demikian karena memang di tempat itu sering dijadikan tongkrongan orang-orang Jepang. Beberapa toko, kedai, kafe, restoran pun kebanyakan dikunjungi oleh orang Jepang dan menyediakan makanan Jepang. Suasananya dibuat semirip mungkin dengan di Jepang, mulai dari arsitektur ruang, interior, gaya berpakaian pramuniaganya, hingga ucapan &#8220;selamat datang&#8221; dan &#8220;terima kasih&#8221;-nya pun diucapkan dalam Bahasa Jepang, walau si pramuniaga ini orang Indonesia. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Gedung Kamome ini terletak ndak jauh dari Little Tokyo, sehingga hawa-hawa Jepangnya masih terasa. Kesan sepi cukup terasa begitu sampai di lantai 2, namun kesan sepi tersebut akan sirna ketika masuk ke dalam kedai.</p>
<p>&#8220;Irasshaimase!&#8221;, teriak pramuniaga cukup mengagetkan ketika saya memasuki kedai menyirnakan kesan sepi plus mendatangkan kesan nJepang. Benar saja, saya seperti kehilangan orientasi begitu menikmati suasananya. Hanya pramuniaga yang bukan orang Jepang lah yang membuat saya tersadar kembali bahwa saya tidak berada di Jepang.</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2009/03/suasana-ramen-38.jpg" alt="Suasana kedai yang Jepang banget" title="Suasana kedai yang Jepang banget" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1050" /></p>
<p>Duduk di meja dan dingklik kayu beralas bantal duduk, dengan pernak-pernik meja dan dekorasi ruangan ala Jepang, plus sebuah daftar menu berhuruf kanji, membuat saya seperti hilang konsentrasi antara memilih menu atau mengamati suasana.</p>
<p>Sebuah meja bar panjang berada di sisi lain. Sang koki pria (lebih tepatnya si peracik ramen) nampak memukul-mukulkan pisaunya seperti sedang mencacah sesuatu secara bergantian sehingga muncul bunyi berisik &#8220;tok-tok-tok-tok&#8221; dinamis, padahal tiada apa pun yang dicacah.</p>
<p>Dua buah televisi yang menayangkan acara TV Jepang, entah rekaman atau memang live dari TV kabel, memper-jepang-kan suasana. Iklan-iklan Jepang yang lucu dan kreatif mampu membuat saya tersenyum karena iklan-iklan ini begitu ekspresif, sehingga saya yang ndak bisa berbahasa Jepang pun bisa menangkap apa maksud iklan tersebut.</p>
<p>Seorang pria nampak lahap menikmati ramen yang ada di depannya. Pramuniaga wanita berseragam dengan nama dan nomor di punggung, mirip dengan seragam sepak bola, nampak berdiri menunggu di ujung meja bar. </p>
<p>Saya bingung ketika hendak memilih menu. Berbagai menu dengan tulisan kanji, walau dilengkapi dengan romanjinya, membuat saya tetap saja bingung karena benar-benar merasa asing dengan menu-menu yang ditawarkan. Belum lagi label &#8220;kehalalan&#8221; membuat saya makin bingung menentukan pilihan.</p>
<p>Daftar menu memang memberikan informasi berupa tanda lingkaran berwarna merah untuk menu yang mengandung babi, tanda kuning untuk menu yang daging dan minyaknya bisa diganti dengan selain babi, dan tanda berwarna biru yang benar-benar halal.</p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2009/03/menu-ramen-38.jpg" alt="Daftar menu Ramen 38" title="Daftar menu Ramen 38" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1052" /> </p>
<p>Saya pun pasrah dan akhirnya menyerahkan pemilihan menu sesuai rekomendasi si pramuniaga, dengan syarat menu tersebut harus halal. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /> Setelah memilih-milih menu rekomendasi dari si pramuniaga, saya pun memilih Tan-men.</p>
<p>Setelah menu dipesan, kita akan disuguhi gelas kecil berisi air putih sebagai &#8220;welcome drink&#8221;. Bila air di dalam gelas ini habis, pramuniaga akan mengisinya lagi. Sambil menunggu, saya mengamati peta jalur kereta bawah tanah di Jepang yang terpampang. Tak jelas daerah mana karena semuanya berhuruf kanji.</p>
<p>Mengamati peta yang jalurnya mbundet ini membuat saya berpikir, betapa rumitnya pengaturan jalur-jalur kereta di sana. Hampir setiap sudut dapat dijangkau hanya dengan menggunakan kereta yang jalurnya saling menyilang dan tumpang tindih ini. Namun kerennya, meskipun njlimet, semuanya serba teratur dan tepat waktu! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/top.gif' alt='&#58;&#116;&#111;&#112;' class='wp-smiley' width='29' height='19' title='&#58;&#116;&#111;&#112;' /></p>
<p>Iklan sebuah produk pemutih kulit yang ditayangkan di TV juga menarik perhatian saya. Bayangkan, di Jepang yang cewek-ceweknya udah putih, kok masih butuh produk pemutih kulit? Mau seputih apa? <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p>Tak lama pesanan saya pun datang. Saya sudah menduga sebesar apa porsinya, sehingga ketika pesanan saya datang, saya ndak begitu kaget. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2009/03/tanmen-ramen.jpg" alt="Tanmen Ramen" title="Tanmen Ramen" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1051" /></p>
<p>Tan-men, yang konon berasal dari Schezwan di Tiongkok ini, berisi ramen, potongan daging sapi (aslinya menggunakan daging babi) yang direbus tak terlalu lama sehingga berwarna coklat muda-kemerahan, sayuran berupa kubis, tauge, wortel, dan buncis. Kuahnya menggunakan miso (tauco Jepang) dan minyak wijen yang di lidah saya rupanya masih kurang berasa &#8220;nendang&#8221; karena terbiasa dengan masakan Indonesia yang berempah.</p>
<p>Porsinya rupanya cukup menipu, karena ternyata isi mie-nya tidak sebesar mangkoknya. Jadi jangan khawatir dan keder duluan ketika melihat mangkuk segede baskom terhidang di depan hadapan Anda. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Jika sudah selesai, pramuniaga akan memberikan bonus berupa segelas kecil berisi potongan agar-agar sebagai pencuci mulut. Tak lupa ucapan &#8220;arigatou gozaimash&#8221;, diiringi bungkukan dari pramuniaga mengiringi saya keluar dari kedai.</p>
<p>Menurut website resminya, kedai Ramen 38 ini juga ada di Wisma Hoka Jl. Wahid Hasyim, Cikarang, Mall Pondok Indah 2, Mall Artha Gading, dan di FX (Kuishinbo).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/ramen-38-kedai-ramen-bernuansa-jepang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>60</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Porsi Romusha Shoyu Ramen</title>
		<link>http://jengjeng.matriphe.com/porsi-romusha-shoyu-ramen.html</link>
		<comments>http://jengjeng.matriphe.com/porsi-romusha-shoyu-ramen.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Nov 2007 05:58:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>matriphe</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[ramen]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/11/16/porsi-romusha-shoyu-ramen.html</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, Uthie ngiming-imingi saya mi Jepang alias Ramen. Setelah kemecer dan menelan ludah, akhirnya kemarin itu saya berkesempatan mencicipinya bareng sama Cyapila, juragan JAV Koh Budiyono, dan temen-temen sok nJepang ID-Anime Jogja. Yang istimewa, warung yang terletak di Jalan Kaliurang Km. 10-an ini ndak seperti restoran-restoran ala Jepang. Bahkan terkesan nJawani. Porsinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/11/ramen1.jpg" alt="Shoyu Ramen" title="Shoyu Ramen" width="350" height="263" class="alignnone size-full wp-image-1225" /></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu, <a href="http://rekam.org/itemaniz" title="Uthie" target="_blank">Uthie</a> ngiming-imingi saya mi Jepang alias Ramen.</p>
<p>Setelah kemecer dan menelan ludah, akhirnya kemarin itu saya berkesempatan mencicipinya bareng sama <a href="http://cyapila.com/blog/" title="Cyapila" target="_blank">Cyapila</a>, <strike>juragan JAV</strike> <a href="http://blog.budiyono.net/" title="Budiyono" target="_blank">Koh Budiyono</a>, dan temen-temen <strike>sok nJepang</strike> <a href="http://www.id-anime.info/" title="ID Anime" target="_blank">ID-Anime</a> Jogja.</p>
<p>Yang istimewa, warung yang terletak di Jalan Kaliurang Km. 10-an ini ndak seperti restoran-restoran ala Jepang. Bahkan terkesan nJawani. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Porsinya pun, luar biasa! Porsi romusha! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /></p>
<p><span id="more-459"></span>Ramen adalah hidangan mi kuah ala Jepang yang asalnya dari Cina. Selain Ramen, ada juga mi yang disebut dengan Soba. Namun Soba ini bentuknya mirip-mirip bihun.</p>
<p>Mi-nya sendiri menggunakan mi kuning, terbuat dari tepung yang memiliki kadar Gluten tinggi, sehingga mi menjadi lebih kenyal.</p>
<p>Ada beberapa jenis Ramen yang tersedia di warung ini, antara lain:</p>
<ul>
<li><strong>Shoyu Ramen</strong>. Terdiri dari mi Ramen dengan kuah Shoyu (kecap asin) dengan isi telur rebus, daging sapi asap, sayuran hijau, dan Yakinori (rumput laut kering) berwarna hitam.</li>
<li><strong>Miso Ramen</strong>. Terdiri dari Ramen dengan kuah Miso (tauco Jepang) dengan isi daging sapi asap, beberapa sayuran, dan Yakinori berwarna coklat muda.</li>
<li><strong>Shio Ramen</strong>. Terdiri dari Ramen dengan kuah Shio (garam) dengan isi daging sapi asap, beberapa sayuran, dan Yakinori berwarna jernih.</li>
<li><strong>Ja-ja Men</strong>. Ramen disajikan kering dengan irisan timun, daging cincang, dan Yakinori. Kuah sup dihidangkan terpisah.</li>
<li><strong>Gomoku Ramen</strong>. Terdiri dari Ramen dengan kuah Shio (garam) dengan isi daging sapi asap, beberapa sayuran, seafood (udang dan cumi), dan Yakinori.</li>
</ul>
<p>Saya memesan Shoyu Ramen. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_drool.gif' alt='&#61;&#112;&#126;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#61;&#112;&#126;' /></p>
<p>Untuk melengkapi hidangan supaya terkesan nJepang, saya pun memesan Es Sencha, salah satu dari jenis teh teh hijau Jepang yang rasanya tawar.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/11/sencha.jpg' alt='Sencha, teh hijau Jepang' /></p>
<p>Setelah cukup lama menunggu, pesanan kami pun datang.</p>
<p>Busyet! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#45;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#111;' /></p>
<p>Saya ndak membayangkan porsinya segede ini. Bayangkan, mangkoknya saja berdiameter sekitar 25 cm.</p>
<p>Saya pun mulai mencicipi kuahnya terlebih dahulu. Rasa kaldu ayam di lidah saya terasa kurang asin, meskipun menurut keterangan, menggunakan campuran kecap asin.</p>
<p>Rasa pedas yang dihasilkan berasal dari merica, sehingga pedas lebih terasa di kerongkongan daripada di lidah. Kuah berwarna kecoklatan dan berminyak karena pengaruh kecap dan bumbu lainnya.</p>
<p>Saya penasaran dengan yang namanya Yakinori. Onggokan berwarna hitam itu rasanya unik. Kenyal-kenyal lembut. Ada rasa-rasa seperti ikan yang muncul, ndak seperti rumput laut yang biasa saya makan yang tawar.</p>
<p>Giliran mi-nya yang saya coba. Mi kuning dengan diameter lebih besar daripada mi kuning biasa ini cukup kenyal.</p>
<p>Cara makannya pun ada caranya. Di Jepang, makan mi dikatakan sopan bila kita nyuruput itu mi sambil berbunyi &#8220;slurrp..&#8221;. La kalo di sini malah kebalikan. <a href="http://ndobos.com/" title="Mbilung McNdobos" target="_blank">Pakde Ndobos</a> lebih berpengalaman soal beginian. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Daging asapnya empuk dan mudah dipotong. Bumbunya begitu meresap ke dalam daging. Serat-serat daging berwarna coklat muda nampak jelas terlihat.</p>
<p>Telur rebusnya juga sedikit &#8220;berasa&#8221;. Saya menduga telur ini direbus dengan air berbumbu, sehingga bumbu bisa masuk ke dalam telur.</p>
<p>Nah, kalo anda di Jogja, silakan ke Jalan Kaliurang Km. 10-an. Lokasi warung ini berada di seberang kebun buah naga. Nama warungnya adalah Caffe Gaul.</p>
<p><img src='http://jengjeng.matriphe.com/wp-content/uploads/2007/11/caffe-gaul.jpg' alt='Caffe Gaul' /></p>
<p>Namun hati-hati, di tempat asalnya Jepang sono, Ramen ini menggunakan tulang babi untuk membuat kaldu, meski ada juga yang terbuat dari tulang ayam dan tulang sapi.</p>
<p>Dari beberapa makanan Jepang yang pernah saya coba, Ramen ini sangat cocok dengan lidah saya. Kalo makanan Jepang lainnya saya merasa aneh. Maklum, lidah Jawa, je.. <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_giggle.gif' alt='&#59;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#59;&#41;&#41;' /></p>
<p>Apalagi banyak makanan Jepang yang mentah dan berbahan dasar ikan laut. Saya alergi makanan laut! <img src='http://jengjeng.matriphe.com/smilies/yahoo_sad.gif' alt='&#58;&#40;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#40;' /></p>
<p>Nah, bila anda seorang Romusha atau sekedar ingin membahagiakan naga di dalam perut anda, Ramen ini patut dicoba.</p>
<p>Total kerusakan yang ditimbulkan adalah Rp. 7.500,00 untuk Shoyu Ramen dan Rp. 2.000,00 untuk teh Sencha-nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jengjeng.matriphe.com/porsi-romusha-shoyu-ramen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>61</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

