Nampang di Jawa Pos Radar Jogja

matriphe di Radar Jogja

Ternyata ndak harus jadi seorang seleblog untuk bisa diliput koran. Buktinya, ada seorang gembel kere lusuh fakir benwit yang kok bisa-bisanya nongol beritanya di koran. Bukan, bukan si gembel itu mbikin sesuatu yang heboh, mbikin aliran baru Al Jengjengiyah Al Islamiyah dan ngaku-aku jadi rasul baru, bukan. Gembel tersebut masuk koran gara-gara BLOG. Kok bisa.

Blog Action Day: Saya Pengen Bersepeda!

Mari Bersepeda!

Dalam rangka Blog Action Day, yang temanya kali ini soal lingkungan hidup, saya pengen nulis soal keinginan saya untuk jeng-jeng pake sepeda. Apa hubungannya. Jelas, dengan bersepeda, kita bisa mengurangi polusi udara akibat pembakaran bahan bakar fosil dari kendaraan bermotor dan tentunya menyehatkan badan. :D Saya memang ndak belum punya sepeda. Tapi dalam pikiran saya, saya pengen banget jeng-jeng, keluyuran, menjelajah Jogja nan eksotis ini pake sepeda.

Penghuni Jogja Terbaik?

Penghuni Jogja Terbaik

Penghuni Jogja Terbaik. Heheh.. Rasanya gelar itu terlalu berlebihan. :"> Tapi itulah gelar yang saya dapat, setidaknya menurut versi LombaBlog Living in Jogja. ;)) Ndak nyangka, blog ndak mutu dengan isi ndak jelas kek gini menang lomba.

Jeng-Jeng Jepara

Jogja-Jepara

Memenuhi janji kepada Bude Gita, hari Minggu, 23 September kemarin itu, saya sama rekan sepertololan saya akhirnya menepati janji untuk jeng-jeng ke Jepara. Janji itu sebenernya sudah lama, ketika status kami saat itu masih mahasiswa, sebagai motivasi, kalo kami lulus, kami akan jeng-jeng ke Jepara. Alhamdulillah nadzar itu akhirnya terpenuhi, apalagi kemarin itu hari terakhir Bude Gita di Jepara sebelum beliau njongos di Bandung. Perjalanan nekad dan lagi-lagi tanpa rencana itu bener-bener berkesan. Selain kami harus menempuh perjalanan yang jaraknya hampir sama dengan lebar pulau Jawa, ngenthang dari selatan ke utara, petualangan tolol itu kami lalui dalam waktu sehari semalam lebih dikit.

Pasar Sore Ramadhan, Kauman, Jogja

Pasar Sore Ramadhan Kauman

Bosan dengan hidangan berbuka puasa yang itu-itu saja. Bingung nyari di mana menu untuk berbuka, bahkan sahur. Di Jogja, kita dapat dengan mudah menemukan pusat penjual makanan musiman, terutama di Bulan Ramadhan. Jalan Kaliurang, sekitar Kampus UGM, sekitar Kampus UNY, Jalan Godean, selalu dipenuhi para penjual menu berbuka. Tapi ada satu tempat unik dan bisa menjadi alternatif tujuan berburu makanan untuk berbuka.

Candi Kedulan, Puzzle dari Masa Lalu

Candi Kedulan

Kita lanjutkan petualangan candi kita. Siapkan buku Sejarah kalian, anak-anak. :)) Kali ini kita akan jalan-jalan ke Candi Kedulan, sebuah candi yang tergolong "baru" dan masih dalam tahap ekskavasi (penggalian dan penyusunan kembali). Candi, adalah sebuah bangunan hasil karya manusia yang unik dan cantik. Bayangkan saja, batu-batu andesit bisa dipotong sedemikian rupa dan disusun dengan kokoh.

Candi Banyunibo, Candi Sebatang Kara

Candi Banyunibo, Candi Budha Sebatang Kara

Melanjutkan petualangan candi sebelumnya, semoga ndak pada bosen, ya. :D Kali ini saya mo cerita soal dolan saya ke Candi Banyunibo. Ndak banyak yang tahu soal keberadaan candi ini. Lokasinya yang terpencil, akses jalan yang rusak, membuat candi eksotis ini kurang dikenal. Padahal candi Budha ini masih berdiri megah dan reliefnya masih banyak yang utuh.

Candi Sambisari, 6½ m di Bawah Tanah

Candi Sambisari terletak 6,5 m di Bawah Tanah

Kembali jelajah candi saya lakukan. Biasalah, stres karena siksaan pekerjaan membuat saya ingin lepas sejenak dari rutinitas dengan mengagumi karya cipta budaya manusia masa lampau. Tapi lama kelamaan kok sepertinya saya terobsesi untuk menjelajah seluruh sebanyak mungkin situs candi, terutama candi-candi yang jarang terekspos mengingat selama ini yang kita kenal hanya Candi Borobudur atau Prambanan saja. Proyek 1000 Candi, kata Bung Annots. :-j Mungkinkah selama ini saya salah ambil jurusan, ya.

Candi Sari, Tempat Tinggal Pendeta Budha

Candi Sari, Candi Tempat Tinggal Pendeta Budha

Melanjutkan petualangan candi yang tertunda saat kunjungan ke Candi Kalasan beberapa waktu yang lalu, kali ini saya ditemani Dipto mengunjungi Candi Sari, candi yang terletak sekitar 500 meter di timur-laut Candi Kalasan. Tidak hanya Candi Sari, kami pun sempat meninjau (halah, bahasanya) kompleks Candi Kedulan yang merupakan candi yang baru saja ditemukan dan sedang dalam proses penggalian. Penasaran dengan perjalanan saya. Simak terus petualangan saya kali ini. Halah, bahasanya kek host acara traveling..

Ritual Wisuda ala Jogja

Ritual Wisuda ala Jogja

Setelah wisuda lalu foto-foto. Itu sih udah pasti. Tapi di Jogja, ada beberapa ritual unik yang sering dilakukan setelah wisuda. Ritual-ritual yang entah kapan mulainya dan dari mana asalnya ini seakan-akan hal yang wajar mengingat status Yogyakarta sebagai kota pelajar. Ritual-ritual ini seakan-akan menjadi wujud ekspresi gembira kelulusan dan kecintaan para lulusan baru yang akan meninggalkan Jogja, yang mungkin sangat dicintainya dan memberikan kenangan tersendiri.