Category: Opini

  • Sudahkah Kita Menjadi Backpacker?

    Backpacker?

    Seringkali saya mendapat pertanyaan, “saya pengen ke situ dengan cara backpacker, kira-kira naik apa, ya?”. Backpacker, lebih tepatnya orang yang melakukan kegiatan backpacking, memang menjadi ngetren akhir-akhir ini. Seolah-olah itu suatu kegiatan keren bagi para pejalan.

    Anggapan bepergian memanggul tas punggung, berpenampilan “gembel”, menggunakan sarana transportasi publik, dan bisa menjelajah berbagai sudut bumi memang kerap menjadi rujukan untuk definisi backpacker. Ini memang tidak salah, setidaknya belum ada definisi baku dari kegiatan yang konon baru dikenal tahun 60/70-an.

    Namun kadang kita (kita? saya aja ding) sering melupakan semangat dan filosofi dari backpacking. Seringkali saya ber-backpacking hanya penampilan. Memanggul tas segede dosa seperti hendak camping selama setahun (sehingga berbagai barang dibawa) dan menunjukkan latar belakang foto tempat-tempat keren di penjuru negeri, memang keren.

    Tapi apakah kita, eh saya, sudah menjadi seorang backpacker?

    (more…)

  • Keindahan Dasar Laut Kita

    Menggunakan snorkel

    Saya merupakan orang yang menyukai laut dan pantai. Jika ada tawaran antara mendaki gunung atau menyusuri pantai, saya pasti akan milih opsi kedua ini, meski bukan berarti saya ogah mendaki gunung. Bagi saya, keindahan laut itu unik, indah, misterius, dan tidak terbatas.

    Indonesia, yang merupakan negara kepulaun serta mempunyai garis pantai terpanjang di dunia ini tentu kaya banget dengan sumber daya alam. Konon National Geographics ke depan hanya berkonsentrasi mengeksplorasi laut hanya di di Afrika, Papua New Guinea dan Indonesia.

    (more…)

  • Kenali Budaya dan Alam Indonesia Dengan Wisata Ekologi

    Fresh @ FGD Expo 2009

    Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan kabar klaim Malaysia terhadap Tarian Pendhet dari Bali di iklan pariwisata mereka. Kita pun mencak-mencak, bertindak reaktif, dan cenderung menyalahkan Malaysia.

    Saya merenung dan bertanya pada diri saya sendiri. Sudahkah kita mengenali kebudayaan dan sumber daya alam kita? Lalu pantas kah kita hanya mencak-mencak ketika “harta” yang tidak pernah kita pedulikan justru diklaim oleh orang lain (walau maling tetaplah maling)?

    Mari kita cegah peristiwa memalukan seperti ini terjadi lagi di masa depan, dengan mengenali dan melestarikan potensi kebudayaan dan sumber daya alam kita. Salah satu cara paling gampang adalah dengan melakukan wisata ekologi.

    (more…)

  • Tujuan Jeng-Jeng Impian

    tujuan-jengjeng-impian

    Ketika ngobrol dengan Mas Nanda Ivens pada sebuah sesi after lunch pada acara WordCamp di Erasmus Huis, Kedutaan Belanda, Jakarta kemarin, ada pertanyaan menarik dari Mas Nanda yang sampai sekarang terpikirkan oleh saya.

    “Tempat mana yang paling pengen loe kunjungi, Zam?”, pertanyaan itu membuat saya sejenak berpikir dan terdiam sesaat. “Saya ingin ke Indonesia bagian timur, Mas!”, jawab saya saat itu spontan. Namun setelah menjawab pertanyaan itu, saya jadi terpikir kalo saya ndak punya tujuan yang lebih mendetil.

    (more…)

  • Kue, BlackBerry, Miyabi, dan Perpisahan

    kue-blackberry

    Kue itu masih teronggok dengan manis di dalam kardusnya. Keharuan masih menyeruak di dalam dada. Alasan itulah yang membuat saya semakin ndak tega untuk memotongnya.

    Sore tadi, seorang rekan sekantor yang juga satu angkatan dengan saya, memberikan kejutan di hari terakhir saya mburuh. Saya terharu. Sebuah kue berbentuk Blackberry merah bergambar Miyabi bikinan istrinya itu benar-benar membuat saya terkejut.

    (more…)

  • Apa yang Didapat dari Blog?

    Suatu saat ada yang bertanya kepada saya, “apa sih manfaat dari blog?”. Saya pun sempat merenung dan berpikir, “iya ya. apa sih yang saya dapat dari blog?”

    Memang, ada beberapa bloger yang mencari uang lewat blog, baik dengan cara-cara yang baik maupun dengan cara-cara yang cenderung curang, namun pertanyaan ini lebih mengarah ke sisi “non-ekonomis”.

    (more…)

  • Zamroni di Google

    Seringkali kita menggunakan Google untuk mencari data atau apa pun. Bahkan istilah “googling” sudah menjadi akrab di telinga kita.

    Soal pegimana kemampuan ni Google, rasanya tak perlu diceritakan lagi. Bahkan saking canggihnya, kita sering kebingungan dan menemukan hal-hal aneh dan lucu ketika menggunakannya.

    (more…)

  • Jeng-Jeng dan Oleh-Oleh

    Saya bukan termasuk orang yang gemar membawa oleh-oleh ketika pulang dari bepergian. Buat saya, tradisi membawa oleh-oleh itu justru merepotkan.

    Bukan berarti saya pelit dan enggan berbagi kebahagiaan, namun karena alasan “kepraktisan” dan “mengurangi kerepotan” membuat saya enggan membawa oleh-oleh.

    (more…)

  • Rindu Cahaya

    Aku rindu cahaya. Yang memberikan petunjuk di saat gelap. Saat kehilangan arah. Saat tersesat. Menuntun menuju pencerahan.

    Bukan. Bukan cahaya gemerlap itu. Yang berkelap-kelip berwarna-warni. Semu. Fana. Palsu.

    Di manakah cahaya sejati itu? Cahaya yang hakiki. Yang dibutuhkan oleh domba tersesat.

  • Kaos Gratis dari Yogyes

    Did You Know?

    Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan kiriman kaos dari YogYes. Kalo dihitung-hitung, ada 3 kali saya dapet kaos dari YogYes, termasuk yang sekarang.

    Kaos-kaos berdesain keren namun nJogja ini bener-bener berguna untuk mengobati kerinduan saya akan Jogja sekaligus mempromosikan pariwisata Jogja.

    (more…)