JengJeng Bogor

Bogor

Tunai sudah janji saya kepada njenengan, Pakde! đŸ˜€

Ya ya, kemarin itu saya nekat ndoyok ke Bogor, ketemu sama Pakde Mbilung.

Tanpa rencana, tanpa agenda, pokoknya ya langsung datang saja. Namanya juga ndoyok. ;))

Kebetulan saya ada suatu keperluan di Jakarta. Setelah keperluan saya selesai, tanpa banyak mikir saya langsung ngontak Pakde untuk nagih janji beliau soal duren. =p~

Continue reading JengJeng Bogor

JengJeng dan JalanJalan di Solo

Zam JengJeng dan Ina JalanJalan

Beberapa waktu yang lalu, sebuah nomer Jakarta nongol di layar henpon saya.

Saya sempat berpikir mungkinkah ini panggilan interview dari sebuah perusahaan di kota laknat bernama Jakarta itu?

Setelah saya pencet tombol OK untuk menjawab telepon, terdengar suara renyah seorang wanita yang menyapa.

“Halo, ini bener Zam? Saya Ina dari Majalah JalanJalan, temennya Gita Aprikot. Kira-kira kamu bisa bantu saya?”

Continue reading JengJeng dan JalanJalan di Solo

Ndoyok

Doyoker Perintis

Dalam beberapa postingan, saya sering menyebutkan istilah “ndoyok”. Pun banyak juga yang bertanya tentang arti kata “ndoyok” itu tadi.

Ndoyok sering disebut bersamaan dengan jeng-jeng. Walau artinya mirip-mirip, namun ada perbedaannya.

Kata “ndoyok” bukan merupakan salah satu kata gaul ala Jogja. Maknanya hanya bersifat lokal-personal dan ndak semua orang ngerti artinya.

Nah, kali ini saya akan menjelaskan soal makna kata “ndoyok” dan asal-usulnya. đŸ˜€

Continue reading Ndoyok

Jeng-Jeng Jakarta

Hello Jakarta!

Sebenernya sudah lama saya mo posting ini, tapi kemarin masih kerepotan dan belum bisa berhubungan dengan dunia internet, maka baru sekarang saya sempat posting. Biar basi yang penting posting! :p

Hari Jumat-Sabtu (7-8/12) lalu saya berkesempatan jeng-jeng ke Jakarta. Kesempatan ini merupakan pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Jakarta. Huehehe, maklum wong ndeso! đŸ˜€

Banyak pengalaman yang saya dapat selama 2 hari di ibukota ini, baik yang menyenangkan maupun yang mbikin emosi. Saya menikmatinya, menikmati kebangsatan dan kelaknatan kota yang katanya megapolitan ini.

Continue reading Jeng-Jeng Jakarta

Jeng-Jeng Jepara

Jogja-Jepara

Memenuhi janji kepada Bude Gita, hari Minggu, 23 September kemarin itu, saya sama rekan sepertololan saya akhirnya menepati janji untuk jeng-jeng ke Jepara.

Janji itu sebenernya sudah lama, ketika status kami saat itu masih mahasiswa, sebagai motivasi, kalo kami lulus, kami akan jeng-jeng ke Jepara. Alhamdulillah nadzar itu akhirnya terpenuhi, apalagi kemarin itu hari terakhir Bude Gita di Jepara sebelum beliau njongos di Bandung.

Perjalanan nekad dan lagi-lagi tanpa rencana itu bener-bener berkesan. Selain kami harus menempuh perjalanan yang jaraknya hampir sama dengan lebar pulau Jawa, ngenthang dari selatan ke utara, petualangan tolol itu kami lalui dalam waktu sehari semalam lebih dikit. đŸ˜€

Continue reading Jeng-Jeng Jepara

Sunset Hunting at Ratu Boko by Bike!

sunset-hunters1

Gila, tolol, bodoh! Itulah kata-kata yang rasanya tepat dilontarkan kepada 3 ekor eblis laknat terkutuk yang menamakan diri mereka, The Tri Mas Kenthir.

Gimana ndak kenthir, dengan berpedoman pada semboyan, “do first think later” dan “doing without thinking”, tiga trio eblis ini melakukan perjalanan ke Alam Baka Candi Ratu Boko menggunakan sepeda hanya untuk mengejar sunset!

Ya, ya. Setelah dihajar kopdar, saya pun kembali menikmati dunia saya, dunia keluyuran yang kali ini jelas lebih bebas dan puwas! \:d/

Continue reading Sunset Hunting at Ratu Boko by Bike!

Serang Semarangâ„¢!!

Serang Semarangâ„¢!!

Tanggal 5-6 Mei lalu, temen-temen Loenpia mengundang CahAndong untuk jumpa muka dan menjalin silaturahmi serta persaudaraan.

Tentu saja undangan ini tidak akan disia-siakan. Setelah mengalami beberapa kali kesepakatan, akhirnya terbentuklah tim Serang Semarangâ„¢!! yang terdiri dari 7 orang dengan menggunakan 4 buah sepeda motor dan beberapa orang akan menyusul menggunakan bus.

Ketujuh anggota tim yang menggunakan sepeda motor adalah Didit sebagai korlap, Tupic, Mbak Amma, Adi, Ridho, Kailani, dan saya sendiri. Mas Is, Bunda Unai, Mas Irfan, dan Mas Boy menyusul kemudian. Bude Yutie pun ikut datang jauh-jauh dari Jepara.

Kali ini tim akan mengunjungi Lawang Sewu yang tak lagi menyeramkan, Polder Tawang di Kawasan Kota Lama, menikmati Kota Semarang dari Bukit Papandayan, Pagoda Avalokitesvara di Vihara Watugong, serta Klenteng Sam Poo Kong.

Continue reading Serang Semarangâ„¢!!

Grebeg LOENPIA Sekaten

Loenpia vs CahAndong

Hari Jumat, 30 Maret 2007, Jogja kembali geger genjik udan kirik. Setelah musibah jatuhnya Garuda beberapa waktu yang lalu, Jogja kini diserang oleh para tukang Loenpia!!

Kali ini pasukan Loenpia datang tak tanggung-tanggung. Dengan mengendarai sebuah panser abu-abu, berjumlah 9 ribu trilyun pasukan, mereka meng-gruduk markas CahAndong.

Setelah mendapat informasi dari intelejen dan mata-mata, kami mendapatkan informasi mengenai target operasi, waktu, dan estimasi kekuatan yang akan dikerahkan Loenpia.

Ciloko mencit!! Pasukan CahAndong malah banyak yang lagi hiatus. Dengan segera kami menyusun startegi dan persiapan serangan balasan.

Tim-tim elit pun dipanggil. Prajurit-prajurit tangguh pun direkrut. Dari sekian banyak pasukan Andong, ternyata hanya mereka-mereka yang terpilih lah yang siap sedia membela bangsa, negara, dan tanah air.

Kali ini target operasi kita adalah Prosesi Kondur Gangsa, Grebeg Sekaten, dan Taman Sari (lagi).

Continue reading Grebeg LOENPIA Sekaten

Solo Nostalgia

Solo Nostalgia

Ah, lagi-lagi saya tidak bisa menahan hasrat jeng-jeng saya.

Jeng-jeng kali ini sedikit beda, bukan keluyuran ke tempat-tempat eksotis, tetapi cuma perjalanan saya pulang kampung ke Solo. Tapi kenapa dituliskan di sini, karena saya mendapatkan nuansa nostalgia selama dalam perjalanan saya pulang ini.

Kalo biasanya saya pulang ke Solo naek motor, kemarin itu saya pulang sambil mengenang masa-masa lalu saya, karena sudah lama banget saya ndak pulang menggunakan jasa kereta Prambanan Ekspres (Prameks). Apalagi semenjak peluncuran Prameks edisi KRDE pada tanggal 1 Maret setahun yang lalu, saya belom pernah mencobanya. đŸ˜€

Selain perjalanan saya menikmati suasana Prameks, kita akan mencoba menu kuliner dari Warung Jahe Gepuk Pak No. =p~

Continue reading Solo Nostalgia

Jeng-Jeng Bareng Miwako

Jeng-Jeng Bareng Miwako

Baru saja saya berniat bener-bener bertaubat demi TAâ„¢, tapi dasar eblis yang terkutuk kok ya dengan tiba-tiba datang untuk menggoda iman kembali. ~X(

La bayangkan saja, Bu Guru saya di dunia per-jeng-jeng-an saja bisa tergoda untuk men-jeng-jeng-i Tasikmalaya, sebagai muridnya, kok rasanya ndak etis kalo saya ndak ikutan tergoda. >:)

Apalagi pada jeng-jeng kali ini ada seorang tamu spesial dari negeri matahari terbit, Jepang, seorang gadis cantik bernama Miwako Nishikawa. đŸ˜¡

Dalam perjalanan kali ini, kita akan menjelajah Pantai Pandansari di malam hari dan Taman Sari.

Continue reading Jeng-Jeng Bareng Miwako