Menelusuri kembali lorong-lorong di antara tembok-tembok di Laweyan membuat saya seakan terlempar ke masa lalu.
Tembok-tembok tua dengan warna yang memudar itu konon menjadi saksi atas masa kejayaan batik Laweyan.
Ndak hanya batik, dari kampung inil pula lahirlah tokoh pergerakan nasional yang ikut berpartisipasi dalam melawan penjajahan, K.H. Samanhudi melalui perkumpulan Serikat Dagang Islam-nya.