Category: Destinasi

  • Sunrise Hunting di Puncak Suroloyo

    Sunrise Hunting di Puncak Suroloyo

    Ini adalah jengjeng wal ndoyok pertama saya di tahun 2008.

    Kalo dulu saya pernah melakukan Sunset Hunting di Ratu Boko, kini giliran Sunrise Hunting yang saya lakukan.

    Terdengar menyenangkan? ;))

    Tentu saja! Apalagi demi mengejar sinar matahari pertama di awal tahun 2008, membutuhkan perjuangan yang cukup tolol berat. 😀

    (more…)

  • Mengingat Kembali Sejarah Hari Ibu

    Mandala Bakti Wanitatama

    Hari Ibu mengingatkan saya pada sebuah bangunan yang berkaitan erat dengan peringatan Hari Ibu ini, namun sering kita lupakan.

    Mungkin ndak banyak yang tau kalo ternyata Jogja punya peranan yang amat penting atas tercetusnya tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu.

    Nah, di Jogja ada sebuah bangunan yang menjadi monumen untuk mengingat peristiwa sejarah lahirnya Hari Ibu.

    Bangunan ini mungkin banyak yang ndak menyangka, karena seringnya bangunan ini digunakan untuk acara resepsi pernikahan dan pameran, kalo punya kisah sejarah tersendiri.

    Bangunan ini adalah gedung Mandala Bhakti Wanitatama!

    (more…)

  • Candi Ijo, Letaknya Paling Tinggi di Jogja

    Candi Ijo, Terletak Paling Tinggi di Jogja

    Menuju ke arah selatan dari Petilasan Ratu Boko, kita akan menemukan kompleks candi yang unik. Konon candi ini merupakan candi yang letaknya paling tinggi bila dibandingkan dengan candi-candi lain di Jogja.

    Candi Ijo, dinamakan demikian karena candi ini merupakan markas Kolor Ijo terletak di Gumuk Ijo atau Bukit Hijau yang memang eksotis pemandangannya.

    Setelah dilanda kepenatan yang amat sangat, berkunjunglah saya bersama doyoker trainee #1 yang merangkap guide saya ke sana untuk sekedar menenangkan pikiran. 🙂

    (more…)

  • Candi Barong, Memuja Dewi Kesuburan

    Candi Barong, Memohon Kesuburan dari Dewi Sri

    Kerinduan saya akan candi kembali terobati. Beberapa hari ini saya ndak bisa konsen kerja karena pikiran ini selalu terbayang-bayang akan batu candi. :))

    Hari Ahad (11/11) kemarin, saya dan rekan ndoyok saya kembali berpetualang ke Candi Barong untuk beribadah setelah lama vakum keluyuran.

    Petualangan tolol kali ini sedikit beda, karena bisa dibilang petualangan kami kemarin merupakan training dan diklat kepada para doyoker trainee sekaligus memperkenalkan kegiatan ndoyok kepada seorang tamu. :))

    Para doyoker trainee itu adalah Annots dan Cyapila, sedangkan tamu kami hari itu adalah seorang mahasiswi tersesat bernama Tika yang ndak kebangetan Ika. 😀

    (more…)

  • Nuansa Alam Candi Gedong Songo

    Candi Gedong Songo

    Hari Rabu, 3 Oktober lalu, saya ngeluyur lagi ke candi. Seperti biasa, petualangan tolol saya kali ini tetep masih tanpa rencana, lebih tepatnya karena tersesat. :))

    Petualangan diawali setelah saya menyelesaikan pekerjaan saya di Semarang. Biasanya saya ke Semarang bareng sama majikan saya, sehingga habis kerja ndak bakal bisa keluyuran.

    Untungnya hari itu saya sendirian. Niatan untuk jeng-jeng setelah urusan kerjaan usai pun membara di dada. Sepeda motor pun saya pilih sebagai tunggangan dan rekan berpetualang.

    Sejak dari Jogja, niat awalnya sih mo ke Bandungan. Tapi apa lacur, sampai di Bandungan saya ndak menemukan obyek yang menarik.

    Dasar nasib, mata saya ndak sengaja melihat papan petunjuk ke arah Candi Gedong Songo. Hasrat sok-arkeolog saya pun terusik, dimulailah pendoyokan saya hari itu! >:)

    (more…)

  • Pasar Sore Ramadhan, Kauman, Jogja

    Pasar Sore Ramadhan Kauman

    Bosan dengan hidangan berbuka puasa yang itu-itu saja? Bingung nyari di mana menu untuk berbuka, bahkan sahur?

    Di Jogja, kita dapat dengan mudah menemukan pusat penjual makanan musiman, terutama di Bulan Ramadhan. Jalan Kaliurang, sekitar Kampus UGM, sekitar Kampus UNY, Jalan Godean, selalu dipenuhi para penjual menu berbuka.

    Tapi ada satu tempat unik dan bisa menjadi alternatif tujuan berburu makanan untuk berbuka. Tempat itu adalah di Kampung Kauman, yang sering disebut dengan Pasar Sore Ramadhan Kauman.

    Kali ini saya akan menjelajah surga dunia makanan Pasar Sore Ramadhan di Kauman untuk mencari menu yang unik dan menarik.

    (more…)

  • Candi Kedulan, Puzzle dari Masa Lalu

    Candi Kedulan

    Kita lanjutkan petualangan candi kita. Siapkan buku Sejarah kalian, anak-anak. :))

    Kali ini kita akan jalan-jalan ke Candi Kedulan, sebuah candi yang tergolong “baru” dan masih dalam tahap ekskavasi (penggalian dan penyusunan kembali).

    Candi, adalah sebuah bangunan hasil karya manusia yang unik dan cantik. Bayangkan saja, batu-batu andesit bisa dipotong sedemikian rupa dan disusun dengan kokoh.

    Yang membuat saya kagum, bagaimana mereka melakukannyca? Teknologi apa dan bagaimana perhitungannya? Dan masih banyak pertanyaan lainnya. Inilah sebabnya kenapa saya gandrung banget dolan ke candi-candi.

    (more…)

  • Umbul Manten, Wejangan untuk Pengantin

    Petualangan Si BOLANG (Bocah Hilang) di Umbul Manten

    Sekitar seminggu yang lalu, tepatnya hari Ahad tanggal 2 September 2007, saya dan Didit melakukan perjalanan yang kami beri tajuk, “Petualangan Si BOLANG (Bocah Hilang)” lengkap dengan tas, syal, dan topi terbaliknya. :))

    Kali ini Si BOLANG akan menjelajah daerah Klaten, tepatnya Umbul Manten, tempat wisata alternatif yang mungkin cocok dikunjungi menjelang bulan puasa seperti ini.

    (more…)

  • Candi Banyunibo, Candi Sebatang Kara

    Candi Banyunibo, Candi Budha Sebatang Kara

    Melanjutkan petualangan candi sebelumnya, semoga ndak pada bosen, ya. 😀 Kali ini saya mo cerita soal dolan saya ke Candi Banyunibo.

    Ndak banyak yang tahu soal keberadaan candi ini. Lokasinya yang terpencil, akses jalan yang rusak, membuat candi eksotis ini kurang dikenal. Padahal candi Budha ini masih berdiri megah dan reliefnya masih banyak yang utuh.

    Kali ini tim petualangan selain Didit dan saya, ketambahan lagi seorang wartawan kagetan™ berjuluk Bung Annots yang bukan pabrik roti itu. :))

    (more…)

  • Candi Sambisari, 6½ m di Bawah Tanah

    Candi Sambisari terletak 6,5 m di Bawah Tanah

    Kembali jelajah candi saya lakukan. Biasalah, stres karena siksaan pekerjaan membuat saya ingin lepas sejenak dari rutinitas dengan mengagumi karya cipta budaya manusia masa lampau.

    Tapi lama kelamaan kok sepertinya saya terobsesi untuk menjelajah seluruh sebanyak mungkin situs candi, terutama candi-candi yang jarang terekspos mengingat selama ini yang kita kenal hanya Candi Borobudur atau Prambanan saja. Proyek 1000 Candi, kata Bung Annots. :-j

    Mungkinkah selama ini saya salah ambil jurusan, ya? Bisa jadi. Tapi ndak juga sih, gelar saya kan S.Si. alias Sarjana Sarkeologi Sains, dan kebudayaan termasuk sains juga, bukan? *maksa* :-”

    Kali ini saya bersama Didit mengunjungi Candi Sambisari, candi bercorak Hindu yang terletak 6,5 meter di bawah permukaan tanah.

    (more…)