Tag: renungan

  • Who’s Next?

    Who's next?

    Ini postingan ke sekian kali yang bernada sedih. :-<

    Setelah bermenyek-menyek pas farewell party-nya De Marko, juga hengkangnya Ridlo dari Jogja untuk pulang ke Jakarta karena diusir sama Pak Sugeng sang pemilik kos, juga Wini yang jadi te-ka-we di Abu Dhabi untuk jadi tukang peras susu onta, kini giliran seorang rekan yang akan meninggalkan Jogja. πŸ™

    Sedih, tapi juga bangga dan bahagia. Satu persatu kami harus mulai menata kembali jalan untuk mencapai masa depan yang semoga lebih baik. Jadi jongos kumpeni di negeri kaya nan miskin ini. :-<

    Kutunggu cerita suksesmu, Pic! πŸ˜‰

    And who’s next? Didit? Adi? Arnanto? We’re just counting the time, fellows.. πŸ™‚

    Ah, Yogyakarta. Setiap sudutnya adalah kenangan. Setiap jengkalnya adalah harapan. Aku makin cinta dengan kota ini. 😑

    Sampai jumpa lagi, kawan! Sungguh aku benci mengucapkan kalimat ini.. πŸ™‚

  • Sampai Jumpa Lagi, De Marko!

    De Marko Farewell

    Rasanya baru kemarin kita registrasi bareng, rasanya baru kemarin kita ngisi KRS bareng, rasanya baru kemarin kita key-in bareng, rasanya baru kemarin kita kuliah bareng, rasanya baru kemarin kita ujian bareng, tapi tak terasa sudah 5 tahun kita bersama..

    De Marko. Kemarin kita dari Gunungkidul, menjelajah pantai perawan nan eksotis itu. Sebelumnya kita menjajah Dataran Tinggi Dieng yang memanjang itu. Belum lagi Merapi yang kini semakin menjadi itu. Baru kemarin kan, kita keluyuran bersama?

    Kenangan bersama kalian tak terlupakan. Kegilaan kita tak akan tergantikan. Kisah-kisah perjalanan kita tak akan terulang.

    Sampai jumpa lagi, kawan! Semoga sukses dapat kita capai bersama, walau dengan cara yang berbeda-beda. πŸ™‚

    Buat yang belum selesai, ayo segera nyusul! πŸ˜€

    De Marko adalah Yudhi, Aan, Ridlo, Febri, Kuya, Koje, Nungky, Nyai, Tupic, Kailani, Heru Narsis, Heru Riyanto, Mantri, Budi, Beben, Didit, Arnanto, Ricoh, Adi, Hugo, Andi Mun, dan anak-anak ELINS 2002 yang tidak dapat disebutkan dan di-link satu per satu..

  • Jogja 27 Mei Setahun Lalu

    Bangunan hancur

    Yogyakarta.
    05.55 WIB.
    5,9 Skala Richter.
    VI-VII MMI.

    6 ribu jiwa lebih.
    7 ribu rumah hancur.

    (more…)

  • Teringat Masa Kecil

    Saya di antara ayah dan ibu

    Masa kecil. Ya, terkadang kita suka senyum-senyum sendiri kalo teringat masa kecil. Melihat bentuk fisik tubuh kita, hingga mendengar cerita-cerita unik dan lucu dari ibu.

    Tak sengaja saya menemukan foto ini di tumpukan album. Sebuah foto yang diambil pada era tahun 1980-an. Sayangnya saya tidak dapat menemukan metadataβ„’ pada foto ini. πŸ™‚

    A picture says thousands words. Sepertinya benar pepatah itu. Sebuah kenangan langsung merangsek masuk ketika melihat foto-foto masa kecil saya itu.

    (more…)

  • Setahun Sudah, Sebuah Pelajaran Berharga!

    SIC MIPA UGM

    Tak terasa, sudah tepat setahun saya mengabdi menjadi kuli karyawan di sebuah fasilitas pelayanan mahasiswa di kampus FMIPA UGM.

    Ya, di tempat inilah saya mendapatkan banyak pengalaman, baik yang menyenangkan hingga yang menyedihkan. Di sini juga saya belajar banyak tentang profesionalisme, mengikuti irama kerja yang memang penuh intrik, cinta, dan nafsu. Halah.. :))

    (more…)

  • Pengen Wisuda

    Pengen Wisuda

    Kapan saya bisa menyusul mereka?

    Mohon doa restunya! ^:)^

  • Puting Beliung Jogja

    Puting beliung Jogja

    Berikut ini adalah video hasil rekaman teman saya, Mas Darmawan yang diambil dari kawasan Taman Siswa, Jogjakarta.

  • Awal Perjalanan Akhir

    Tak kusangka, setelah kemarin (Rabu) mengantarkan almarhum ayahanda Mbak Lucy, hari ini kemarin (Kamis), kami akan mengantarkan ayahanda dari salah satu sesepuh dan penasehat kami, Mas Is, ke tempat peristirahatan terakhir. Innalillahi wa inna illaihi rooji’uun..

    Berawal dari sebuah pesan SMS dari Mas Is tadi malam:

    Innalillahi wa innaillahi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah ayahanda tercinta kami pd hari rabu 14022007 akan dimakamkan kamis dr ISWINARDI

    Sent: 14-Feb-2007 22:48:59

    Saya pun tersentak. Padahal baru siang tadi saya, Didit, Adi, dan Mas Boy menjenguk beliau di Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban, tak disangka akan beliau akan dipanggil sedemikian cepat.

    (more…)