Museum Bank Indonesia, Museum Bermultimedia
Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »
Masa kecil. Ya, terkadang kita suka senyum-senyum sendiri kalo teringat masa kecil. Melihat bentuk fisik tubuh kita, hingga mendengar cerita-cerita unik dan lucu dari ibu. Tak sengaja saya menemukan foto ini di tumpukan album. Sebuah foto yang diambil pada era tahun 1980-an. Sayangnya saya tidak dapat menemukan metadata™ pada foto ini. A picture says thousands words. »
Pernah nggak, kamu lagi enak-enak tidur, terus diganggu oleh telepon yang ndak mutu, ndak jelas, dan ngeselin? Semalam menjelang Subuh tadi saya mengalami. Nyawa masih loading, eh la kok diajak ngobrol. Udah gitu, obrolannya NDAK PENTING SAMA SEKALI. Kopret!! Apakah ini masih dalam rangka April Mop? Saya rasa ini ndak lucu!! Orang tidur itu kan nyawanya sedang menggantung. »
Sial. Semalem pompa air di kosan saya rusak lagi. Ini adalah kejadian kesekian kalinya. Maka jadilah kosan saya sekarang itu mengalami yang namanya krisis air bersih, terutama untuk masalah sanitasi. Bayangkan saja, air di kosan saya itu diambil dari sumur. Nah, air sumur ini lalu disalurkan ke bak yang ada di atas tower. Makanya pompa air »
Sepertinya saya akan berhenti menyeruput Coffeemix. Ya, saya mencoba mengikuti jejak si Gadis Kucing Garong itu. Akhir-akhir ini hidup saya kacau. Nocturnal. Malam begadang, tidurnya siang. Hidup seperti codhot. Kalo pun siang kerja, pasti ditunjang oleh segelas Coffeemix untuk menemani cekikikan sama seekor kucing mesum via Y!M. Mulai dari obrolan jorok hingga jorok banget kami »
Alhamdulillah.. Akhirnya hari pendadaran itu tiba. Tanggal bersejarah yang saya sebut sebagai the fuckin date six itu telah saya lalui. Akhirnya.. 6 Juli 2007 pukul 13.15, Ruang Sidang Elektronika dan Instrumentasi UGM menjadi saksi ajang pembantaian sidang pendadaran seorang mahasiswa bangkotan bernama Muhammad Zamroni selama kurang lebih 1 jam hanya demi mendapatkan gelar sarjana tambahan »
Dulu pas masih mahasiswa, keknya kerja nyambi kuliah kuliah nyambi kerja itu enak. Ternyata kenyataan ndak seperti harapan. Pun ketika sudah mahasiswa-coret dan berniat untuk kerja sungguhan, ternyata memang (sekali lagi) kenyataan itu ndak seperti harapan. Saya teringat petuah saudari saya yang kini miskin benwit itu. “Life is just moving forward”, katanya suatu ketika saat »
Rasanya baru kemarin kita registrasi bareng, rasanya baru kemarin kita ngisi KRS bareng, rasanya baru kemarin kita key-in bareng, rasanya baru kemarin kita kuliah bareng, rasanya baru kemarin kita ujian bareng, tapi tak terasa sudah 5 tahun kita bersama.. De Marko. Kemarin kita dari Gunungkidul, menjelajah pantai perawan nan eksotis itu. Sebelumnya kita menjajah Dataran Tinggi »
Alhamdulillah. Lega, bahagia, sedih, pokoknya campur aduk. Itulah perasaan saya dan teman-teman lain yang wisuda hari ini, Rabu Pon, 15 Agustus 2007. Walau pagi tadi Jogja sempet diguyur hujan, tak menyurutkan semangat para wisudawan-wisudawati untuk menuju ke Gedung Grha Sabha Pramana UGM. Setelah lama mengidam-idamkan, akhirnya kesampaian juga. Saya wisuda! Sehingga saya berhak mendapatkan beberapa tambahan »
Ini postingan ke sekian kali yang bernada sedih. Setelah bermenyek-menyek pas farewell party-nya De Marko, juga hengkangnya Ridlo dari Jogja untuk pulang ke Jakarta karena diusir sama Pak Sugeng sang pemilik kos, juga Wini yang jadi te-ka-we di Abu Dhabi untuk jadi tukang peras susu onta, kini giliran seorang rekan yang akan meninggalkan Jogja. Sedih, »
Saya kehilangan gairah, kehilangan nafsu, dan kehilangan passion untuk ngeblog. Jujur, ini bukan hanya karena Wiki, namun menurut analisis pribadi saya, karena urusan pacul dan harga sembako yang naik mencekik leher. Saya sering eneg dan ndak tau mo ngapain lagi di depan internet. Tersesat dan bingung hendak ke mana ketika berada di dunia maya. Apakah ini saatnya saya »
Bila membaca postingan saya kemarin, mungkin banyak yang terheran-heran dan bingung. Apa maksud dari postingan itu? Saya pun, setelah membaca kembali postingan itu merasa bahwa ada yang salah dengan diri saya. Semalam sebuah pesan singkat yang dikirim melalui jaringan seluler masuk ke hape saya. Seorang sahabat yang kini ada di sana mengabarkan keadaannya. Entah kenapa, dari nada smsnya »
Lagi-lagi saya mendapat email ngeselin yang dikirim melalui kontak form saya namun mbikin saya senyum-senyum. Sebuah email yang dikirim entah karena memang ndak tau atau cuma fastreading saja. Ah, mungkin ini memang resiko yang harus saya tanggung karena berani menulis blog yang bertema sok kuliner dan membahas urusan makan-makan. Sudah sering saya mendapat email bernada sama. Di »
Setelah selama 5 tahun lebih tinggal di Jogja, akhirnya tibalah saatnya saya untuk meninggalkan kota ini. Terlalu banyak kenangan dan cerita yang tertoreh, yang bila semua dituliskan di dalam blog pun, rasanya ndak akan cukup. Walau rasanya cukup banyak tempat dan sudut yang saya jelajahi, namun semakin banyak tempat dan sudut yang menurut saya belum ketahui. »
Sudah sekitar seminggu ini saya tersesat di belantara berkedok kota yang bernama Jancukarta Jakarta. Tentunya sebagai pendatang baru yang ikut berpartisipasi menyesaki kota ini, banyak kesan dan pengalaman yang saya dapat. Secara umum, mungkin sudah pada tau lah, gimana sih bentuknya Jakarta. Namun bagi saya, sesuatu itu selalu ada hikmahnya. Ada pelajaran yang senantiasa bisa kita »
Masih di seputaran Kota Tua, saya pun mengunjungi Museum Bank Indonesia, yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Jakarta Barat. Museum ini kembali membuat »
Rasa penasaran saya terhadap bangunan berarsitektur Indische dengan gaya Nieuw-Zakelijk yang terletak di depan Stasiun BEOS (Jakarta Kota) tertuntaskan sudah. Museum Bank Mandiri, nama gedung itu »
“Setelah hampir duapuluh tahun tidak ada yang merayakan ulang tahun saya”, ucapan lirih penuh haru itu keluar dari mulut Kang Gembul, malam itu. Saya bisa merasakan »
Berawal dari rasa penasaran saya terhadap nama menu yang cukup terkenal di Bogor ini, saya pun akhirnya mencobanya. Rasa penasaran saya semakin bertambah apalagi setelah melihat »
Sebenernya kapan sih waktu yang mantab untuk makan bubur ayam? Pagi? Siang? Malam? Urusan buryam begini, si Nona van Bogor lebih pandai berpantun, eh menuntun. »
Saya jadi teringat tebak-tebakan jaman kecil dulu. “Penjual apa yang menjajakan dagangannya dengan cara menangis?” Yak, pedagang Kue Putu, jawabannya. Bukan karena penjualnya beneran nangis, namun »
Pas keluyuran ngicip-icip penganan di Bogor kemarin, saya menemukan penjual soto yang menggunakan kecap (cap) Zebra. Konon kecap ini adalah kecap asli Bogor yang telah ada »